SAMPURASUN, SANDY WALSH! ππ
Amunisi baru #PERSIB untuk menghadapi musim kompetisi 2026/27, Sandy Walsh resmi berseragam Pangeran Biru dan siap berjuang bersama Bobotoh!
#SumangetAnyar#WilujengSumping#SandyWalsh
Kelompok 1: Yang Bikin Biji Plastiknya
TPIA (Chandra Asri Pacific) ini pabrik biji plastik paling gede di Indonesia. TPIA bikin biji plastik PP merek Trilene serta HDPE dan LLDPE merek Asrene
BRPT (Barito Pacific) ini perusahaan induknya TPIA.
FPNI (Lotte Chemical Titan) punya pabrik di Merak, Banten. Mereka bikin biji plastik buat kantong kresek sama kemasan. Pemiliknya Lotte Grup dari Korea Selatan.
Kelompok 2: Yang Pakai Biji Plastik Buat Bikin Barang
PBID (Panca Budi Idaman) bikin kantong kresek merek Tomat. Yang biasa kita lihat di pasar atau warung.
ASPR (Asia Pramulia) bikin botol Aqua, galon air, jerigen minyak goreng, ember cat, sama tutup botol. Pabriknya di Surabaya. Mereka yang pertama kali bikin galon air bebas zat berbahaya BPA di Indonesia.
ESIP (Sinergi Inti Plastindo) bikin kantong kresek merek Diana sama plastik wrap makanan. Sahamnya lagi naik tinggi minggu ini, tapi hati-hati gampang volatile.
EPAC (Megalestari Epack) bikin pembungkus makanan sama minuman.
IPOL (Indopoly Swakarsa) bikin plastik tipis buat bungkus snack kayak Chitato atau Taro.
BRNA (Berlina) bikin botol plastik, tube buat odol Pepsodent atau kosmetik, sama tutup botol.
IGAR (Champion Pacific) khusus bikin kemasan obat-obatan kayak botol obat sirup sama tempat pil.
PDPP (Primadaya Plastisindo) bikin galon air, botol minum plastik, jerigen, sedotan, sama tutup botol. Pelanggannya Aqua, VIT, sama Indofood. Sekarang mereka lagi geser dari galon model lama ke galon yang lebih sehat.
Banyak orang lagi silent struggle. Keliatanya fine, ketawa, jalanin hari kayak biasa. Padahal deep down-nya lagi capek-capeknya bertahan.
So, be kind. Always. Kita ngga pernah tahu seberapa berat dunia seseorang hari ini.
Aku pernah dengar PETUAH DI DUNIA FNB buat resto/kafe:
"Kalau TRAFFIC dan PERHATIAN orang lagi kenceng, segera buka cabang. Selama budget & operasionalnya memungkinkan."
Mirip seperti yang dilakukan Aldi Taher.
Intinya traffic jangan dianggurin.
GULUNG TERUS sampai mentok.
Ini berlaku juga loh kalau kamu lagi ngonten.
Misalkan ada 1-2 KONTEN MELEDAK.
Kamu jangan pasif.
Gulung terus dengan bikin konten, grup, produk, dll.
Karena traffic organik tuh mahal banget. Momentumnya enggak mudah.
Kalau kamu lewatin kesempatannya gitu aja, dapetin traffic segitu lagi bakalan sulit.