ใ ค
Sehubung dengan selesainya seluruh cerita Sylzar, penulis akan menghentikan segala relasi dan cerita. Terima kasih untuk semuanya yang pernah menjadi bagian dalam cerita Sylzar. Sampai bertemu di lain cerita dan kesempatan.
Salam hangat,
๐๐ฆ๐.
ใ ค
ใ ค
ใ ค
ใ ค
Seharusnya ia takut, dan menjerit. Namun malah senyum yang terlihat di wajahnya. Terpaan angin membustnya teringat akan do'a yang ia panjatkan saat dulu diasingkan, Sylzar meminta agar memiliki kenangan indah, sebelum is mati.
ใ ค
ใ ค
ใ ค
ใ ค
Dan bila esok fajar menyingkap dunia,
takkan ada yang tahu
bahwa di balik embun yang dingin,
pernah ada jiwa kecil
yang tertidur begitu damai,
karena akhirnya, gelap pun mencintainya.
ใ ค
ใ ค
ใ ค
ใ ค
Disana, seolah sedang menunggu untuk memeluknya dengan hangat, tanpa berpikir panjang ia langsung mencondongkan tubuhnya ke depan, membuatnya terjun dengan bebas ke bawah.
ใ ค
ใ ค
ใ ค
ใ ค
Kepalanys tertunduk, matanya mengabur akibat derasnya air mata yang terjatuh. Ia melihat ke bawah sambil menghapus air matanya, tenang dan sunyi di bawah sana menarik perhatiannya.
ใ ค
ใ ค
ใ ค
ใ ค
Ia meremat botol kosong yang berada di sampingnya hingga hancur lebur, seluruh pecahan kaca menusuk tangannya, hingga cairan merah itu menetes dari telapak tangannya.
ใ ค
ใ ค
ใ ค
ใ ค
Ditambah segala tuntutan yang tak ada habisnya untuk anak terbuang bernama Sylzar, tidak ada waktu untuk bernafas dengan tenang, seluruh dunianya seolah mencabut paru-paru miliknya.
ใ ค
ใ ค
ใ ค
ใ ค
Belum sempat ia menjawab, panggilan itu terputus. Tubuhnya gemetar, antara takut, atau marah, ia bahkan tidak mengetahuinya dengan pasti.
ใ ค
ใ ค
ใ ค
ใ ค
Tiba-tiba ponselnya berdering, menampilkan nama ๐ง๐ข๐ต๐ฉ๐ฆ๐ณ, orang yang ia hindari sejak beberapa hari yang lalu. Namun ia mengangkat panggilan itu, dengan senyum getir ia mendengarkan segala sumpah serapah dari yang seharusnya memeluknya dengan hangat
ใ ค
ใ ค