kalian slalu beralasan anies dan ganjar memangnya kalau kepilih bisa apa?
FAKTA : ganjar dan anies bisa ngurus keluarga dgn baik dan benar
FAKTA2 LAIN:
1. Keduanya pernah mimpin kota sbg walkot & gubernur. Anies bahkan pernah jd menteri.
2. Keduanya dr ranah sipil
3. Keduanya ga ada track record pelanggaran HAM or dipecat.
4. Keduanya taat konstitusi
5. Program2nya lebih makes sense & invest ke otak, bukan cm ngenyangin perut.
Istrinya Anies dan Ganjar ibu2 beneran, Bukan ibu2 jadi2an.
Ust. Fatih Karim yg podcast sama Nikita Willy dan Indra : Rasulullah itu jadi suami dulu baru jadi nabi. Kenapa? Karena jadi suami itu laboratorium paling berat bagi laki-laki ya dirumah (tangga)
Dirut kompas TV: Rosianna Silalahi Anda hebat, Bu
ceo tribun :Ahmad dahni anda hebat pak
Di saat media lain bungkam dan tidak ada berani siarkan live aksi massa hari ini.
ada juga di situasi ini malah share pernikahan artis
yang mau dukung mereka bisa mampir ke channel mereka bantu support live, share , dan subs guys
diantara ratusan media di indonesia
salut sama 2 media ini masih bisa independent
tuhan melindungi setiap langkah mereka yang turun ke jalan hari ini. terima kasih sudah memperjuangkan kepentingan semua orang. doa baik selalu. ✊🇮🇩 tinju ke atas.
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Jujur ya mahasiswa dan masyarakat sekarang lebih pinter loh, ga lagi berkoar koar di depan gedung politikus yang sudah di setting untuk kosong, tapi memanfaatkan spotlight jalanan ibukota, banyak banget gedung gedung tinggi yang dimana para manusia, orang orang penting, pengusaha pengusaha, bisa melihat langsung kejadian tersebut dari balik jendela, media juga lebih banyak yang datang dan menyoroti, keren 🙌🏻😭🔥
liat di threads tadi ada kak gabriellaocv, yg ngenotice ada orang di atas gedung
Ngeliat mahasiswa demo ❌
Mencari org org sus di atas gedung ✅
So far uda nemu 3 org di pinggir gedung tinggi, di atas Hotel Indonesia, UOB, Graha Mandiri
Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu
Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media
peluang media ngeliput naik
peluang sosmed divideoin orang juga naik
orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.
Tahun 2005.
Harga minyak dunia sedang naik, subsidi BBM dari APBN membengkak.
Keadaan fiskal sempit, mau ini susah, mau itu susah. Mesti ada anggaran yang dilonggarkan.
Presiden SBY berkoordinasi dengan DPR dan MPR untuk meminta persetujuan.
Agar tidak makin membengkak, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan mengurangi subsidi.
Setelah disetujui, SBY, mengumumkan sendiri di TV nasional keadaan apa yang terjadi.
Apa yang sudah dia lakukan.
Dan keterpaksaan menaikkan harga BBM.
Dan sebagai kompensasi, masyarakat diberikan bantuan langsung tunai, sebagai pengganti subsidi BBM.
Tahun 2026
Malam hari, tiba-tiba Pertamax naik.
Gak ada angin gak ada hujan.
Dari 12 ribu jadi 16 ribu.
Tiga puluh persen lebih.
Siangnya Presiden Prabowo pidato di Lampung.
"Yang nyinyir, nyinyir, nyinyir."
"Nyenyenye"
Stop wak......✋️✋️✋️
Yang di pulau Jawa wajib tahu, kenapa di Jawa mati lampu, alasan sebenarnya bukan karna pemeliharaan tapi karna skandal. Silahkan di baca
Ini sudah keterlaluan si pln kalo bener
Rabu, 10 Juni 2026. Satu hari. Dua pernyataan dari gubernur yang sama.
Pertamax baru naik hampir Rp4.000 per liter.
Pramono Anung keluar dengan solusi:
"Dengan kenaikan BBM ini, peluang orang untuk naik transportasi umum juga makin besar."
Di hari yang sama, Pramono juga mengonfirmasi tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan segera disesuaikan ,dari Rp3.500 ke kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000.
Tiga sampai empat kali lipat.
Jadi jalan keluarnya dari BBM mahal adalah naik Transjakarta. Dan Transjakartanya sendiri sedang akan naik tiga kali lipat.
Pertamax naik → pindah ke Transjakarta. Transjakarta naik → pindah ke mana?
Ini bukan soal salah satu kebijakan.
Ini soal pola yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Rupiah melemah → biaya impor naik → BBM naik → biaya hidup naik → subsidi tertekan → tarif transportasi umum naik.
Setiap domino jatuh ke rakyat.
Tarif Rp3.500 itu bertahan lebih dari 20 tahun , bukan karena pemerintah lupa menaikkan, tapi karena itu satu-satunya hal yang masih bisa dijangkau jutaan orang yang tiap hari menggantungkan mobilitas hidupnya pada angkutan umum.
Alasan pemerintah menaikkannya sekarang: subsidinya terlalu besar.
Pertanyaannya bukan apakah subsidi perlu diefisiensikan.
Pertanyaannya adalah: di negara yang APBN-nya 3.800 triliun, yang program prioritasnya saja terbukti bocor di mana-mana, kenapa yang pertama dipangkas selalu yang dipakai rakyat , bukan yang dinikmati kekuasaan?
Woah gila sih, emang gapunya wibawa sama sekali. Jangankan wibawa, empati aja dia gapunya. Di situasi sulit begini kok bisa ngomong begitu di forum formal.
Entah kualitas apa yg diliat pemilihnya.
Guys, ini keren banget.
Akhirnya kita bisa menyaksikan langsung di medsos, kemarahan rakyat kecil terhadap MBG.
Selama ini kita hanya mengetahuinya dari intelektual dan kelas menengah..
Jarang sekali rakyat kecil bersuara terang-lantang di depan media. Mana pakai bahasa aktivis pergerakan lagi. Menentang keras MBG dan bahkan menghujat SPPG.
Ini mematahkan argumen bahwa rakyat kecil sepenuhnya diuntungkan oleh MBG.
Sebagaimana yang disebut-sebut oleh buzzer.
Yang dukung palingan pekerja SPPG doang.