#TicketToHeavenEP3
Menurut gue di sini barth deh yang lagi diuji. Maksud gue, barth tau kalau dia suka tanrak dan tanrak acts like sulky kitten imut lucu siapa yang gak gemes😭 apalagi pas tanrak balik badan terus ngehadap barth (yk he was like serving himself😭)…the long silence spoke volumes how barth tried his best not to cross the line karena dia gak mau tanrak ngerasa gak nyaman dan makin ngejauhin dia
I don’t think he’s actually jealous—it's more a painful realization. In his mind, boys are meant to be with girls, and that belief makes what he’s feeling harder to accept. It becomes a sad reality for him, because it goes against he’s been taught to believe.
#TicketToHeavenEP3
keliatan bgt sbrapa frustasi nya tanrak lewat ciuman ini🥺 kek liat dia gragas nya tuh kek frustasi, tapi here barth, dia soft seolah2 ngmong lewat ciuman "calm down baby, I'm yours ok?" makanya tgn nya tanrak mulai turun
#TicketToHeavenEP3
'if you dont want me to do it, i won't'
'what does it have to do with me?'
'i want you to be okay with it'
THATS A MAN RIGHT THERE OMGGG IM GOING CRAZY
#TicketToHeavenEP3
https://t.co/s55Pc3U3aC
#TicketToHeavenEP3
Menurutku di Eps 3 ini Tanrak udah gak denial, dia udah nerima dirinya sendiri, dia cuman ngerasa bersalah sama Tuhan dan sama Barth yang jadi objek perasaan, Tanrak ngira Barth cuman nganggep dia temen deket, temen satu2nya, tapi Tanrak malah suka sama Barth, pikirnya jangan kayak gitu, jangan suka, dia sahabat kamu. Tanrak udah cemburu sepanjang eps 3 waktu yang lain godain Barth sama Cherry, kenapa pintunya maksa ditutup itu karna Tanrak gak mau sampe Barth tau perasaan dia, pintunya baru dibuka waktu Barth confess kalo dia suka sama Tanrak, anak ini cuman butuh validasi kalo dia gak cinta sendirian.
the most perfect kiss scene in bl history. the delivery, the tension, the buildup, the want, the acceptance. not a single complaint. THIS WAS ABSOLUTELY PERFECT.
#TicketToHeavenEP3
Connor acaba de recibir su primera nominación por interpretar a Ilya Rozanov. Un personaje complejo, intenso y, sobre todo, fuerte, al que convirtió en alguien difícil de olvidar. Cada mirada, gesto y emoción se sintieron reales. Se lo merece tanto