kayak bangsa lemah aja. lagi krisis ekonomi kok solusinya presiden dan menteri potong gaji 50%.
contoh tuh bangsa yang kuat. kalau lagi krisis ekonomi solusinya ya nambah kementerian, nambah program, naikin gaji dan tunjangan pejabat, sering-sering ke luar negeri. apa lagi?
kerja 'seenak' apa yg ak mw utk saat enih:
1. gaji 10juta
2. cover bpjs kesehatan & semua bpjs kemnaker
3. hak cuti lebih dari 12 hari yang mana bisa diambil sejak tahun pertama bekerja
4. culture perusahaan ga mempersulit pulang tenggo/cuti/izin
5. masuk 5 hari seminggu jam 9-5
Jangan tutup mata kalau MBG tuh memotong anggaran pendidikan dan kesehatan.
Jangan tutup mata kalau ratusan siswa keracunan karena MBG.
Jangan tutup mata karena MBG stok susu di swalayan habis.
Jangan tutup mata MBG memakan banyak sekali APBN
lupain dulu deh relationship sama komitmen itu. kerja aja dulu kerja, nongkrong keluar, beli makanan dan kopi favorit, wujudin dulu liburan ke tempat-tempat yang pengen kita datengin. dunia nggak akan berhenti cuma karena kita sendirian.
Paling benci narasi begini "yang penting kerja" / "gak butuh duit?". Bajingan lo semua, pada lupa kali kelas pekerja itu PALING RENTAN DIEKSPLOITASI. Sejak kapan sih korporat besar itu berpihak ke kesejahteraan pekerja? Gak ada anjir, gaji murah tapi mau hasil mewah. Mikir.
Karena akun ini sudah kembali dan sekalian jumat berkah, aku mau berbagi jajan brownies amanda untuk 5 orang ya π«Άπ»ππ°
Dont forget untuk f0ll0w akunku ini dan akun satunya https://t.co/xionhE1bOP πΈ
DONβT STOP TALKING ABOUT ACEH!π¨
siapa bilang Aceh sudah pulih dan ditangani secara merata?
BELUM PULIH!
sedihnya, mereka masih sekolah di tenda yang panas banget kalo siang hari
mata pencaharian merekapun hilang, karena sawah mereka hilang dan tersapu oleh banjir kemarinπ
Aku sempet questioning satu hal. Kenapa kalau buka Instagram dan lihat story orang-orang itu rasanya bikin capek banget π sedangkan di twt, banyak yang share kebahagiaannya juga.. TPI rasanya ga bikin capek, justru rasa bahagia nya sangat menular.. entahlah, kayaknya aku aneh π§