Maka dari itu, sepertinya kita perlu belajar menyaring sikap deh. Jangan karena yang kamu lihat pacarnya temanmu santai lantas seenaknya.
Bagaimana kalau sebenarnya dia tidak sesantai itu dan sebal dengan sikapmu yang terkesan cari perhatian?
Jangan karena dia orangnya santai, lantas kamu bersikap seenaknya.
Tetap harus ada batasan ya.
Sedekat apapun kamu dengan seseorang, kamu enggak akan pernah mengetahui seratus persen tentang dia.
Contoh, kata siapa orang yang santai enggak pernah merasakan cemburu? Bukan enggak pernah merasakan, hanya mungkin lebih memilih tidak memperlihatkan karena berbagai faktor dan pertimbangan.
Aku tahu, mungkin aku memang jauh dari kriteria pasangan idamanmu.
Sangat jauh..
Namun, terima kasih ya karena kau tetap di sini. Menerima segalanya dengan tulus.
Semoga tetap begitu..
Tamparan kecil dari seorang sahabat. Dia bilang,
"Kenapa sih kita lebih senang menyalahkan orang lain atas segala sesuatu yang terjadi di dalam hidup kita? Memang enggak pernah kepikiran ya kalau yang terjadi hari ini adalah jawaban atas jalan yang kita pilih di masa lalu?"
"Aku gak kuat dengan hubungan yang seperti ini."
Jawabannya ya tinggalkan.
Tapi jika semua itu sudah melibatkan perasaanmu, apa akan semudah itu kamu meninggalkan?
Aku yakin tidak.