Pejalan kaki yang mau masuk Kokas diarahkan lewat pintu kecil di sudut ujung mall melewati koridor suram kayak gini yang muat 2 orang aja enggak di titik tersempitnya
Terus ada yang bilang Kokas mall Elit ��🤣
Malu sama Plaza Senayan yang punya pintu masuk luas dan terbuka di depannya
Belajar dari Bunga Sartika, host brand skincare Quezely. Dia memutuskan resign gara-gara influencer Tasya Farasya ngebongkar konten “Qaqa spill skincare-nya dong qaqa cantik banget” yang settingan.
Poin gue: kerja di kantor orang gak selamanya, jadi lu harus punya value. Kasus ini justru momentum buat Bunga. Dia bilang masih 19 tahun, perjalanan hidupnya masih panjang, dan mau belajar lebih dewasa.
Keputusan tepat mundur dari kantor lamanya. Dengan begitu, dia gak akan kebawa drama konten settingan. Namanya jadi bersih dan bisa fokus ngonten di akun sendiri. Cek deh TikTok dia di @/bungasartikaa. Followers per gue nulis ini 439 ribu dan pasti bakal terus nambah.
Alhasil, dia bisa berdiri sendiri sebagai content creator. Image skincare sudah nempel di Bunga Sartika, bukan Quezely lagi. Mungkin niche dia bisa lebih luas ke depan dan dapat pasar yang lebar. Kereeen! W for Bunga.
Contoh serupa ada di brand kacamata Optika Lunett (Optique de Lunett). Dulu ada “Mbak Optika Lunett” viral di TikTok. Dia kemudian resign dan jadi content creator di akun @/ceritacete dengan followers 63 ribu.
Kasus lain ada Mandy yang dulu lucu banget di akun TikTok Tiba-Tiba Sinema. Sekarang dia besar di akun sendiri dengan followers 146 ribu.
Jadi, kerja itu harus punya value. Mesti tahu nilai dan bagaimana cara menghargai diri sendiri. Gak boleh cuma nyaman nerima gaji bulanan. Urusan rezeki bisa datang dari arah mana pun, asal ikhtiar. #MESATU