Jangankan dari proker dan rekam jejak.
Dari proses pencalonan aja udah keliatan mana yang bener, mana yang plenger.
Walau nikung AHY di akhir, Cak Imin nggak ngelanggar hukum apa-apa pas jadi pasangan Anies.
Walau ditunjuk sama Megawati, Prof Mahfud juga sah-sah aja jadi pasangannya Ganjar.
Sementara yang satu lagi harus ngakalin dan ngutak-atik konstitusi dulu lewat jalur Paman dan nepotisme, baru bisa maju pilpres.
PERINGATAN DARURAT
Kalau kalian melihat poster berwarna biru dengan tulisan PERINGATAN DARURAT, ini memang darurat.
Teman-teman, ini perlu kita sebarkan. Pertama, karena kita marah, dan berhak untuk itu.
Kedua, supaya sebanyak-banyaknya orang tahu apa yang terjadi di gedung DPR bukan rapat untuk kepentingan rakyat.
Presiden dan DPR harus menghentikan segala upayanya menentang Putusan Mahkamah Konstitusi.
Simak Catatan Najwa selengkapnya dalam video.
| Mata Najwa
"Bang, filmmu gak ngaruh"
Kalau film jadi kunci, orang gak akan repot-repot bikin partai, bayar survei dan buzzer, atau ngangkangi MK.
Cukup bikin studio :)
Gak usah risau pendukung 01.
Kalian sudah memilih orang yang benar. Bukan pelanggar HAM, bukan penculik, bukan koruptor, bukan orang yang merekayasa konstitusi, bukan sosok temperamental.
Berbahagialah menjadi orang yang masih menggunakan nalar.