🗣️ “Walking onto that pitch, hearing North London Forever, still gives me goosebumps.”
Leandro Trossard’s thank you video to Arsenal fans after his transfer to Besiktas. 🎥❤️
💣🚨 Gabriel Magalhães fights back tears as he sends an emotional message to William Saliba after his injury.
🗣️ Gabriel Magalhães:
“When I saw William go down holding his back, my heart sank. I wasn’t thinking about football anymore. I was thinking about my brother. Seeing him leave the pitch in tears while France’s World Cup dream slipped away was heartbreaking.”
“People call us one of the best defensive partnerships in Europe because of what we do on the pitch. But what makes us special is everything people don’t see. We suffer together, we celebrate together, we pick each other up after difficult nights, and we trust each other with everything.”
“William isn’t just my centre back partner, he’s the player who makes me better every single day. Every clean sheet we’ve kept, every battle we’ve won and every trophy we’ve chased has been built on that trust between us. Thinking about starting a new season without him beside me hurts more than I can explain.”
“Brother, if you’re reading this, don’t let one painful night make you forget who you are. You’re a warrior. You’ve inspired me, our teammates and millions of Arsenal supporters with your strength and your heart. This injury is only one chapter, it will never be your story.”
“Take all the time you need to heal. I’ll be waiting for the day we walk out of that Emirates tunnel together again, shoulder to shoulder, ready to protect our badge and chase every trophy. Until then, I’ll carry our partnership with me every time I step onto the pitch.”
“I love you, my brother. Stay strong. We’ll write the next chapter together.
Get well soon, Willo 🙏🏻
The Emirates won’t feel complete until you’re back beside me again.
#Saliba #FRAESP
Chelsea menyerah padanya. Arsenal menghabiskan £65 juta untuknya. 🇩🇪
Banyak yang menganggap itu kesalahan. Bagaimana mungkin Arsenal membayar semahal itu untuk pemain yang performanya naik-turun selama tiga musim di Chelsea? Bagi sebagian orang, ini bukan transfer. Ini sebuah taruhan.
Dan ketika musim dimulai, kritik itu terasa benar.
Havertz kesulitan. Gol tidak datang. Penampilannya jauh dari meyakinkan. Semakin lama, semakin banyak yang merasa Arsenal telah membuang uang mereka.
Di tengah semua keraguan itu, sorotan mulai mengarah ke satu orang lain: Mikel Arteta.
Ketika banyak orang mulai kehilangan kesabaran, Arteta justru tidak berubah. Ia terus memainkannya, terus memberinya kesempatan, dan terus percaya bahwa pemain ini belum selesai.
Lalu datang momen itu.
September 2023. Bournemouth vs Arsenal. Arsenal mendapatkan penalti. Biasanya, Bukayo Saka yang mengambil bola. Namun kali itu berbeda.
Saka berjalan membawa bola, lalu menyerahkannya kepada Havertz. Satu stadion menahan napas. Ini bukan sekadar penalti. Ini adalah bentuk kepercayaan.
Havertz maju. Dan bola itu masuk.
Tidak ada selebrasi berlebihan. Hanya pelepasan beban yang selama berbulan-bulan ia bawa sendirian.
Sejak saat itu, sesuatu mulai berubah. Kepercayaan dirinya kembali. Gol mulai datang. Dan pemain yang sempat dianggap sebagai kesalahan £65 juta perlahan berubah menjadi bagian penting dari Arsenal.
Kadang dalam sepak bola, yang mengubah karier seseorang bukanlah gol.
Tapi satu orang yang tetap percaya ketika semua orang lain sudah berhenti. 🔴
Di Mulai dari Malang
Ketua DPRD Kota Malang, Ibu Amithya RS menerima aspirasi Rakyat dan TEGAS akan memberhentikan Program MBG di Kota Malang yg mencederai kepercayaan rakyat terhadap Pemerintah
Malang sdh yang lain kapan
Berhentikan MBG 🔥🔥🔥
#salamwaras
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
💬 𝗠𝗶𝗸𝗲𝗹 𝗔𝗿𝘁𝗲𝘁𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗶𝘀𝗮𝗵 𝗦𝘂𝗸𝘀𝗲𝘀 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗗𝗶𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗞𝗲𝘀𝗮𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻
Hallo, Gunners!
Di era ketika kesuksesan sering diukur hanya dari jumlah trofi, perjalanan Mikel Arteta bersama Arsenal menawarkan pelajaran yang berbeda.
Banyak hal yang sering dianggap sebagai "statistik receh" atau pencapaian yang tidak penting tetapi ternyata dapat menjadi pondasi bagi keberhasilan sebuah klub yang lebih besar di masa depan.
Ketika Arteta ditunjuk sebagai manajer Arsenal pada akhir 2019, klub sedang berada dalam masa sulit. Arsenal kehilangan 𝗸𝗼𝗻𝘀𝗶𝘀𝘁𝗲𝗻𝘀𝗶, 𝗷𝗮𝘂𝗵 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗽𝗲𝗿𝘀𝗮𝗶𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗴𝗲𝗹𝗮𝗿, 𝗱𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗹𝘂𝗺 𝗺𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸𝗶 𝗶𝗱𝗲𝗻𝘁𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗽𝗲𝗿𝗺𝗮𝗶𝗻𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗷𝗲𝗹𝗮𝘀. Namun, dia datang dengan visi jangka panjang: 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻 𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶 𝗽𝗼𝗻𝗱𝗮𝘀𝗶 𝗸𝗹𝘂𝗯, 𝗯𝘂𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗱𝗮𝗿 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗲𝗷𝗮𝗿 𝗵𝗮𝘀𝗶𝗹 𝗶𝗻𝘀𝘁𝗮𝗻.
Proses tersebut tentu tidaklah berjalan dalam semalam. Musim demi musim, Arsenal mulai menunjukkan perkembangan yang mungkin terlihat lambat bagi sebagian orang.
Namun, perkembangan tersebut perlahan membuahkan hasil. 𝗟𝗶𝗻𝗶 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗵𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗹𝗲𝗯𝗶𝗵 𝘀𝗼𝗹𝗶𝗱, 𝗼𝗿𝗴𝗮𝗻𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗽𝗲𝗿𝗺𝗮𝗶𝗻𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗿𝗮𝗽𝗶, 𝗱𝗮𝗻 𝘁𝗶𝗺 𝗺𝘂𝗹𝗮𝗶 𝘁𝗮𝗺𝗽𝗶𝗹 𝗹𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗸𝗼𝗻𝘀𝗶𝘀𝘁𝗲𝗻 𝘀𝗮𝗮𝘁 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗵𝗮𝗱𝗮𝗽𝗶 𝗹𝗮𝘄𝗮𝗻-𝗹𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗸𝘂𝗮𝘁.
Walaupun demikian, suara sumbang masih sering terdengar. Banyak yang menganggap perkembangan tersebut tidak terlalu berarti. Mereka salah. Justru di situlah 𝗽𝗼𝗻𝗱𝗮𝘀𝗶 kesuksesan dibangun.
Di bawah Arteta, Arsenal berkembang menjadi tim yang kembali mampu bersaing di level tertinggi. Kombinasi pemain muda berbakat seperti Max Dowman, MLS dan Mosquera, ditambah kehadiran pemain-pemain kunci lainnya, menciptakan skuad yang tidak hanya kompetitif tetapi juga memiliki identitas yang jelas.
Yang membuat perjalanan ini begitu menarik adalah pendekatan Arteta yang menyeluruh. Ia tidak hanya berfokus pada 𝗵𝗮𝘀𝗶𝗹 𝗮𝗸𝗵𝗶𝗿, 𝗺𝗲𝗹𝗮𝗶𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻 𝗯𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮 𝗸𝗲𝗿𝗷𝗮, 𝗺𝗲𝗻𝘁𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀, 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝘁𝗮𝗻𝗱𝗮𝗿 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶 𝗱𝗶 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝘁𝗶𝗺. Setiap peningkatan kecil diperlakukan sebagai bagian dari proses menuju tujuan yang lebih besar.
Karena itu, ada satu pelajaran penting yang bisa diambil oleh semua penggemar sepak bola: 𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗺𝗲𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗺𝗮𝗷𝘂𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗸𝗲𝗰𝗶𝗹 𝗮𝗽𝗮𝗽𝘂𝗻. 𝗖𝗹𝗲𝗮𝗻 𝘀𝗵𝗲𝗲𝘁 𝗯𝗲𝗿𝘂𝗻𝘁𝘂𝗻, 𝗽𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗳𝗼𝗿𝗺𝗮 𝗽𝗲𝗺𝗮𝗶𝗻 𝗺𝘂𝗱𝗮, 𝗮𝘁𝗮𝘂 𝗸𝗼𝗻𝘀𝗶𝘀𝘁𝗲𝗻𝘀𝗶 𝗽𝗲𝗿𝗺𝗮𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗺𝘂𝗻𝗴𝗸𝗶𝗻 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗯𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝘂𝘁𝗮𝗺𝗮, 𝘁𝗲𝘁𝗮𝗽𝗶 𝘀𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴 𝗸𝗮𝗹𝗶 𝗶𝘁𝘂𝗹𝗮𝗵 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗱𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗯𝗮𝗴𝗶 𝗸𝗲𝘀𝘂𝗸𝘀𝗲𝘀𝗮𝗻 𝗯𝗲𝘀𝗮𝗿 𝗱𝗶 𝗺𝗮𝘀𝗮 𝗱𝗲𝗽𝗮𝗻.
𝗣𝗮𝗱𝗮 𝗮𝗸𝗵𝗶𝗿𝗻𝘆𝗮, 𝗸𝗶𝘀𝗮𝗵 𝗔𝗿𝘁𝗲𝘁𝗮 𝗺𝗲𝗻𝘂𝗻𝗷𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮 𝘃𝗶𝘀𝗶 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗷𝗲𝗹𝗮𝘀, 𝗸𝗲𝘀𝗮𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻, 𝗱𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗸𝗲𝗿𝗮𝘀 𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝘄𝗮 𝘀𝗲𝗯𝘂𝗮𝗵 𝘁𝗶𝗺 𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶 𝗸𝗲 𝗷𝗮𝗹𝘂𝗿 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗲𝗽𝗮𝘁.
Dalam sepak bola, seperti dalam kehidupan, kemajuan besar sering kali dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Maka dari itu, keep going, Gunners! ⚪🔴
#COYG @ARSENAL
Kalau Arsenal kalah: "0 UCL wkwkwk."
Kalau Arsenal masuk final: "Runner-up doang."
Kalau Arsenal juara UCL: "Baru 1, kami udah 3/6/13."
Kalau Arsenal juara EPL: "Kami lebih banyak."
Kalau Arsenal unbeaten: "Era dinosaurus."
Kalau Arsenal treble: "Tapi nggak sextuple."
Jujurly, pendukung Arsenal tetap menikmati momennya. Mau ada yang balas "kami 13 gelar" atau "kami 7 UCL", ya monggo. Trofi yang baru diangkat tetap nggak berubah jadi hilang karena ada klub lain yang koleksinya lebih banyak.
Arsenalku sayang. ❤️🤍
@Arsenal
#WeAreTheArsenal