Ingin tahu lebih banyak untuk memahami dan berbuat serta berbagai ke sesama insan.
๐ Insya Allah kehancuran Israel semakin dekat.
๐ Islam akan berjaya kembal
Joko Widodo selaku Presiden, disebutยฒ berupaya mempertahankan hak Indonesia atas posisi orbit tersebut melalui sejumlah kerja sama dan kontrak dengan pihak swasta maupun perusahaan asing. Namun, dalam perjalanannya, proyek itu memicu sengketa, gugatan arbitrase internasional, hingga berujung pada perkara pidana korupsi.
Jaksa menilai terdapat pelanggaran prosedur dan kerugian negara dalam proses pengadaan. Sementara itu, pihak terdakwa berpendapat langkah yang diambil merupakan bagian dari tugas penyelamatan aset strategis nasional.
Mulyono lagi mulyono lagi !!!
Emang bener ya ni orang tua hidupnya semakin tua semakin tidak tentram, sedikit demi sedikit kebenaran mulai terungkap mencari jalannya...
RAFI AHMAD MUNCUL DALAM RADAR KPK ?
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan nama Raffi Ahmad muncul terkait kegiatannya berkunjung ke Kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat untuk menitip atau mengirimkan sejumlah barang elektronik ke Indonesia.
"Betul, ada fakta saudara RA itu menitip," ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin.
Kendati demikian, dia mengaku KPK belum mengembangkan hal tersebut lebih lanjut dalam penyidikan kasus Bea Cukai.
Ibu ini menemukan dompet yg berisi sejumlah dokumen penting, ketika diminta oleh pemiliknya minta tebusan 1jt.
Klo pemilik dokumen itu anda, apakah anda akan ngasih ?
Seorang anggota TNI/PM mencoba menyalip truk dari arah berlawanan. Namun, saat itu ada tiga pengendara motor dari arah depan sehingga manuver tersebut tidak bisa dilakukan.
Dalam kondisi tersebut, motor anggota TNI/PM itu hampir menyerempet ketiga pengendara. Setelahnya, anggota TNI/PM tersebut mengucapkan kata "monyet" kepada mereka.
Merasa tersinggung, ketiga pengendara lalu berhenti. Anggota TNI/PM itu juga berhenti dan menghampiri mereka.
Kedua pihak kemudian terlibat adu argumentasi terkait kejadian tersebut. Perdebatan sempat berlangsung beberapa saat, namun tidak sampai terjadi kontak fisik.
Aksi koboi jalanan terjadi di kawasan Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Seorang pengendara mobil mengaku diadang dan diancam oleh seorang pria tak dikenal yang menodongkan senjata menyerupai "pistol koboi" di Jalan Bukit Timah, tepatnya sebelum SPBU Nanas, Minggu (7/6/2026).
Insiden di wilayah yang dikenal sebagai Desa Wisata tersebut bermula saat kondisi arus lalu lintas sedang mengalami kemacetan panjang di jalur kanan.
Berdasarkan keterangan korban, kemacetan parah membuat kendaraan di depannya berinisiatif mengambil jalur kanan. Karena melihat antrean yang sudah mengular, korban pun memutuskan untuk ikut masuk ke jalur tersebut.
"Saya pikir itu antrean solar," ujar korban saat menceritakan awal mula kejadian.
Setibanya di tengah antrean, korban justru berhadapan dengan pria misterius tersebut. Korban menegaskan bahwa dirinya tidak berniat memotong antrean, melainkan hanya mengikuti arus kendaraan di depannya. Namun tiba-tiba, badan mobil korban dipukul oleh pelaku hingga terpaksa berhenti.
"Kenapa dipukul, Bang?" tanya korban.
Pertanyaan tersebut menyulut adu mulut antara keduanya. Situasi semakin mencekam ketika korban memutuskan kembali masuk ke dalam mobil. Pria tersebut justru menyusul dan langsung mengeluarkan senjata yang mirip dengan pistol koboi.
Korban mengaku janggal dengan tindakan cepat pelaku dalam mencabut senjata. Ia meragukan jika pria yang mengancamnya tersebut adalah anggota aparat penegak hukum.
"Kalau aparat, saya tidak yakin dia secepat itu menodongkan pistolnya. Entah dia memang membawa sesuatu di dalam mobilnya," ungkap korban ketakutan sekaligus curiga.
Merasa terancam dan berang dengan tindakan arogan pelaku, korban sempat meluapkan kekesalannya.
"Abang koboi yang pengen viral. Kalau di negeri ini dibenarkan main hakim sendiri, saya juga pengen beli senpi biar bisa jadi koboi," tulis korban dalam takarir media sosialnya.
Dua orang tersangka baru dalam kasus Kuota Haji diciduk oleh @KPK_RI
Kedua orang tsb adalah Ismail Adham (ISM), Direktur Operasional PT Maktour, dan Asrul Azis Taba (ASR), Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus eks Ketua Umum Kesthuri.
2 x kena tipu.
1. Ditipu orang yg membeli kopinya.
2.Ditipu oknum polda Lampung ketika melaporkan penipu yg membeli kopinya.
1,4M uang penjualan kopi.
31 juta diminta oknum polda Lampung.
Polri terbaik dalam pengelolaan MBG (kata Prabowo)
Terburuk dalam kamtibmas (kata gua)
Lima mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Gugat Ke MK untuk minta masa berlaku SIM seumur Hidup
Mereka mengajukan uji materi Pasal 85 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ)
Yang setuju
Ayo Dukung & Suarakan
Jadi timbul pertanyaan..
Tahu ada korupsi tapi berlagak tidak tahu?
Apa krn apa di balik itu?
Bohong besar kt bang Indro.. bener... Bohong besar ๐
Katanya mau dikejar smp laut Atlantic ato artik2.. tp - cm omon2 ๐ฅฑ
The real salam olahraga pagi pagi
Video dua pria yang diduga hendak melakukan aksi pencurian sepeda motor diamankan warga di salah satu wilayah di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat beredar luas di media sosial. Kedua pelaku tak berkutik saat dikepung massa dan terlihat menangis ketika mendapatkan "salam olahraga" Dari warga sekitar.
Dalam video yang beredar di media sosial, dua pria tersebut tampak terduduk lemas dan menangis. Salah seorang di antaranya bahkan terlihat memohon agar tidak menjadi sasaran amarah warga.
Beruntung, sejumlah tokoh masyarakat berusaha menenangkan massa agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Tak lama kemudian, aparat kepolisian datang ke lokasi untuk mengamankan kedua terduga pelaku dan membawanya ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
๐ฅ atebadrutamam
Oegroseno kritik Jaksa: P21 Kasus Ijazah Jokowi Berpotensi Jadi Preseden Buruk Penegakan Hukum
Mantan Wakapolri, Oegroseno, melontarkan kritik keras terhadap keputusan jaksa yang menyatakan berkas perkara dugaan berita bohong terkait ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, lengkap (P21) dengan tersangka Roy Suryo.
Menurut Oegroseno, jika perkara ini tetap dipaksakan maju ke pengadilan, publik berhak mempertanyakan konsistensi dan logika penegakan hukum. Ia menilai kasus yang sebagian pihaknya sudah memperoleh penghentian perkara justru diteruskan kepada pihak lain, sehingga memunculkan kesan tebang pilih dan kriminalisasi.
Dengan nada menyindir, Oegroseno meminta aparat penegak hukum kembali membuka buku Hukum Acara Pidana sebelum terburu-buru menyatakan berkas lengkap. Baginya, P21 bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi harus berdiri di atas konstruksi hukum yang kuat, objektif, dan bebas dari tekanan opini.
"Kalau perkara yang semestinya bisa diselesaikan melalui restorative justice malah dipaksakan ke meja hijau, sementara pihak lain dihentikan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya nasib terdakwa, tetapi juga kredibilitas penegakan hukum itu sendiri," tegasnya.
Pernyataan tersebut menambah sorotan terhadap kasus yang sejak awal memicu perdebatan luas, dengan sebagian kalangan menilai proses hukum lebih sarat nuansa politik daripada murni penegakan hukum.
Ini masih hari Minggu dan ini si Ibu bukan sedang apel pagi di hari Senin.
Demi pengobatan sang anak seorang Ibu rela merendahkan diri dibawah baliho ๐ญ
Acosta