Setuju. Makanya aku ga mau ngajarin cowo lagi, enak aja gw yang membentuk dia ngajarin bagusnya begini baiknya begitu, eh malah cewe lain nantinya yang dapetin versi terbaik itu. Kalo ga sesuai langsung cabut aja. Ngapain ngajarin cowo, aku bukan ortunya bukan gurunya juga.
sumpah ini jahatnya kebangetan.
gimana kalau ternyata si cewe saat pacaran sama dia merupakan versi terbaiknya, sementara cowo itu jadi versi terbaiknya dengan orang baru wkwk.
ga adil si, dia pergi disaat kasi racun pada bunga yang mekar dengan indah untuk dia cium aromanya.
@avkermans Agree! Aku tidak mau custom pasanganku harus begini harus begitu agar fit sama aku, that's not good kalo dia ga bisa jadi dirinya sendiri gara-gara aku.
@ahacugemoy Bagi orang yang udah biasa dapet treatment yang oke dari orang-orang sebelumnya saat ditemukan sama orang yang ga tau apa-apa soal hubungan dan ngetreat pasangan, rasanya cukup jadi beban pikiran yaa karena ga seimbang aja. Setiap orang punya preferensi yg berbeda, itu manusiawi.
@ahacugemoy Bisa makin lama merasa makin cocok, bisa juga makin lama ngerasa banyak ga cocoknya setelah sekian deeptalk. And that's normal, that's life. Ada sebagian orang yang siap ngajarin cowonya bagaimana menjadi "laki-laki" dan ada juga yang tidak suka dengan itu, that's normal.