ya Allah, hamba bnr2 gk tega klo lihat yg beginiii. Apalagi liat video2 warga dan damkar bahu membahu seadanya buat madamin api, tpi gk beres2 soalny gk di support pp
KALAU HUTAN KALIMANTAN TERUS TERBAKAR, MEREKA MAU PULANG KE MANA?
Karhutla bukan cuma soal asap dan lahan yang hangus. Di balik hutan yang terbakar, ada satwa-satwa yang habitatnya ikut terancam hilang. ๐ญ
Beberapa di antaranya:
โข Orangutan Kalimantan โ Critically Endangered
โข Bekantan โ Endangered
โข Owa Kalimantan โ Endangered
โข Kucing Merah Borneo โ Endangered
โข Trenggiling Sunda โ Critically Endangered
โข Beruang Madu โ Vulnerable
โข Macan Dahan Sunda โ Vulnerable
โข Rangkong Gading โ Critically Endangered
Sebagian bahkan endemik Borneo dan beberapa sudah berada di ambang kepunahan.
Buat kita mungkin cuma โhutan terbakarโ.
Buat mereka, itu rumah yang hilang. ๐
ya Allah, ini temen2 yg bersuara di medsos udah byk bgt, demo ke demo juga udah, trs skrg dg keadaan alam kek gini pemerintah malah diem, pdhl lagi byk org tersiksa. harus gmn lgi ini ya Allah...๐ญ
#prayforIndonesia
anomali indonesia menurut netizen:
- negara kepulauan tapi harga ikan mahal
- negara tropis tapi harga buah mahal
- negara penghasil cpo tapi minyak goreng mahal
- negara kaya sda tapi listrik dan bbm mahal
- negara hukum tapi kasus baru kelar kalau udah viral
- negara agraris tapi sering impor pangan
- rakyat taat bayar pajak tapi jalan tetap berlubang
- gaji pejabat kecil tapi harta kekayaannya banyak
- komisi pengawas banyak tapi pungli tetap jalan terus
- slogan produk lokal tapi bahan bakunya impor semua
- udah digitalisasi birokrasi tapi urus izin tetap minta fc ktp
- lagi darurat iklim tapi hutan lindung malah jadi tambang
- upah minimum naik tapi harga sembako ikut naik juga
Mau nambahin berdasarkan yang aku pernah baca (CMIIW):
- Usia 11 disebut "sewelas" karena pada usia tersebut biasanya anak-anak mulai mengenal "welas asih" alias suka-sukaan dan cinta monyet
- Usia 21 disebut "selikur" karena pada usia tersebut biasanya orang-orang "seneng lingguh kursi" alias "suka duduk di kursi" alias udah mulai bekerja
- Usia 25 disebut "selawe" alias "senenge lanang lan wedok" alias seperti yang disebut om willy, karena pada usia tersebut biasanya laki-laki dan perempuan mulai pada menikah
- Usia 50 disebut "seket" alias "seneng ketunan" alias suka pake peci. Di usia ini biasanya orang-orang udah mulai ngerem urusan dunia dan mulai fokus akhirat
- Usia 60 disebut "sewidak" alias "sejatine wes wayahe tindak" alias "sudah waktunya (bersiap) pergi" karena biasanya di usia ini orang-orang banyak menutup usia