Tapi ya enaknya di jakarta, karena transumnya dapat diandalkan dan dipercaya orang-orang, masyarakatnya bisa baca buku di perjalanan sambil nunggu sampai tujuan. Coba di Bali, orang-orang perginya naik motor, kapan bacanyaa😭😭
itulah Jakarta. macet, polusi, serba buru-buru. tapi akses ke buku ada di mana-mana. temenku kemarin naik Grab terus drivernya nyediain buku buat penumpangnya. keren banget, Pak 🤍
Pulang dari kafe itu saya jadi kepikiran.
Mungkin perubahan besar memang dimulai dari hal-hal kecil.
Sesederhana menatap orang yang melayani kita.
Bilang "tolong."
Bilang "terima kasih."
Karena pada akhirnya, semua orang cuma pengin diperlakukan sebagai manusia.
Saya tanya lagi,
"Kan mereka sudah bayar."
Dia langsung mengangguk.
"Iya."
"Mereka bayar kopinya."
"Tapi mereka nggak pernah bayar hak buat ngerendahin orang."
Kalimat itu yang paling saya ingat.