Bocoran Bloomberg soal lingkaran Prabowo:
- Akar masalahnya bukan kebijakan tapi cara Prabowo dan orang-orang dekatnya ambil keputusan, asal-asalan
- Penasihatnya berebut pengaruh sendiri-sendiri, kasih saran yang malah saling bertentangan dan dangkal
- Prabowo digambarkan impulsif main tembak keputusan tanpa mau pusingin detail
- Kalau dikritik, jawabannya cuma: "Aku bukan begok" bahkan ke keluarganya sendiri
- Benci rapat panjang, benci debat kebijakan udah dia akuin sendiri di depan umum
- Hasilnya kebijakan jadi serampangan, komunikasi berantakan, pasar ikut goyang
- Selama gaya kerja di puncak ini enggak berubah, jangan harap ada perbaikan beneran mau reshuffle menteri berkali-kali pun sama aja
- Contoh nyata: aturan ekspor batu bara berubah-ubah kayak anak kecil ganti baju diumumkan, ditarik, diumumkan lagi, akhirnya enggak jalan juga karena emang enggak masuk akal secara bisnis
Udah segila ini negara, mungkin impact kedepan profesi guru peminatnya bakal turun, mereka yang memiliki kompetensi bakal pilih profesi lain. Negara bisa kekurangan tenaga guru kompeten akhirnya menghasilkan SDM rendah yang tidak unggul dan kalah bersaing.
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
Arsenal juara paling buruk
Over to you, @Arsenal, adalah sebuah ajakan untuk menuju level berikutnya. Aston Villa dan Crystal Palace adalah contoh betapa Liga Inggris musim ini menjadi salah satu musim paling berat untuk dimenangi.
Dulu, Liga Inggris punya big 6 tradisional. Isinya: Arsenal dan seterusnya.
Enam klub tersebut mendominasi perebutan jatah tiket ke Eropa. Makanya, ketika Arsenal berada dalam periode kegelapan, bisa lolos ke Eropa secara konsisten, di posisi 4, menjadi sebuah prestasi.
Prize money dari kompetisi Eropa itu sangat menggiurkan. Bermanfaat untuk memperkuat skuat dan fasilitas. Selain uang hadiah, klub-klub Inggris "dimanjakan" oleh uang hak siar. Bahkan kalau tidak salah, uang hak siar tim papan atas dan papan tengah, bahkan bawah, hampir sama.
Duit hak siar mengubah segalanya
Jatah dari hak siar mengubah segalanya. Banyak klub yang "menabung" dan memperkuat skuat mereka dengan pemain bagus. Hal ini memicu efek berantai. Kualitas tim pasti meningkat. Tim-tim big 6 tradisional mulai menjumpai lebih banyak lawan yang berat.
Maka, musim lalu, menjadi contoh paling nyata. Batasan kualitas yang disebut tim papan atas, tengah, dan bawah jadi semakin kabur.
Bournemouth, Sunderland, Brighton adalah 3 contohnya. Intip saja performa mereka sepanjang musim ini. Bahkan Bournemouth menjalani 18 match tanpa kalah. Catatan luar biasa di mana big 6 belum tentu bisa melakukannya.
Arsenal juara terburuk
Atas fenomena ini, Arsenal dianggapp sebagai "juara terburuk" oleh fans tanpa otak kiri.
Tahukah kamu, otak kiri atau pusat kendali kemampuan analitis, matematika, bahasa, dan pemecahan masalah secara bertahap. Secara lebih spesifik, aktivitas logis berpusat di lobus frontal, yaitu area otak besar yang mengatur penalaran dan pengambilan keputusan.
Arsenal dianggap sebagai "juara terburuk" hanya karena klub yang fans tanpa otak kiri tersebut gagal bersaing di jalur perebutan juara. Para fans kepala kopong tersebut tidak mampu melihat fakta bahwa Liga Inggris bukan lagi panggung the big 6.
Liga Inggris sudah berkembang menjadi salah satu kompetisi paling ketat dan kompetitif di dunia. Terbukti, ada 9 klub Liga Inggris yang akan bermain di Eropa musim depan. Iya, ada 9. Peserta Liga Inggris itu ada 20. Jadi ada hampir separuh klub bermain di kompetisi Eropa.
Aston Villa dan Crystal Palace sudah menjadi juara di kompetisi yang mereka ikuti. Kini, "beban" itu akan bersandar ke pundak Arsenal, yang akan bermain di panggung paling epik: Liga Champions.
Beban itu sangat nyata. Kalau kalah, bersiap saja Gooners menjadi bahan ledekan sampai akhir tahun. Kalau menang, ya bersiap saja, tetap akan dianggap juara terburuk, paling beruntung, dan dibantu wasit.
Namun satu hal, realistis itu bijak. Namun, Arsenal tidak takut. Mikel Arteta optimis dan semua pemain menantikan final yang bakal berat ini.
Ini akan jadi proses naik level satu tingkat lagi bagi Arsenal. Dan semuanya, kembali ke diri sendiri.
Karena semua fans Arsenal di seluruh dunia sangat paham. Bahwa musuh terberat Arsenal adalah Arsenal itu sendiri.
#COYG
@insidefolkative Intinya mau giring opini aja sih seakan MBG bukan progam hasil dari rezim sekarang, karena dia tau MBG progamnya busuk dan di kritik semua orang
@insidefolkative Ya kan emang dibentuk di era jokowi biar transisi smooth. Pas prabowo dilantik biar langsung jalan. Penetapan pemenang pilpres itu udh dari April 2024, tapi itu emang progam prabowo dari awal pas debat aja dipaparin kok, makin lama makin aneh statement nya tuh anak
@crypbil@indepenSumatera Yaa tapi lebih oke mudah ditracking dan susah dimark up kalau dikasih uang langsung, kalau dalam bentuk makanan mudah di korupsi dengan mark up anggaran misal alasannya bahan baku makanannya naik lah padahal engga
@buntand@kegblgnunfaedh Iyaa pedagang online wajib pajak cuma yang jadi masalah itu pajaknya bedasarkan omset, terus MP juga naikin biaya admin + kondisi ekonomi daya beli turun, dari yang gue lihat banyak seller malah rugi, jadi apakah tepat dikondisi ekonomi naikin pajak dikondisi ekonomi sekarang?