Apa yang terjadi pada Pee Wee Gaskins (PWG) adalah fenomena besar yang belum terulang dalam dua dekade terakhir di peta musik Indonesia. Bayangkan saja, ada band yang di-gatekeep secara ekstrem oleh penggemarnya sendiri, sampai-sampai melahirkan cultural elitism.
Di awal 2000-an, fans PWG yang dikenal dengan sebutan Dorks, tidak rela apabila musik PWG mulai dinikmati banyak orang (mainstream), terutama oleh orang-orang dari kalangan biasa atau bahkan jamet kabupaten. Menurut mereka, selera musik adalah simbol perbedaan "kelas sosial", jadi mereka memutuskan untuk banting setir menjadi haters. Selain itu, banyak juga haters yang latar belakangnya ialah mantan fans Killing Me Inside, yang kecewa karena Sansan memutuskan keluar dari KMI dan lebih memilih PWG.
Di situlah akhirnya muncul apa yang dulu kita kenal dengan Anti Pee Wee Gaskins (APWG). Anggota komunitasnya di fanpage Facebook dulu sampai ribuan dan tiap harinya tak pernah kehabisan bahan untuk menggunjing PWG. Setiap PWG merilis lagu, mereka jadi pendengar nomor satu. Setiap ada konser PWG, mereka rela datang dengan kaos sablon khusus bertuliskan “APWG Dogs” sambil membawa alat tempur berupa sandal, ember, sampai es cekek untuk dilemparkan ke arah panggung. Sangat brutal.
Kapan lagi coba kita bisa melihat fenomena aneh di mana ada paguyuban haters yang jauh lebih effort daripada fans-nya sendiri?
@cirengtepungg Mau nanya banyak dongg, ini mi pad berapa? connect ke tv atau monitor pake hdmi enak dan tinggal pnp gak? Emulator untuk ps3 yg lancar pake apa? Thank youu
Krysten Ritter, Mike Colter and Finn Jones on the set of 'DAREDEVIL: BORN AGAIN' Season 3 as Jessica Jones, Luke Cage and Iron Fist
THE DEFENDERS ARE OFFICIALLY BACK
> Tiba2 disodorin temen gambar majalah jadul Animonster (dari lapak toko oren kayaknya)
> Temen: "Than, aku suka banget nonton anime yang di cover majalah pojok kiri bawah itu (gambar 1). Pernah tayang di TV lokal dulu tapi namanya aku ga tau. Kamu inget ga? "
> Me: "Oh, Tiny Snow Fairy Sugar judulnya. Dulu tayang di TV7 kalo ga salah"
> Temen: "Kalo yang ini tau ga? Dulu juga ada di TV lokal (gambar kedua, majalah yang di sebelah kanan Naruto)
> Me: " Scrapped Princess. Aku lupa dulu tayang di channel mana. Ga sempet nonton soalnya jam tayangnya dulu ngepas waktu aku lagi kursus"
> Lanjut nanya yang lain
> Temen: "Jir, aku tau kamu wibu tua tapi ga nyangka setua ini. Padahal kita seumuran. "
Shaddap :(
@AndiCirlo@DukuhAtasBSI Justru barcode itu harus discan setelah beberapa detik baru dibuka. Kalo udah dibuka beberapa detik sebelummya, malah gak bisa dan lama scanningnya. Masalahnya ada di mesin gatenya