Hotline Mental Health Emergency Response Line (MHERL) : 0813-2952-0052
Ruang Cerita: https://t.co/QtzeSOKRf4 jadwal: Selasa-Kamis(13.00-16.00)
kontak: +62 822-6422-4767
Gadjah Mada Medical Center(GMC)
Kontak: +62 813-2620-0342
Semua diskusi tentang “penyalahgunaan” ruang cafe ini akar masalahnya cuma satu: kita kurang perpustakaan umum/community center yang bisa dipakai secara gratis! Fungsi tersebut akhirnya “diambil alih” cafe, kemudian memunculkan polemik tentang etika.
satu lagi duka yang jarang dibicarakan: matinya anak kecil cerdas yang dulu tumbuh dalam diri kita. kita melihatnya memudar dan sekarat pelan-pelan. ada yang bisa hidup lagi, kebanyakan tidak.
Menstruasi adalah fungsi biologis, bukan gaya hidup. Memberlakukan PPN pada pembalut sementara menggratiskan kondom di puskesmas menunjukkan ketimpangan gender dalam pembuatan kebijakan publik. Pink Tax is real and it shows.
Oversleeping has always been my quietest cry for help. The moment I start sleeping through entire days, just know something inside me is carrying more than it can explain out loud.
Gue seneng deh dengan adanya orang2 yg speak up dan ngasih perbandingan yg nyata, akhirnya banyak yg baru sadar bahwa kita bukan miskin, tapi dimiskinkan oleh sistem.
Capek liat yg nrimo2 aja. Akhirnya sekarang banyak yg tersadarkan bahwa pemerintah emg zalim ke rakyat✨️
@naasygowreng haloo kakak! maaf postingannya juga lewat di tl ku karena lagi cari² info tentang stis. kalau kakak berkenan apakah boleh aku bertanya² seputar stis?
org indo tuh sering bgt diajarin buat nerima keadaan ampe lupa kalo hidup layak itu HAK. harga naik dibilang sabar, hidup susah dibilang kurang kerja keras, kebijakan dikritik malah disuruh bersyukur. saking terbiasanya hidup susah, kita sampai nganggep penderitaan itu normal
Temennya mamaku lagi bangga2in anaknya yang kerja di sppg, katanya semenjak kerja di sana keluarganya ga pernah beli minyak goreng karena selalu dibawain
Mamaku be like: itu korupsi gak sih bu? Kan bukan haknya 😃
friendly reminder aja ya. segala istilah medis, khususnya soal nama penyakit itu bukan buat bahan candaan juga nggak seharusnya dipake untuk insult. yg sering aku liat seliweran biasanya: npd, bipolar, autis, idiot, tone deaf, etc. sama aja masih melanggengkan sikap ableist itu
Sebagai anak yg tumbuh besar di keluarga miskin, saya banyak mengamati, mempelajari mengapa ada yg berhasil mengangkat derajat keluarga terbebas dari kemiskinan & mengapa ada yg terus berkubang di gorong2 kemiskinan. Yg paling berpengaruh ternyata keluarga.
pas gw ngetrack ke kali talang, ada mbak mbak trail run ngeluh karena ada bapak bapak habis ngarit lewat jalur tracknya, trs gw mikir "lhah bukannya kita yang ganggu spot bapaknya ngarit ya, bapaknya mah warlok, udah dari jaman kapan pasti ngairit disini". trs jadi mikir
Dulu gw mikir, pinter aja cukup buat naikin kondisi ekonomi keluarga, ternyata pas kuliah, nyebur ke kolam yang lebih besar, ternyata ada orang yg lebih pinter dengan sumber daya yang memadai baik dari segi support, finansial, dan emosional....