padahal kalau lihat kayak begini tuh bawaannya adem, seneng, dan jadi kagum
"jadi kayak begini yaa kehidupan mereka"
"oh ini namanya orang utan ya"
"ini hewan endemik Indonesia ya"
tapi biadabnya rumah mereka di ambil😔💔
kata gue, kita-kita nih ya, gak usah paling berasa kaya cuma gara-gara udah punya gaji 30–50 juta 😭
baru tadi ketemu nasabah yang tinggal di kawasan elite BSD. ya kalian tau lah ya nama perumahannya apa 👀
nah hati mamak budak corporate ini langsung tercabik-cabik pas denger dari mulut anaknya, anaknya yang masih kuliah itu jajan sebulan berapa coba??? berapa???
25–35 juta sebulan 😭😭😭
ya allah, auto mulut gue yang emang heboh ini langsung nyeletuk,
“ya ampun ce, aku dapat segitu aja kudu pontang-panting loh ce” 🤪🤪
ini hoax gak sih? kalo beneran bener-bener sakit nih pemerintah!
katanya mau menurunkan AKI dan AKB?😤
eklampsia dan malposisi janin tuh masuk indikasi keadaan gawat darurat, jd gbisa persalinan normal alias kudu SC.
wajib ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan karena mengancam keselamatan ibu dan bayi.
2 Fact unlocked:
1. Hidup layak menurut standard perhitungan International Labour Organization (ILO) ❌
2. Tidak Miskin menurut perhitungan World Bank ❌
Jadi artinya apa? Selama ini kita sebenarnya hidup ga layak tapi dilayak layakin sama negara, selama ini kita hidup miskin tapi di kaya kayain oleh negara
Kita ambil contoh Jawa Barat :
- Angka standard miskin World Bank = dibawah Rp4.391.250/bulan
- Angka Hidup layak ILO = Rp 4.122.871/bulan
- UMK Kabupaten Pangandaran Jawa Barat = Rp2.351.250/bulan
- Angka kemiskinan BPS Jawa Barat = Rp 614.642/bulan
Kesimpulannya apa? Negara mau keliatan mampu menangani kesejahteraan dan kemiskinan negara tapi sebenarnya negara tidak mampu jika memakai standard internasional.
Memahami “Adaptors” dalam Komunikasi Nonverbal
Kebiasaan memainkan (memutar atau mengetuk-ngetukkan) pulpen atau hingga menggoyangkan kaki saat pertemuan bukanlah perilaku tanpa makna. Dalam kajian komunikasi nonverbal, gerakan semacam ini dikenal sebagai adaptors. Yaitu perilaku yg umumnya muncul di bawah tingkat kesadaran penuh sebagai respons terhadap kecemasan, kejenuhan, atau kelebihan energi (Ekman & Friesen, 1969).
Adaptors—menurut Ekman & Friesen—terbagi menjadi tiga kategori:
1. Self-adaptors, yakni menyentuh tubuh sendiri, misalnya menggaruk atau memilin rambut.
2. Object-adaptors, yaitu memanipulasi benda di sekitar, misalnya memainkan atau mengklik pulpen atau memutar cincin.
3. Alter-directed adaptors, yaitu gerakan yg berakar dari pola interaksi sosial, misalnya menyilangkan tangan sebagai bentuk perlindungan diri.
Yg perlu diperhatikan, perilaku ini sering kali lebih disadari oleh lawan bicara atau pemerhati dibandingkan oleh pelakunya sendiri. Berbagai kajian komunikasi profesional serta panduan etiket bisnis secara konsisten menyebutkan bahwa adaptors dapat memberi kesan gugup, kurang fokus, atau kurang menghargai pembicara. Sebuah kesan yg seharusnya dihindari, khususnya dalam forum resmi.
Meskipun belum terdapat standar etika internasional yg secara eksplisit mengatur hal ini, kesamaan pandangan antara literatur akademik komunikasi nonverbal dan praktik etiket profesional dan bisnis lintas budaya menunjukkan bahwa mengelola adaptors dengan baik merupakan bagian penting dari kesan profesionalisme seseorang.
Tabik.
Referensi utama: Ekman, P., & Friesen, W. V. (1969). The Repertoire of Nonverbal Behavior. Semiotica, 1(1), 49–98.
*tautan video hanya sekadar contoh saja.
Hari ini aku belajar sesuatu, bagaimana supaya orang gak ngerasa dijatuhkan di tempat kerja, sekalipun mereka menjatuhkan kita.
Contoh; Aku ada dokumen sudah submit ke lapangan tgl 16 Juli, sekarang 4 September, kemarin di bahas di rapat, aku bilang udah aku submit tapi aku lupa tanggal.
Sisters, sel telur kita aja pemilih, kitanya harus selektif juga lah milih pasangan. Tinggiin dikit tu standar, pilih yang nggak jelek, nggak miskin, nggak misoginis, dan nggak males kek anjing sayur
Gue berdoa semoga semua roh leluhur, roh pohon, roh bumi, roh klan-klan asli dan segala primordial entities yang bersemayam di hutan-hutan yang terbakar ini murka dan mengirim apinya ke senayan dan medan merdeka pas semua pejabat lagi rapat.
pekerjaan selanjutnya akan menjadi pekerjaan yg gue gak lg berpikir, “abis ini akan pindah kemana ya?” saking betahnya gue di pekerjaan itu karena faktor kantornya green flag, gaji cukup, atasan dan temen yg gak rese, jam kerja ikut aturan pemerintah, dan benefit luar biasa ok
Banyak yang salah paham mengenai desil. Desil adalah pembagian kelompok masyarakat per 10%. Desil 1-9 artinya 90% rakyat Indonesia pengeluarannya kurang dari 3 juta sebulan/kapita. Kalau pengeluaran anda di atas Rp 3juta per kapita tiap bulan, berarti satu desil dgn Raffi Ahmad.
Kuncinya adalah bikin sendiri. Pada zaman dahulu kala, pesantren ya punya dapur sendiri, habis dimasak ya dimakan. Kemudian ada orgil psikopat "G4 alias gila" yang memaksa supaya dapurnya dipisah jauh jauh dan dikuasai partainya dia yang isinya gerombolan preman dan bandit buas