SubhanAllah… Today I just learned something that shook me in the most beautiful way.
On the Day of judgment, The Heaviest Thing on the Scales is not your salah. It’s not your fasting. It’s not even your wealth given in charity.
Masih menjadi misteri kenapa anak yang diberi unlimited freedom by thier parents lebih berakal and never crossed the limit daripada anak yang strict parents.
To all perempuan yang ingin tenang, please take note 🤍
Jaga Subuhmu.
Kadang itu yang paling menjaga kita.
Jangan hanya minta senang, tapi mintalah juga tenang.
Karena banyak yang terlihat senang tapi tidak merasakan ketenangan.
Trust the process.
JANGAN BUKA AIB SENDIRI
Kata hukama’:
إِذَا ابْتُلِيتُمْ بِالْمَعَاصِي فَاسْتَتِرُوا
Maksudnya: "Apabila kamu diuji dengan maksiat, maka hendaklah kamu menutupnya (tidak menceritakan kepada orang lain).”
Jangan bangga dengan dosa yang Allah telah tutup. Urusan dosa adalah antara hamba dengan Penciptanya.
A man without money is a man without a voice. You could be the smartest man in the room, but if your pockets are empty, no one listens. Family and relatives are only nice when you have something to offer. Get up every day and work like hell. The world is very cruel to a poor man.
My parents were married for 33 years.
I never once heard the word “DIVORCE” in our house.
Not during fights, money stress, hard seasons.
Never.
Before my wedding, my father pulled me aside and said a few things
that still live in my head to this day:
- Lari ke Madinah atau Mekkah.
- Kunci rapat-rapat pintu rumah dan jendela.
- Ikat tangan dan kaki seluruh keluarga perempuanmu.
- Jangan sekali-kali penasaran hingga mendatangi "dia"
- Jika terlanjur bertemu, bacakan 10 ayat dari surat Al-Kahfi di hadapannya.
- Dan yang terpenting, jika di hadapkan pilihan "surga nya" atau "neraka nya" pilihlah neraka nya.
Silahkan catet, screenshot, atau repost.
Nanti juga lu paham.