Pernah beli dagangan teman yang jual ciput. Harganya katanya Rp15 ribu per buah, padahal gue tahu di e-commerce banyak yang jual sekitar Rp5 ribuan. Gue beli dua, totalnya Rp30 ribu, terus bayar pakai uang Rp50 ribu. Karena dia nggak punya kembalian, gue bilang nggak apa-apa, nanti aja.
Sorenya dia malah ngabarin kalau tadi salah ngasih harga. Katanya yang benar Rp25 ribu per buah, jadi uang gue pas Rp50 ribu dan nggak ada kembalian.
Gue cuma bisa bengong. Sejak kejadian itu, gue memutuskan nggak beli dagangan dia lagi.
Di waktu overthinking gini tiba-tiba baca kalimat indah ini :
"Jika Dia begitu presisi mengatur planet-planet agar tidak bertabrakan, yakinlah Dia juga presisi dalam mengatur skenario hidupmu agar selamat sampai tujuan."
Percayalah, Tuhanmu lebih ingin kamu selamat daripada kamu sendiri 🤍
pas aku bilang “aku udah pasrah, sekarang ga nikah juga gapapa.”
i lied, i’ve been always wanted to get married. i’ve been always dreamed of being a mom, a good wife, someone my children would be proud to call their home. i dreamed of a small little family, a quiet life filled with love.
maybe that’s why i still believe in fairytales. because deep down, i’m still hoping my happy ending is out there, making it’s way for me.
dicintai emang penting, tapi diusahakan, dimengerti, dan dijaga mentalnya itu jauh lebih penting. karena banyak orang bisa bilang sayang, tapi ga semua orang benar-benar tahu cara memahami, menjaga perasaan, dan bikin pasangannya merasa tenang.
tolong berhenti untuk stres. ingat, kamu punya hati yang baik, vibes yang manis, dan jiwa yang tulus. percayalah, semesta akan berpihak sama kamu dan semua bakal baik-baik aja.
NANTI KALAU KAMU KETEMU ORANG YANG TENANG.
Kamu akan sadar...
Betapa nyamannya berada di dekat seseorang yang tidak bereaksi berlebihan terhadap setiap masalah.
Betapa berharganya seseorang yang tetap bisa bersikap baik, bahkan ketika keadaan tidak berjalan sesuai keinginannya.
Kadang kedewasaan tidak terlihat dari seberapa banyak seseorang berbicara, tetapi dari seberapa tenang ia menghadapi kehidupan.
Kamu tahu cara paling mahal untuk membalas perbuatan buruk orang lain? Adalah dengan tidak membalasnya sama sekali, tidak memperdulikannya lagi, dan berhenti mempertanyakan alasannya menyakitimu.
Sebab, barangkali dia bukan orang jahat, tapi orang yang kalah di hidupnya sendiri.
secara psikologis, ini sebenarnya cukup umum. kita cenderung mengulang pola hubungan yang familiar. bukan yang paling sehat, tapi yang paling “dikenal” sama otak kita.
kenapa bisa begitu?
karena otak kita itu suka hal yang familiar.
yang sudah pernah kita rasakan di masa lalu terasa “aman”, meskipun sebenarnya nggak nyaman.
jadi tanpa sadar, kita bisa tertarik ke orang atau situasi yang mirip dengan pola lama kita.
Gue abis diputusin kmrn rasanya ga semangat ngapa-ngapain. Disconnected from reality padahal tanggungan seabrek-abrek dari mulai personal, financial sampe academic. Emang 2 mgg - 1 bulan pertama after break up chaos se chaos-chaosnye.
Konon, patah hati tanpa closure itu mirip gejala sakau obat.
Saat jatuh cinta, otak memproduksi hormon bahagia, di antaranya oksitosin (kedekatan) dan dopamin (motivasi/reward).
Ketika putus, apalagi tanpa closure, otak kita mengirim sinyal darurat dan memproduksi hormon stres seperti kortisol.
Penurunan drastis hormon bahagia ini membuat otak “sakau”, mirip pecandu yang diputus paksa. Makanya, rasa sakitnya betul-betul terasa sampai ke fisik, kayak dada terasa sesak atau nyesek.
Teman-teman nakes boleh banget menambahkan atau mengoreksi.
Sekarang, yang perlu dipikirkan bukan bagaimana agar dia kembali, tapi bagaimana menurunkan stres dan kadar kortisol.
Tujuannya agar otak kita dapat kembali berpikir sehat dan tidak melakukan hal-hal yang lebih tolol.
Hal-hal berikut dapat membantu:
- Ke psikolog.
- Olahraga.
- Melakukan hobi yang menyenangkan.
- Mengurangi gula dan kafein.
- Ngobrol dengan teman.
- Menikmati keindahan alam atau sekadar berada di luar ruangan dan memandangi tanaman.
Prosesnya mungkin tidak sebentar dan cukup berdarah-darah, take your time.
Bersedih dan patah hatilah secukupnya, lalu kembali tegakkan kepala dan busungkan dada.
YOU ARE WORTH IT!
one day aku gamau jadi orang yang cuma sekedar jadi pasangan, tapi i want to be your partner in everything. tempat cerita, bussiness partner, career partner, partner dunia sampai akhirat. always support and hold you in any condition, when you move forward i stay behind you, giving you comfort, safety and a palace to call home. aku suka belajar dan mau diajak belajar.
Gigi keliatan lebih putih, mulut lebih fresh, dan ga perlu keluar duit mahal 😭 ngerti sekarang kenapa banyak yang repeat
awalnya kupikir habis scaling harus lanjut whitening mahal biar hasilnya maksimal… ternyata pakai serum Colgate ini aja udah bikin gigi keliatan lebih bright + mulut lebih fresh terus 🥹
yang paling aku suka dia praktis banget dipakai tiap habis sikat gigi
i'm touched by this beautiful quote:
"mulailah belajar menerima dengan lapang hati, apa pun yg terjadi. karna mau kita terima atau tolak, semua tetep berjalan. takdir tidak pernah bertanya bagaimana perasaan kita, apakah kita suka, tidak suka, atau bahagia. takdir juga tidak peduli proses kita, tapi di situlah letaknya kekuatan. ketika kita bisa menerima, kita jadi lebih kuat, lebih tenang, dan siap menghadapi apa pun yg datang."
Tau gak kenapa jangan kebiasaan over explain?
Karena pas lo mulai jelasin semuanya terlalu panjang cuma demi bikin orang lain ngerti, walaupun sebenernya lo ada di pihak yang bener, tanpa sadar lo lagi nunjukin kalau boundaries yang lo punya masih bisa dipermasalahin. Seiring waktu, orang jadi ngerasa mereka bebas nuntut penjelasan dari lo, seakan semua hal harus lo buktiin supaya dianggap masuk akal.
Padahal gak semua orang bakal paham meski udah dijelasin baik-baik. Ada juga yang dari awal emang pengen nyari salah atau sengaja milih buat salah paham. Kalau terus diturutin, yang ada malah energi dan pikiran lo sendiri yang habis.
Kadang memilih diam bukan berarti kalah atau gak punya jawaban. Justru itu tanda kalau lo udah cukup dewasa buat tahu mana yang layak dijelasin dan mana yang gak perlu dipaksain. Karena gak semua orang harus ngerti sudut pandang lo, dan gak semua penilaian wajib lo lurusin.
Biar waktu yang ngebuktiin semuanya. Orang yang tulus bakal ngerti dengan sendirinya, sementara yang cuma suka menghakimi tetap bakal nyari celah walau udah dikasih penjelasan panjang lebar.
"love should be fun"
aku kurang setuju dengan opini itu.
karena hubungan bukan tempat dua manusia sempurna yang saling membahagiakan terus-menerus.
hubungan adalah tempat belajar, bertumbuh, dan memilih satu sama lain bahkan di saat orang lain melihat kita gak punya alasan kenapa memilih untuk bertahan.
banyak orang bilang:
"cinta harusnya bikin bahagia."
"kalau gak bahagia, mungkin kita salah pasangan."
sebelum lebih jauh aku akan tanya satu hal, memangnya hidup selalu berjalan sesuai harapan?
karena nyatanya,
bahkan orang paling tulus pun kadang tetap gagal menjelaskan isi kepalanya.
dan yang paling menyakitkan,
ketika kita berusaha menjelaskan luka,
tetapi malah dianggap serangan.
banyak orang lupa kalau laki-laki juga manusia, laki-laki punya sisi vulnerable yang sering bahkan tidak diberikan kesempatan untuk hidup.
sejak kecil diajarkan:
jangan cengeng.
jangan terlalu perasa.
harus kuat.
harus bisa handle keadaan.
akhirnya banyak laki-laki tumbuh jadi manusia bingung yang sulit menjelaskan emosinya sendiri.
diam dibilang gak peduli.
menjelaskan dibilang membela diri.
jujur soal rasa takut dianggap lemah.
mencoba mempertahankan hubungan terlihat egois.
padahal laki-laki juga ingin dimengerti tanpa harus menjelaskan.
ingin didengar tanpa dihakimi dan disalahkan
ingin sekali ada seseorang yang berkata:
"aku ngerti kamu lagi cape.
gapapa kalau kamu belum bisa cerita sekarang.
aku di sini ya."
sayangnya, gak semua orang mau mencoba memahami sisi laki-laki yang gak pernah diajarkan cara meminta tolong.
hubungan yang dewasa itu bukan yang selalu tenang, tapi yang tetap memlih tinggal meski sama-sama sedang berantakan.
hubungan yang dewasa itu:
- tetap memilih saat tidak mudah.
- tetap bertahan saat tidak nyaman.
- tetap hadir saat keadaan tidak ideal.
karena kalau cinta hanya dipilih saat semuanya terasa menyenangkan dan sesuai harapan, sedikit rasa lelah dan bosan sudah terasa cukup untuk membuat seseorang pergi.
dan menurutku,
cinta yang tulus itu ketika seseorang tau bahwa dunianya sedang hancur, bahkan setelah melihat sisi diri kita yang paling sulit dicintai,
tapi ia memilih untuk bertahan dan bilang:
"aku percaya kamu bisa lewatin semuanya, kamu lebih kuat dari yang kamu bayangkan. kita hadapi sama-sama ya."
karena pada akhirnya,
setiap manusia cuma ingin satu hal:
punya tempat pulang
tanpa takut disalahpahami.
ucapkan ini ke diri sendiri
sebelum tidur :
aku memilih untuk merasa bahagia dan bersyukur atas semua yang aku punya.
aku layak mendapatkan hal-hal baik yang ditawarkan hidup, dan aku menerimanya dengan sepenuh hati.
aku dengan mudah menarik kesehatan, rezeki, kebahagiaan, dan cinta ke dalam hidupku.
hidupku penuh dengan keberkahan, dan aku sangat bersyukur untuk itu.
kalau pasanganmu tepat, kamu masih bisa tetap pakai baju favoritmu, pake makeup sesukamu, jalan bersama teman temanmu, nonton konser favoritmu, pergi ke tempat favoritmu, posting apapun yang kamu mau, dan punya waktu untuk diri sendiri, karena tujuan dia di hidupmu adalah menambah dan melengkapi kebahagiaan yang sudah ada dari awal