kalau orang udah gamau cerita, itu tandanya org di sekitarnya ga ada yg bisa dicurhatin. mayoritas org ga punya kapasitas utk berempati. curhat ke keluarga/teman, even ke sosmed, pasti jadi suffering olympics. “kamu masih mending”, “aku lebih parah”, “ngeluh mulu sih”.
setelah itu jadi sadar, kenapa mesti takut with the idea of “getting replaced”? aint that how this life works? sesederhana memahami ya mungkin sampai di situ aja perannya. dan itu ga papa. not everyone means to stay in our life forever.
some people stay, some teach us a lesson.
Ga. Selama emosinya ga pernah dialirkan keluar, sampai mati pun ga akan sembuh.
We're the one who needs to fight to heal.
Do not rely on time.
Time does nothing if we do nothing.
Pada akhirnya hidup bukan lagi tentang “if they want to, they would.”
Tapi lebih kepada “if God has written something for you, it will find its way to you.” at the right time, in the right way.
Karena apa yang memang Tuhan takdirkan untukmu tidak akan pernah benar-benar melewatimu. dan yang bukan untukmu, sekuat apa pun kamu mencoba menggenggamnya, it will never truly stay.
kehilangan laki” yg gak pernah ngajak kamu ketemu, gak pernah beliin bunga, selalu membuat kamu cemas, dan tidak memperlakukan kamu dengan baik itu sebenarnya bukan kehilangan
yang di khawatirkan perempuan tentang pernikahan itu bukan semata karna mahar, tapi mampukah laki-laki tersebut menegur tanpa membentak, memberitahu kesalahan tanpa menyudutkan, menasehati tanpa merendahkan, membimbing tanpa harus menuntut, membela perempuannya dalam keadaan apapun, menghargai dan mengapresiasi tanpa harus diminta.
Today’s affirmation:
Semoga Allah tanamkan dalam hati kita kedamaian dan ketenangan. Not easily angered by small things, not easily hurt by simple words, and not overthinking little issues. So we can live with more peace, more meaning, and true happiness 🤍