🇮🇷 The only Supreme Leader fighting two nuclear powers at the same time.
Not begging. Not bowing. Not backing down.
The US and Israel threw everything. Missiles. Bases. Assassins.
Iran is still standing. Still striking. Still refusing to kneel.
History will remember who had the numbers. And who had the nerve.
Selama ini wajah Aremania diwakili oleh generasi tua yang problematik, mereka yang lebih milih menjilat pantat klub alih-alih memperjuangkan hak-hak suporter. Kemunculan suporter generasi baru seakan jadi tamparan bagi Arema FC dan Aremania. #TerminalMojok https://t.co/gwLc2j053j
Hmm. "Oknum" ini tidak ada terjemahan pasnya dalam bahasa Inggris kalau dipikir-pikir. 🤔 Dari pilihan-pilihan yang diberikan kamus, "individual" paling mendekati—tapi "individual" gak mesti keruh begitu cita-rasanya.
Ratusan nyawa hilang, ungkapan duka terus dilayangkan. Apa yang terjadi dalam Tragedi Kanjuruhan lebih dari isu sepakbola. Investigasi harus berjalan, penyelesaian perlu diupayakan.
Mata Najwa akan hadir dan mengurai apa yang terjadi.
Usut tuntas!
| Mata Najwa
#UsutSampaiTuntas
Pintu keluar tertutup, kondisi kalut, mata perih, udara tidak bisa dihirup.
Salah satu upaya untuk keluar stadion yang dilakukan sampai dengan menjebol dinding stadion.
Disisi lain ini adalah POV dari pintu keluar tribun yang masih tertutup.
Bagi yang pernah merasakan gas air mata, pasti tau rasanya ini perih di mata, susah bernafas.
Apalagi diruangan sempit dengan kerumunan orang dan tertutup seperti ini.
ini POV dari tribun yang dipenuhi ribuan jiwa dengan gas air mata.
sudah banyak yang melambaikan tangan karena tidak bisa melihat, tidak bisa bernafas, mata perih.
bukan 1-2 tapi belasan selongsong GAM (Gas Air Mata).
#USUT_TUNTAS_PENEMBAK_GAM#GAS_AIR_MATA
Akhirnya inilah yang paling fatal, tidak hanya 1-2 selongsong GAM (Gas Air Mata) yang ditembakkan ke arah tribun yang notabenenya suporter berkumpul dan sudah mundur tapi belasan selongsong Gas Air Mata!
Logikanya ketika sudah lapangan sudah mulai steril ya sudah biarkan keluar.