@bgs1099@tvindonesiawkwk Kalau inget, di punchline dia di film "Agak Laen 2" di part "ada risol-risolnya gak" ketika dimasukkan dalam momen haru antara Bene dan Botika... Itu sih lawakan Kasino banget. Kurangnya sih di logatnya masih terlalu batak sih.
🦅🏆 SI ELANG HITAM - FPL SIELTAM LEAGUE: WORLD CUP FANTASY
Proudly presents, in collaboration with @toshibatv_id — Official TV Sponsor of FIFA World Cup 2026 & @panditwannabe.
Syarat & ketentuan:
- Follow 4 akun utama pada poster.
- RT & Like post ini.
- Reply "Nama Team" Anda di post ini.
- Deadline Round 2 - Tanggal 18 Juni 2026.
- Perhatikan poster dan rangkaian post x dengan seksama.
GRATIS — Semua WNI bisa join! 🆓
#FIFAWorldCup #FeelEveryGoal (1/8)
Seskab Teddy Indra Wijaya .
Letkol Kopassus, mantan ajudan Prabowo, nol pengalaman diplomasi ,
merespons Dino Patti Djalal dengan sindiran: "diplomat hebat, walau cuma 3 bulan jadi Wamenlu."
Oke, Pak Letkol. Kita bedah satu-satu.
Soal biaya: Lo bilang kelebihan biaya ditanggung "pribadi Presiden." Tapi pesawat kepresidenan, pengamanan TNI-Polri, hotel protokol, tim advance, logistik 50-60 orang , itu semua tetap APBN.
Yang "pribadi" cuma excess-nya.
Dan Prabowo sendiri yang tanda tangan Inpres No. 1/2025 yang perintahkan seluruh K/L pangkas perjalanan dinas 50%.
Guru nyuruh murid hemat, gurunya keliling dunia.
Soal rombongan: Lo bangga rombongan turun dari 120 jadi 50-60 orang.
Dino tidak pernah bicara soal ukuran rombongan. Dia bicara soal frekuensi , 1 dari 6 hari Presiden ada di luar negeri.
Lo jawab pertanyaan yang tidak ditanyakan.
Soal investasi Rp 2.430 triliun: Ini total realisasi investasi PMDN + PMA tahunan , tren jangka panjang yang sudah berjalan sebelum Prabowo menjabat, dipengaruhi hilirisasi, regulasi, dan iklim global.
Lo tidak bisa buktikan berapa dari angka itu kausal dari kunker.
Berdiri di bawah hujan lalu ngaku bisa mendatangkan air.
Soal sindiran "3 bulan":
Dino punya PhD dari London School of Economics, 26 tahun karier diplomatik, 3 tahun Dubes untuk Amerika Serikat.
Yang nyindir dia adalah seorang Letkol yang jabatan Seskab-nya lahir dari loyalitas, bukan keahlian tata negara.
Di negara yang sehat, Seskab dijabat teknokrat.
Di sini, dijabat ajudan yang merangkak naik karena setia , lalu nyindir diplomat doktoral soal pengalaman.
"Speak truth to power," kata Dino.
Yang menjawab justru orang yang hidupnya melayani power.
Gue yakin semua bahasa di muka bumi cocok buat ngerap,
Kalo alasan teknis kayak jumlah suku kata, flow, bahasa bukan kendala.
Suka atau ngga suka itu preferensi tapi kalo Bahasa Indonesia bikin lagu rap jadi "Cringe",
Itu pola pikir yang harus diubah.
Gue baru aja selesai nonton podcast Bruno Fernandes bareng The Diary of a CEO yg di-upload siang tadi.
Kesimpulannya? Bruno gak layak dijadiin pemain bola panutan.
Gak layak kalo cuma diliat dari sisi itu aja. Ini orang beneran role model as human being in general. Ultra-positive person & such outstanding athlete. Curanggg.
Entah lah, gue ga pernah sebegininya sm pemain Manchester United. Not even Rooney, RvP, Cristiano. Gak ada yg kharisma & aura leader dia bener-bener nyengat banget. Out of the roof.
Satu jam setengah dengerin dia cerita soal masa kecilnya, karier dia as pemain bola sejauh ini, keluarga, dan spell di United.
Ternyata yg bikin Bruno bisa jadi gelandang terbaik di dunia & super kreatif kayak skrg turut ngelibatin standar tinggi yg diterapin bapaknya dulu.
Bisa aja dia bikin hattrick di akademi, tapi pas pulang blm tentu pulangnya dipuji, justru dapet kritik soal room of improvement yg bisa dibenerin lagi.
Tau apa? Itu juga yg dia lakukan as captain di United. Semua pemain, entah lebih senior atau lebih jago, bakalan dia tuntut buat upgrade terus.
Bahkan dia bilang: “Gue ngomong ke temen-temen setim. Hari di mana gue berhenti ngomong sama lo, di mana gue berhenti neriakin lo, itu artinya gue udah ga percaya sama lo lagi. Di mata gue, lo udah ga bisa improve lagi.” Subject 49 & Jancho mungkin paham.
Podcast yg layak buat didengerin United fans. Selain bikin lo makin bersyukur punya pemain kayak Bruno, di gue bikin makin semangat nabung biar bisa nonton dia live di Old Trafford. Please banget 😭
Kalo lagu “The Man I Need” punya Olivia Dean itu ada wujudnya, ya itu lah Bruno.
Nonton!
@Deeptrench88 @kexupan@seminathic@asakura_na91122@keboyoranbaru - Lo nuduh Ngelantur omongannya kosong
- Orang2 nanya 'alasannya apa' dan 'di bagian mana yang kosong'
- Lo ngaku, belum nonton soal dia
- Lo diketawain orang2, diingetin 'tonton dulu'
- Lo malah playing victim, malah nyalahin orang2 'masa gak ngerti penilaian sederhana'
Dangkal
Warga sipil biasa, tak bersenjata, nerobos hotel mewah memprotes pembahasan diam-diam UU TNI.
Warga sipil biasa, tak bersenjata, jadi saksi judicial review UU TNI di MK.
Warga sipil biasa, tak bersenjata, mengungkap pelaku kerusuhan Agustus 2025.
Kita menyebutnya: NYALI
Bayangin ya, polisi sangking bobroknya itu institusi
Sekalinya melakukan sesuatu sesuai prosedur normal jadi sesuatu yang luar biasa dan patut disyukuri
Malu dong @DivHumas_Polri
Dibahas di materi stand-up komedi:
“ANTEK-ANTEK ASING!”
Ditawari bantuan luar negri untuk bencana:
“ANTEK-ANTEK ASING!”
Diajak ngumpul kongko gabung sama Trump dan Netanyahu:
💕✨ANTENG-ANTENG ASIK!✨💕
I’m disgusted and livid but yeah I’m still so good at wordplays!
Aceh belum pulih ya guys
Mimin akan terus berisik jangan marah ya
Sebab banyak influencer daerah sudah kena tekanan, Mimin juga udah di tekan tapi tetap nekat, sampai akun tumbang 😭💔
Maaf Mimin ya 🙏🙏🙏
19 Tahun Aksi Kamisan Without Trending Audio
19 tahun lalu, Bu Sumarsih mulai berdiri di depan Istana Merdeka, menuntut anaknya, Wawan dikembalikan ke pelukannya.
Kini, 19 tahun berlalu, Wawan belum juga pulang.
Perayaan 19 tahun yang tidak seharusnya dirayakan.
Diramaikan oleh orasi Usman Hamid, Iqbal Damanik (Greenpeace), Kalis Mardiasih, Baskara Putra (Hindia, .feast), Sukatani, dan ratusan sobat seperjuangan lainnya.
#kamisan #baskara #bebaskankawankami #anniversary #aksi
Yang klinis dibantah, yang klenik disembah. Yang pakar diragukan, yang sensasional dipertontonkan. Orang pintar dibilang bodoh, orang bodoh merasa pintar. Ternyata, sebaik-baiknya makan bergizi gratis, negeri ini lebih membutuhkan pendidikan gratis