Eh eh coba deh guys. Sekali setahun, atau seenggaknya sekali seumur hidup deh, kalian KUDU baca/baca ulang kisah Nabi Nuh Alaihissalam. Soalnya seru banget dan banyak pelajaran yg bisa diambil.
Atau sini aja deh, aku ceritain!
[Sebuah Utas]
๐๐๐๐ฆ๐๐ก๐ฌ๐ | kalau terdeteksi ada titik - titik api chaos, dan situasi di Jakarta berpotensi tak terkendali, Pinokio Solo "kabur" ke Jogja, menemui Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Tentunya dengan 1001 alasan, silaturahim lah, inilah itulah, mak ini mak itu, yahana yahanu, ๐น๐ฎ๐น๐ ๐ณ๐ผ๐๐ผยฒ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐๐ฎ๐บ๐ฎ ๐ฐ๐๐ฐ๐ยฒ๐ป๐๐ฎ, utk diposting di media sosial.
.
.
Begitu saja terus polanya, sampai semua orang percaya, bahwa celana dalam Kaesang tertinggal di Antartika, bukan di Singapura.
.
.
#kawalkeputusanMK
Jadi rapatnya udah selesai?
Yang saya tangkap kesimpulannya 2:
1) Yang ditetapkan putusannya Mahkamah Agung. Jadi Kaesang tetap bisa jadi calon kepala daerah.
2) Partai politik yang mempunyai kursi di DPRD tetap harus punya threshold 20%. Jadi partai kaya PDI-P gak bisa nyalonin sendiri.
Mohon konfirmasi buat siapa pun yang ngerti.
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
Dari pengalaman jadi petugas TPS kemaren, jadi tau yang bikin lama adalah proses penghitungan suara yang tidak dibikin skema yang efektif. Setelah berkali-kali menghitung (termasuk penghitungan ulang), akhirnya team kami menemukan sebuah metode cepat dan tepat, dengan screening yang berlapis. Membutuhkan 5-6 orang aktif. Hanya 30-45 menit untuk 1 kotak suara.
Sampe apartemen, seperti biasa gue nongkrong dulu di bawah, ngerokok, sambil minum Adem Sari Herbal Lemon.
Gue perhatiin, ada mas mas yang hampir tiap malam gue di sini, selalu ada juga, melakukan hal yang sama. Hari ini iseng ngajak ngobrol...
Kesabaran Dale Philip mengatasi tipu muslihat warga lokal gila banget sih.
Mana kebanyakan dia dateng ke tempat asing gak pake riset, gak ngerti bahasanya pula, tapi dia bisa tau kalo mau ditipu.
Luar biasa.
Logo pemerintah daerah dan logo branding sebuah daerah memang dua hal berbeda.
Sblm pak Anies menjabat, sebagian kita mengenal branding Jakarta yaitu Enjoy Jakarta.
Maknanya barangkali sesederhana โBersenang-senanglah di kota Jakartaโ
Sayangnya, branding ini punya kelemahanโฆ