Manifesting:
I love my life, seriously. Becoming myself is the best thing that has ever happened to me. I'm young, healthy, gorgeous. Everyone loves me. The best of all, i'm finally me! <3
jarang yang sadar kalau kita jadi punya memori jangka pendek karna trauma dan depresi.
kadang orang ngira kita emang pelupa, padahal pas kita di survival mode, otak ga berfungsi normal dan itu salah satu defense mechanism biar kita ga jadi gila.
Itu yang disebut cinta yang sudah naik tingkat dari mawaddah menjadi rahmah.
Kalau mawaddah itu cinta yang menggebu, yang terlihat, yang memberi hadiah besar. Tapi rahmah itu cinta yang menetap, yang tenang, yang tinggal di detail.
Para ulama hati bilang, tanda cinta yang paling jujur bukan pada apa yang dia lakukan untuk kamu, tapi pada apa yang dia tahan karena kamu.
Di situ ada maqam yang namanya ihsan. Ihsan itu beribadah seolah-olah melihat Allah. Kalau dibawa ke hubungan manusia, ihsan itu mencintai seolah-olah kamu selalu melihat dia. Jadi dia ingat.
Dia ingat makanan apa yang bikin kamu nggak nyaman, padahal kamu cuma pernah bilang sekali.
Dia menyisakan bagian terakhir bukan karena kenyang, tapi karena di kepalanya sudah ada wajah kamu.
Dia sadar diam kamu hari ini lebih panjang dari biasanya.
Itu bukan kebetulan. Dalam tasawuf itu disebut muraqabah - kesadaran untuk terus menghadirkan seseorang dalam pikiran. Kata Ibnul Qayyim, "Cinta itu adalah hatimu yang tidak bisa bepergian tanpa membawa serta orang yang kamu cintai."
Rasulullah itu contoh paling sempurnanya. Beliau tahu persis kapan Aisyah sedang senang dan kapan sedang kesal hanya dari cara Aisyah memanggil namanya. Beliau ingat cara minum di bekas bibir istrinya. Tidak ada yang besar, semuanya kecil. Tapi semua yang kecil itu adalah bukti dari "Aku mengingatmu bahkan saat kamu tidak ada di depan mataku."
Karena itu di Qur'an, ayat tentang pernikahan tidak ditutup dengan kata cinta yang membara. Ditutup dengan:
...litaskunu ilaiha wa ja'ala bainakum mawaddatan wa rahmah. [Ar-Rum:21]
Supaya kamu merasa tenang bersamanya. Ketenangan itu tidak lahir dari hadiah mahal. Ketenangan itu lahir karena kamu tahu, dalam setiap keputusan kecilnya, namamu ikut dipertimbangkan.
Dicintai yang besar itu membanggakan. Tapi dicintai yang sering diingat dalam hal-hal kecil, itu yang membuat kita merasa pulang.
awalnya aku ga paham, tapi setelah baca2 komenan baru paham ternyata apa yang kita anggap normal, belum tentu normal untuk orang lain. auto bersyukur banget aku 😭😭
arrgh sedih bgt baca komenannya 🥹
Sebenernya gue bukan tipe cewe yang suka ngatur pasangan. Mau follow cewe lain, reply cewe lain, like cewe lain, muji muji cewe lain or whatever, itu hak dia. Tapi gue juga punya hak untuk menilai, is this the kind of man i want to be with?
Karna buat gue, cowo yg ngerti arti respect dalam relationship ga perlu dikasih banyak larangan buat tau batasan. Gue ga mau sibuk ngatur seseorang buat memperlakukan gue dgn benar. I'd rather be with someone who know how to respect me without being told
bilangnya gapapa gapapa, tapi tubuh gabisa bohong, langsung kambuh semua penyakit2 itu. per hari ini baru berhenti pendarahannya dan aku tetap ga pergi ke igd🙂
caraku menyelamatkan diriku adalah dengan menerima bahwa aku jg bisa salah, bisa jahat, bisa nyebelin. I accept that I can be villain too in someone else's story. Abis itu lebih tenang, bodoamat, dan fokus.
bilangnya gapapa gapapa, tapi tubuh gabisa bohong, langsung kambuh semua penyakit2 itu. per hari ini baru berhenti pendarahannya dan aku tetap ga pergi ke igd🙂
when lu sadar lu punya potensi yang gede banget, tapi udah ga punya ambisi lagi karena energi lu udah abis cuma buat bertahan di survival mode instead of growing 😔😔