best song kalo mau mamerin musikalitas seorang PARK CHANYEOL 🔥❤️
di bagian acapella ‘tempo’, chanyeol nggak boleh salah ketukan. meleset dikittttt aja, lagunya bakal langsung berantakan
#LeeDongwook
Juli 2023: Bahkan jika aku menikah, aku akan melakukan semuanya sendiri, jika ada orang lain yang melakukannya aku tidak nyaman 😅
Februari 2026: Ini alasan aku gamau nikah, karena repot dan ribet 😅
Juli 2026: Kadang kalo lagi ada interview atau berbicara ini itu aku berfikir bahwa orang hidup nilai nilainya bisa berubah, dan sesungguhnya seseorang bisa mempengaruhi kita dan akhirnya cara berpikir kita berubah atau pengalaman mengajarkan kalo kamu bisa salah. Aku khawatir hal-hal yang aku katakan beberapa tahun lalu mungkin terdengar sangat berbeda dari apa yang aku katakan sekarang ☺️
Ekhemmmmm 👉🏻👈🏻
Pas mau jalan lagi.. Kyungsoo ngilang..
Kwangsoo: Kyungsoo kemana?
Yeeun: ga tau
Kwangsoo: DOH KYUNGSOO! DOH KYUNGSOOOOOOO!!!
Kyungsoo: Iyaa Hyung~
Kyungsoo kena amuk gara2 abis dr toilet 😭😭🤣🤣🤣
Bisakah kita menyelamatkan pernikahan, dari sebelum kita menikah?
MasyaAllah ini deep banget sih menurutku pembahasannya 🥹✨
Dijelaskan oleh Ibu Anna Surti Ariani, kita harus bertanya ke dalam diri sendiri dulu:
• Apakah diri kita sudah cukup matang dan skillful untuk menjalani pernikahan?
• Sudahkah kita selesai dengan semua isu pribadi yang berpotensi mengganggu kehidupan rumah tangga kelak?
• Sudah siapkah kita berkorban, tidak hanya mengutamakan kebutuhan diri sendiri, tapi juga mampu mengutamakan kebutuhan pasangan?
Semua pertanyaan ini harus kita jawab dulu di dalam hati kita sendiri, sebelum kita tanyakan kepada pasangan.
Jadi, mencari kebahagiaan dalam pernikahan itu sebenarnya dimulai dengan mencari kebahagiaan dalam diri kita terlebih dahulu 🥹💖
Soobin keeping his distance the entire reunion giving Yoojun space and then only went to him when Yoojun called for him🥹🥹🥹. I love my patient man🥹🥹🥹🥹🥹🥹
adulting itu rumusnya cuma “never asking why”
Dihapus pertemanan? Ok.
Diunfollow? Ok.
Ngga dikabarin? Ok.
Ngga diajak? Ok.
Bersikap seperti biasanya dan melanjutkan hidup. Temanmu juga tidak sepenting itu.
Hati selamat dan hidup tenang.
2 tahun lalu, kami udah konsultasi ke pengacara buat cerai. Kemarin, suami gue nangis pas gue peluk di ulang tahun pernikahan ke-8. Bukan karena selingkuh. Bukan karena KDRT. Tapi satu hal sepele yang kami biarkan numpuk bertahun-tahun.
Semua berawal dari rasa capek yang gue simpen sendiri. Kerja full time, sama kayak suami. Tapi begitu pulang, gue lanjut "shift kedua." Masak, beresin rumah, urus anak. Suami pulang, rebahan, main HP. Gue capek fisik dan mental. Tapi keliatannya cuma gue yang capek.
Yang bikin gue makin frustrasi bukan bebannya. Tapi suami gue gak ngerasa itu masalah. "Kan lo emang lebih jago masak." "Kan anak-anak lebih nyaman sama lo." Kalimat itu kedengaran kayak pujian. Tapi sebenarnya cara halus buat lepas tanggung jawab.
Gue gak langsung ngamuk atau minta cerai. Gue diem, dan diemnya itu yang paling berbahaya. Gue mulai jarang cerita hal kecil ke dia. Dia gak sadar, karena buat dia semuanya kelihatan baik-baik aja. Padahal gue udah capek duluan sebelum ngerjain apapun tiap hari.
Titik paling bawah itu waktu gue diem-diem konsultasi ke pengacara. Bukan karena udah yakin mau cerai. Tapi karena gue udah gak tau harus ngapain lagi selain pergi. Untungnya, sebelum gue lanjut, gue cerita dulu ke psikolog keluarga.
Psikolog kasih nama buat yang gue alami: mental load. Bukan cuma soal siapa yang nyapu atau masak. Tapi soal siapa yang harus selalu mikirin dan ngatur semuanya. Vaksin anak. Stok sabun habis. PR anak udah dicek belum. Semua numpuk di kepala satu orang, tanpa pernah dianggap "kerja."
Psikolog jelasin kenapa suami gue gak sadar. Kerja fisik kelihatan. Cuci baju, masak, itu semua visible. Tapi kerja mental, mikirin dan ngatur semuanya, itu invisible. Suami gak ngerasa "kerja" karena gak megang sapu. Padahal gue udah capek duluan sebelum mulai ngerjain apapun.
cc : anitarisoraya
dongwook: you're paying with cash?
gongyoo: yes
goeun: he has 400.000 won in cash right now
dongwook: why so many? give us pocket money then! give us 100k each!
gongyoo: here, take one for each of you.
gongyoo: buy everything y'all want to if there's still any!