ga semua hal buruk di relationship harus diceritain ke temen atau org terdeket apalagi kalo MASIH MAU BARENG soalnya lo bisa terima dan maafin pasangan lo, tp org terdekat belum tentu bisa terima lo disakitin (ga berlaku buat case abuse atau kelakuan binatang)
lu pernah kehabisan energi gak sih? kek yg biasanya lu ceria, lu sering cerita, lu seneng interaksi sama orang, tbtb lu lebih seneng diem, tidur, istirahat dan bahkan untuk sekedar chat aja lu ngerasa males bgt buat bales, pengennya diem aja gitu, bingung apa yg terjadi
it's so attractive when people apologize for responding late, or when they keep you in the loop so you don’t start overthinking. the skill of communication is attractive. basic consideration. these days it stands out, because so many people just disappear and leave you guessing.
Sebenernya part paling menyedihkan dari dijahatin orang di virtual adalah pelaku and their enablers can just apologize and continue their life while the victim traumatized forever (( just saying ))
menurut gw titik tertinggi bucin itu ketika lo bisa compromising things. ketika dua orang tetap milih untuk saling ngerti, bahkan di hal-hal kecil, dan agree untuk adjusting biar bisa ketemu di tengah. thats love + maturity, and honestly i'm a sucker for that!!!