Dengerin deh wawawancara Bu Nana Yuliana, mantan dubes utk Kuba, sama Helmi Yahya.
Di Kuba S1-S3 gratis, anggota parlemen gak digaji, layanan kesehatan (universal healthcare)nya gratis, bahkan mandiri vaksin C19. Negara yg diembargo puluhan tahun dan ditekan sana-sini, bayangin.
Kenapa Arab Saudi ngomentarin MBG? Yahh gak masuk di logika kultur arab cuk😄
Sekarang Arab Saudi di bawah Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) lagi gila-gilanya mendewakan konsep Efisiensi, Privatisasi, dan Kapitalisme Modern lewat proyek Vision 2030.
MBS itu paling benci sama model pemerintahan yang bikin boncos anggaran cuma buat program-program populis yang nggak sustainable.
Lalu ini gobloknya sih wkwk
Di kultur masyarakat Timur Tengah (dan dunia Islam pada umumnya), ada prinsip sakral bernama Hifz an-Nafs.
Ketika media Arab menyandingkan data "6.000+ anak keracunan" dengan pembelaan seorang pemimpin yang menggunakan "angka desimal nol koma sekian persen", di kuping audiens Timur Tengah itu bunyinya langsung kayak:
"BJIRR MASYARAKAT TEWAS UDAH KAYAK STATISTIK COK."
Al-Arabiya nggak perlu repot-repot nulis opini "PRESIDEN GOUBLOK". Mereka cukup mengutip mentah-mentah ucapan resminya, lalu biarkan standar moral masyarakat Timur Tengah yang mengadili citra pemimpin tersebut 😝😝
Anggota DPR baru aja bongkar anggaran pelatihan Kopdes
Rp 30juta — pelatihan militer
Rp 15juta — belajar koperasi
1 orang = Rp 45 juta/45 hari
Total 35.476 peserta
Total anggaran = 1.6 TRILIUN
Efisiensi anggaran NDASMU🤮
Btw, cacingan masih banyak di Indonesia.. menurut Kemenkes RI, meski ada kemajuan, masih ada 26 kab/kota dengan prevalensi cacingan >10% (data survei 2017-2021).
Ascaris lumbricoides salah satu yang paling sering, makanya pencegahan penting banget:
✅ Minum obat cacing rutin tiap 6 bulan
✅ Cuci tangan sebelum makan
✅ Pakai alas kaki
✅ Jangan minum air mentah & cuci sayur bersih
Source
Kemenkes RI → https://t.co/fnPWMc8vD2
#Ascariasis
jadi ingat, pernah baca laporan kasus tentang ascariasis juga. Jadi, ada anak laki-laki 3 tahun di Jember, yang perutnya membesar, susah buat BAB, dan anak tsb muntah cacing dari mulut.
setelah diperiksa, ternyata ususnya penuh ascarris lumbricoides sampai obstruksi dan harus operasi buat ngeluarkan cacingnya..
penyebabnya: anak ini sering bermain tanpa pakai alas kaki (di dekat TPA), jarang cuci tangan bersih sebelum makan, dan minum air yang tidak direbus.
Source: Full open access case report:
https://t.co/t7P9D2gxnc
Bahlil ngamuk ditanyain kapan harga pertamax turun
“minyak dunia naik 2/ 3 bulan kemarin harga BBM tidak kita naikan, sekarang Pertamax naik baru 2/ 3 minggu udah di tanya kapan turun”
We are finished, Bahlil lupa gajinya berasal dari mana, gaya sok sok an lagi🤮🤮
Al Arabiya itu ga hanya sekedar media saudi.
Dia itu media besar. BESAR BANGET di Timur Tengah. Ditonton seluruh penduduk negara timur tengah.
Tiap minggu, dia ditonton 36 juta orang/televisi.
Dan yang lebih menarik lagi..
Al Arabiya itu dimiliki MBC. MBC itu mayoritas sahamnya dimiliki oleh PIF, yang merupakan lembaga investasi pemerintah Saudi.
Artinya apa? Al Arabiya itu dekat sama Kerajaan Saudi.
Konten Al Arabiya cenderung ga bisa lepas dari kepentingan politik kerajaan Saudi.
Kalau Al Arabiya beritain keracunan MBG secara negatif..apalagi sampai berkali-kali.
Which means, kebijakan MBGnya Indo bisa jadi citranya tidak baik-baik saja di Saudi dan Timteng.
Cuman kan ga mungkin mereka ngomong langsung..
Dari media Saudi, kita bisa tangkaplah sinyal itu..
===
Yang jelas
Problem MBG ini ga hanya sekedar membebani anggaran atau keracunan.
Kalau tidak hati-hati bisa merusak citra Indonesia di mata dunia Islam dan Timur Tengah.
GILAAA ternyata biaya pelatihan manajer kopdes ini perorang: 45juta rupiah!!
30juta latihan militer.
15 juta untuk substansi koperasi.
Untuk 30,000 orang jadi 1.35 T!
Dana segini bisa menggratiskan UKT berapa puluh ribu mahasiswa se Indonesia.😢😢😢
Waktu Musrenbangnas, 28 April kemarin.
Di Paparan mengenai Sekolah Garuda Transformasi,
URGENSI : "Skor PISA Indonesia di bawah rerata OECD, menandakan mutu pembelajaran belum merata"
IRONI nya adalah : SEKOLAH UNGGULAN ITU BUKAN SOLUSI PEMERATAAN PENDIDIKAN!
Sekian 😌
prabs menyindir banyak perusahaan BUMN rugi tapi harus tetap bayar gaji komisaris
"ini uang rakyat semua. kita sekarang mau rasional, efisien"
meanwhile mantan timsesnya pada diangkat jadi komisaris. rasional?
niat banget ternyata aparat kita kalo soal beginian dahh
buat yang belum tahu konteksnya apa BEM UI kemaren ada aksi tolak MBG di CFD Sudirman pagi pagi dan ternyata
udah disusupi banyak aparat
dan ada yang ketahuan laporan ke atasannya
Level kegoblokan presiden: milih pejabat negara setingkat menteri cuman berdasarkan loyalitas, giliran sadar kalo pembantu²nya yang loyal itu lack of intelligence dan gak becus nyari solusi buat pelbagai masalah bangsa malah begging ke akademisi buat bantu.
Are u dumb @prabowo?
Pernah baca argumen bahwa “korupsi adalah pelumas ekonomi” (grease the wheels). Gagasan ini berangkat dari asumsi bahwa ketika birokrasi lambat dan regulasi berbelit, suap mempercepat proses sehingga investasi dan bisnis tetap berjalan.
Namun, puluhan tahun penelitian empiris justru menunjukkan sebaliknya. Dalam jangka pendek, suap mungkin mempercepat satu transaksi. Namun dalam jangka panjang, korupsi membuat seluruh mesin ekonomi bekerja lebih lambat, lebih mahal, dan lebih rapuh.
Dan ini yg mungkin terjadi saat ini di Indonesia?
Sebenarnya ada kok yg buat industri, yaitu paper mill di Siantar, Makassar, Martapura, dan Banyuwangi; textile mill di Jakarta, Denpasar, dan Lawang; pabrik baterai di Jawa Barat; dan pabrik plywood di Sulawesi Selatan, tapi semuanya gagal karena berbagai alasan. (Cont.)
Apakah kalian rela potensi uang sebanyak Rp1,2 triliun ini dipakai militer untuk melatih manajer Kopdes Merah Putih?
Saya tidak menyalahkan calon karyawan Kopdes, karena bagaimana pun mereka "terpaksa" melakukannya. Di tengah ekonomi seperti ini, nyari kerja saja sulit, tapi ketika dapat pun harus dilatih seperti ini, mana mungkin ditolak?
Pelatihan-pelatihan ala militer yang ditempuh pengais rezeki ini sudah banyak beredar di media sosial (nyaris tidak waras), dan bahkan sudah menelan lima korban.
Saya sebut "nyaris tidak masuk di akal waras manusia" karena tidak ada pelatihan seperti ini untuk mengelola koperasi mana pun di muka bumi.
Bahkan orang awam pun bisa menilainya tanpa perlu ndakik-ndakik kuliah ekonomi dan akuntansi.
Saya pernah bekerja di KADIN (Kamar Dagang dan Industri), dan pikiran utama saya ketika mau melatih calon pengawas koperasi adalah audit keuangan, mengawasi cashflow, mendeteksi penyimpangan, dan memastikan transparansi laporan.
Saya pun punya ipar yang bekerja di Indomarco (semacam perusahaan di balik jaringan minimarket Indomaret). Melihat latihan seperti ini, kami langsung geleng-geleng.
Indomaret melatih ribuan orang setiap tahunnya dengan biaya per orang yang jauh lebih rendah, tanpa korban jiwa, tanpa kontroversi, dan bahkan tanpa menggunakan anggaran negara.
Kalau perusahaan swasta yang bertahan, untung, dan punya ribuan jaringan ritel ini saja tidak melakukannya, kenapa Kopdes harus pakai cara yang lebih berat, lebih mahal, dan lebih berisiko?
Pakai uang sebanyak ini dari APBN, pula.
Sallimna, ya Rabb.
Eh serius @BPJSKesehatanRI ga bisa tanggung biaya medis mbak YTR yang jadi korban penganiayaan, penculikan, & perkosaan si Taufik psikopat Hidayat?? 🤯
Kurangi gaji para petinggi kalian yang totalnya Rp 553++ juta per bulan itu dong! Lebih baik duitnya untuk para korban kekerasan & rakyat miskin lainnya.
Astagaaa ekonomi lagi susah gini kok bisa2nya menggaji orang kaya ratusan juta per bulan, bener2 ga ada empati & sense of crisis ya 🤬
KACANG LORENG INI ADALAH VETERAN KUNO YANG MENOLAK TUNDUK PADA MESIN PABRIK! 🚨
Kenalan sama kacang lurik atau kacang batik ini yukk
Aku kaish tau funfactnya yaa
Tau nggak??Banyak yang mengira kacang loreng ini adalah hasil rekayasa genetik lab modern biar kelihatan estetik. tapi saya katakan ini Salah Besar ya Kawan!
Kacang ini justru adalah ras murni peninggalan agrikultur masa lalu.😳
Lalu kenapa langka di pasaran? Karena industri raksasa selai kacang dan snack komersial membencinya. Pabrik modern menuntut keseragaman warna mutlak (harus cokelat/merah polos). Karena pigmen antosianin lorengnya ini dianggap "merusak standar visual" mesin saat digiling, dia disingkirkan dari rantai produksi masal. Dia bertahan hidup murni karena diselamatkan oleh segelintir petani yang menolak menyerah pada penyeragaman industri.
Tau nggak? Secara taksonomi, dia ini punya krisis identitas😅
yapss.. Dia sejatinya BUKAN kacang, Tapi keluarga polong-polongan (satu klan dengan edamame dan buncis).
Nntn coc dg kondisi sekarang jdi keinget champions s2 yaitu Riza, dia anak yg sederhana awardee KIP-K, bahkan (dia merasa) sbg penerima kip k dia kembalikan mnfaat ke masyarakat dg nutor utbk gratis ke adik2 yg mau bljr utbk. Liatkan gimana efeknya klo pendidikan grtis yg dikasih
"Ya wajar saya kasih posisi komisaris, dia udah banyak bantu saya waktu pemilu ...."
YA KALAU PINGIN BALES BUDI BAYAR PAKE DUIT SENDIRI DONG. YANG UTANG BUDI KAN ELU NGAPA MALAH BUMN, RAKYAT SAMA NEGARA YANG HARUS BAYARIN
Emang mental maling sialan