Momen saat Genzo Wakabayashi tersingkir sebagai kiper utama Hamburg SV dan berselisih dengan sang pelatih, karena tidak mengikuti instruksi pelatih saat kalah melawan Bayern Munchen. 🇩🇪🇯🇵❌️
Wakabayashi memilih untuk membantu tim menyerang dengan keluar dari gawang yang dikawalnya, setelah timnya bermain dengan 10 pemain karena Herman Kaltz mendapatkan kartu merah, Genzo mengabaikan instruksi pelatih yang menyuruhnya untuk tetap bertahan di gawang.
Kurang dari tiga tahun lalu, Eliana bekerja sbg buruh cuci utk tetangganya di Desa Deresan, Susukan, Kabupaten Semarang. Kadang cuciannya diantarkan. Kadang dia ke rumah tetangganya. Bayaran seikhlasnya. Dibayar Rp 25 ribu juga tak apa.
Selain itu, Eliana hidup dgn mengajar membuat batik tulis di Ponpes Bina Insani, Susukan, Semarang.
Lalu pelatih NPCI Salatiga datang memberikan tawaran yg aneh baginya: menjadi atlet angkat berat. Eliana sempat ragu tapi lalu menerima. Ternyata prestasinya sangat lumayan dgn dua emas Peparprov Jateng 2023 dan Peparnas 2024.
Karena bisa berprestasi, Eliana mantab meninggalkan kerja jadi buruh cuci.
Tiba2 saja, pekan ini Eliana terbang ke Thailand, mencatat debut, mengalahkan juara bertahan dari Filipina, dan meraih emas kelas 41 kilogram ASEAN Para Games Thailand 2025.
Eliana terkejut, tak menyangka. Pelatihnya terkejut, tak menyangka. Hidup memang bisa semisterius itu..
📸: NPC Indonesia
mempertahankan diri, jiwa raga, harta benda, kehormatan dan hak azasi dilindungi dalam hukum pidana…
diatur dalam Pasal 49 UU No.1 Thn 2023 ttg KUHP, disebut Pembelaan Terpaksa atau Noodweer…
namun harus bersifat seketika pada saat ancaman datang, bukan berlanjut sehingga tadinya merupakan korban malah mengarah jd tersangka…
contoh;
ketika ada yg masuk/bobol rumah bs kita dorong/pukul utk keluar tapi jangan dikejar hingga ke jalan digebukin tapi segera hubungi aparat polisi/desa dan masy utk diamankan…
Syarat Pembelaan Terpaksa yang Sah Agar dapat dibenarkan oleh Pasal 49 KUHP;
1. Serangan Mendadak dan Melawan Hukum: Serangan atau ancaman harus terjadi seketika dan bersifat melawan hukum.
2. Ditujukan pada Kepentingan yang Dilindungi: Menargetkan tubuh, kehormatan kesusilaan, atau harta benda (sendiri atau orang lain).
3. Tujuan Menghentikan Serangan: Pembelaan harus bertujuan menghentikan serangan, bukan untuk balas dendam.
4. Asas Subsidiaritas (Tidak Ada Jalan Lain): Pembelaan harus menjadi upaya terakhir, tidak ada cara lain yang lebih ringan untuk menghindari serangan.
5. Asas Proporsionalitas (Seimbang): Tindakan pembelaan harus seimbang dengan ancaman yang dihadapi.
@darth_shideous@ichikra_ pasti ad tujuannya, pake usher cewe2 sexy bgini. yg pasti sih buat lelaki ya, entah ngegaet crazy rich, sugar daddy, atau sekedar bikin perhatian aja. sukur2 buat org yg galau beli mobil bisa tertuju ksini.
Halo guys, maaf kalo kesannya kurang professional up di akun bisnis, tapi karena ini sudah cenblue jadi aku pikir engagement nya bakal lebih luas.
jadi temenku dia umurnya dibawah aku, lagi kuliah dan dia anak yatim piatu, baru kemarin kena musibah motornya kemalingan di cctv keliatan jelas dan ada saksinya (saksi ini yang bawa maling tersebut ke kosan temenku) dia sudah diamankan sama polisi.
tapi ternyata sama polisi saksi ini dibebaskan tanpa sepengetahuan temenku dan motornya pun nggak bisa balik.
maksudnya cctv sudah kelihatan jelas siapa pelakunya, dan saksi pun sudah jelas, tinggal introgasi aja pelakunya kemana, tapi ternyata malah dilepas.
.@CarstenszEsport will compete at PGL Wallachia Season 7 Southeast Asia Open Qualifier.
This could be my last dance as their team manager before upcoming announcement.
🇮🇩 Dreamocel
🇮🇩 MamangDaya
🇲🇳 Seimei
🇲🇳 Tsukimoto
🇰🇿 HardL
🇲🇾 ChuaN (Coach)
🇮🇩 Rosesa (Manager)
Perempuan yang duduk di kursi roda itu bernama Widiarsi Agustina atau kerap disapa Niniel. Ia adalah jurnalis senior yang 25 tahun lebih berkarir di Tempo. Seorang wartawan investigasi dan editor andal.
Hari-hari Niniel di masa Orde Baru banyak mengikuti Mega kemanapun sang putri proklamator pergi. Niniel banyak meliput aktivitas keseharian & langkah politik Mega.
Di rumah Mega di kawasan Kebagusan, Niniel tidak sekali dua kali tidur sekamar dengan Mega. Mereka memang bersahabat. Niniel bagi Mega, sudah dianggapnya adik sendiri.
Pada 27 Juli 1996, saat Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli) terjadi. Niniel berada di Kantor PDI di Jalan Diponegoro 58, Jakarta Pusat.
Ia salah satu orang yang ada di kantor PDI saat dikepung oleh Kubu Soerjadi plus oknum militer yang menyusup.
Hari itu, bisa jadi hari terakhir Niniel. Bila ia tidak keluar dari Kantor PDI. Ia selamat bukan hanya karena ia beruntung, tapi Tuhan masih melindunginya.
Niniel naik ke lantai paling atas Gedung PDI. Ia bersembunyi diantara tumpukan karung beras sumbangan masyarakat ke partai berlambang banteng itu.
Setelahnya, ia mendobrak plafon atap gedung. Lalu lari dari belakang Kantor Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ada pun kantor PPP dan PDI memang letaknya bersebelahan. Hanya dipisahkan oleh pembatas tembok.
Ia lalu lari jauh. Dua kilometer sebelum mendapatkan taksi. Dari situ, ia menuju Kebagusan IV Jakarta Selatan. Kediaman Mega. Memastikan Mega sehat & aman.
Pertemuan Mega & Niniel setelahnya sudah sering terjadi. Tapi kehadiran Niniel pada Rakernas PDI Perjuangan menjadi sesuatu yang mengharukan. Niniel duduk di kursi VVIP. Tempat para orang-orang sangat penting & istimewa.
Niniel seperti dirinya 30 tahun lalu. Semangatnya masih sama. Ia memang duduk di kursi roda. Tapi pada hari-hari seperti sekarang ini, ia terlihat membisikkan sesuatu pada Mega : tetap kuat, teguh & hebat.
Melihat Niniel, wajah Mega haru. Ingatan sejarah panjang & cerita hari ini membuka babak cerita baru.
Kehadiran Niniel bukan sekadar karena selembar kertas undangan yang diterimanya, ia datang karena dituntun oleh sejarah & kerinduan pada sosok pejuang demokrasi bernama Megawati Soekarnoputri.
Banjir merendam Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara. Di tengah genangan, motor listrik justru melaju mulus sementara motor bensin banyak mogok.
https://t.co/r1aP3fU1UJ
Projected Lakers starting Line-Up post trade deadline:
PG: Luka Dončić
SG: Keon Ellis
SF: Jonathan Kuminga
PF: LeBron James
C: Ivica Zubac
Can this team win it all?
In 2018 N’Golo Kante missed a train from London to Paris. In an attempt to kill some time, he looked up the nearest mosque, where he met a group of fans who invited him back to their house for dinner.
He spent the evening at their house, joining the group for a curry dinner and some FIFA. ❤️