ada tulisan cantik bgt, kira2 isinya begini:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yg dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu.”
KOPDES 83rb DALAM 2 TAHUN TUH KAYA GILAAA BGT SINT1NG!!
kepemerintahan pr4bowo ini bener-bener ga ngerti prioritas ya. bayangin kopdes 83rb, rumah sakit + puskesmas cuma 13rb. bahkan perguruan tinggi aja cuma 4rb. EMANG NEGARA GIL*AAAAA. kesehatan dan pendidikan ga penting-penting amat disini, semua kopdes dan mbg dirayakan 🙂
orang oon paling egois di dunia:
1. orang yg ngerokok gatau tempat
2. orang yg buang puntung rokok di tengah jalan
3. prabowo
nanti kalo inget yg lain gue tambahin
RIP SUAKA MARGASATWA KERUMUTAN!
Rumah Harimau Sumatera Lenyap Jadi Arang!
Mencekam dan membagikan kebiasaan lama yang tak pernah usai: Suaka Margasatwa Kerumutan di Riau salah satu benteng pertahanan terakhir ekosistem alam dan habitat Harimau Sumatera kini luluh lantak dibakar oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab!
Pohon-pohon hijau yang tinggi menjulang berubah jadi hamparan arang hitam. Tak ada lagi naungan bagi satwa langka, semuanya ludes dilahap si jago merah karena keserakahan manusia.
📍 Realita Pahit & Rincian Krusial yang Harus Dibuka ke Publik:
1. Pembunuhan Pelahan Harimau Sumatera & Satwa Endemik
Kerumutan bukan sekadar HUTAN KAYU BIASA, melainkan kawasan konservasi benteng habitat Harimau Sumatera yang statusnya sudah Sangat Terancam Punah. Saat rumah mereka dibakar, satwa ini terdesak keluar menuju permukiman warga yang ujung-ujungnya berakhir dengan konflik, perburuan, atau kematian.
2. Pola Lama: Bakar, Lenyap, Lalu Jadi Perkebunan Sawit?
Kita semua tahu pola sistematis ini: Hutan lindung/suaka dibakar -> statusnya dianggap rusak/kritis -> lalu tiba-tiba diusulkan alih fungsi jadi kawasan perkebunan kelapa sawit atau konsesi industri. Butuh waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk memulihkan ekosistem gambut dan hutan Kerumutan, itu pun JIKA tidak diubah statusnya secara senyap oleh oligarki!
3. Di Mana Ketegangan Penegakan Hukum?
Riau kembali membara, dan yang dikorbankan adalah ruang hidup masyarakat adat, kualitas udara, serta keanekaragaman hayati. Penangkapan eksekutor lapangan saja TIDAK CUKUP jika aktor intelektual dan pemodal di balik pembakaran kawasan konservasi ini tidak diseret ke meja hijau dan dimiskinkan!
Semoga masih ada keajaiban bagi harimau dan satwa-satwa lainnya untuk selamat dan menemukan ruang baru. Namun, sampai kapan kita cuma bisa ngucapin PRAY FOR KERUMUTAN?
Apakah kasus Kerumutan ini bakal menguap begitu saja seperti karhutla tahun-tahun sebelumnya? Suarakan dan tanyakan keberadaan penegak hukum
"NGAPAIN SI PADA DEMO?"
Sesimpel:
BIAR LO MINUM KOPI HARGA 25RB TETEP BAYAR 25RB
BIAR LO BELI BENSIN GA MAHAL
BIAR GAJI LO UTUH GADA POTONGAN
BIAR LO KERJA GA CUMA BUAT NUTUPIN KEBUTUHAN POKOK LO.
JADI MEREKA YANG DEMO IMPACTNYA BUAT LO JUGA YANG PADA NYINYIRIN ORANG DEMO!!!
act like nothing happened it's look like u're a dumb ppl, lu yang nolak kami ajak baikan, lu yang ngata-ngatain kami, kami yang dijauhi semua circle, trus when all of ppl leave u alone u come and said "datanglah ke rumahku" tanpa rasa bersalah dan merada we're still a friend, bdt