Indonesia ini makin lama makin mirip The Hunger Games.
Yang miskin disuruh bertahan hidup.
Yang lemah disuruh menerima keadaan.
Yang kritis dianggap mengganggu.
Sementara yang berkuasa tetap duduk nyaman di Capitol.
Bedanya, ini bukan film.
Ini kehidupan nyata.
dear SEAblings, please help indonesia. don’t let us face this alone while we’re busy fighting our own government. what’s happening here doesn’t just affect indonesians, it affects all of us in southeast asia. please don’t stay silent
Dari rezim ini kita belajar:
1. Judol bisa dibasmi: buktinya Mandiri bisa blok rekening pendemo Pati atas perintah aparat
2. Bangunan sekolah bisa distandardisasi, sekolah rusak bisa segera renov: buktinya bangunan Kopdes bisa berdiri sampe pelosok negeri
3. Gaji nakes, guru, dan dosen bisa lebih sejahtera: buktinya ribuan karyawan SPPG bergaji di atas mereka
4. Jumlah kriminal di Indonesia bisa berkurang signifikan, kasus kriminal lebih cepet kelar: buktinya jumlah aparat saat demo sebanyak itu
Kita jadi tau kalo kita bisa, cuma mereka aja yang nggak mau😊
Kesimpulannya: kebobrokan memang sengaja dipelihara buat meraup suara di pemilu😊
besok, 27 agustus 2026, ada beberapa kelompok yang bakal turun aksi di depan gedung dpr ri. tuntutannya beda-beda, ini rinciannya:
1. ampb (aliansi masyarakat pati bersatu)
→ ruu perampasan aset segera disahkan
→ hukuman mati bagi koruptor
→ pemberantasan korupsi & transparansi pengelolaan dana daerah
2. aliansi geram
→ menuntut dialog langsung dengan pimpinan dpr ri terkait 10 poin aspirasi rakyat yang mereka bawa
3. RMP4 (relawan masyarakat pendukung program pemerintah) & kelompok pendukung lainnya
→ mendukung keberlanjutan program pemerintahan presiden prabowo subianto
→ meminta tata kelola mbg terus dievaluasi dan diperbaiki agar lebih tepat sasaran
jadi, yang turun besok bukan satu kelompok dengan satu agenda. tuntutannya memang beragam
sc. jannahmusic on instagram
Menurutku, media yang paling jago menyampaikan pesan saat ini ya Harian Kompas.
Foto anak SD makan program MBG di depan sekolah yang rusak di Grobogan itu daya ledaknya luar biasa. Sampai kepala negara ikut bereaksi dan melontarkan istilah "londo ireng".
Media lain mungkin perlu ribuan kata dalam artikel, bahkan ada yang bikin podcast sambil ngomel-ngomel. Tapi Kompas cukup lewat satu foto, pesannya langsung sampai.
Journalism at its finest.
Baru sadar juga, foto bertajuk "Menyantap Menu MBG di Sekolah yang Rusak" itu ternyata diambil di kota kelahiran Kepala BGN yang baru saja dilantik. Dalem banget maknanya.
[PERNYATAAN SIKAP]
Prabowo Harus Minta Maaf Sebut Wartawan Londo Ireng
Kami, kelompok organisasi jurnalis dan media, mengecam pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menabalkan jurnalis sebagai ‘Londo Ireng’.
-utas-
gue pengen banget bisa memeluk diri gue, anak perempuan kuat itu
gue pengen dia tau bahwa dia ga perlu merasa gagal, gue pengen dia tau bahwa segala ketidaktahuan dan ketidakmampuannya itu bukan sebuah kesalahan, gue pengen dia tau bahwa dia kuat sekali sampai detik ini dan itu cukup.