- Di tahun 2009, Greenpeace membentangkan spanduk 'Sinarmas: Forest & Climate Criminal' di gedung Sinarmas di Jakarta
- Di tahun 2010, Greenpeace membentangkan spanduk 'berhenti menghancurkan hutan harimau' kepada APP di Jambi
- Di tahun 2026, Greenpeace membentangkan spanduk 'bencana makin parah' dengan background gedung Sinarmas di Jakarta
Aksi yang sangat konsisten👏
caraku menyelamatkan diriku adalah dengan menerima bahwa aku jg bisa salah, bisa jahat, bisa nyebelin. I accept that I can be villain too in someone else's story. Abis itu lebih tenang, bodoamat, dan fokus.
Alasan nurunin spanduk: merusak cagar budaya
Trussssss merusak hutan SEPULAU buat nyawit alasannya apaaaaa tuhhhhh kiraaaaa kiraaaaaaaa????? (Bertanya dengan nada marah banget anjing)
Gimana mau kaya Paris yg sampe bisa pakein patungnya baju, Indonesia baru pasang spanduk dibawah patung aja udh langsung diturunin 😂😭
Kita belum mulai aja udah dibungkam. STRES BGT NEGARA INI
banyak yang kecolongan!!!
ijo - coklat pasti dihukum atasan
karena daerah HI itu titik vital jakarta yang semua mata dunia melihat, termasuk komdigi juga kecolongan, karena ini ga ada di kata kunci yang mereka banned dan boom langsung meledak bikin pecah semua algoritma sosmed, respect buat kakak greenpeace 🫶
ternyata bukan salah jurusan, bukan salah pilihan, bukan salah jalan, bukan salah keadaan, bukan salah pergaulan, bukan salah pemahaman…
EMANG GUE AJA YANG KAGAK KARUAN 😭🙏🏻 it’s me, hi, i’m the problem, it’s me 🧍🏻♀️