All Paid Courses (Free for First 4500 People)
𝗣𝗮𝗶𝗱 𝗖𝗼𝘂𝗿𝘀𝗲 𝗙𝗥𝗘𝗘 (PART - 2)
1. Artificial Intelligence
2. Machine Learning
3. Cloud Computing
4. Ethical Hacking
5. Data Analytics
6. AWS Certified
7. Data Science
8. BIG DATA
9. Python
10. MBA
(72 Hours only )
To get-
1. Follow @yourtechgirl24 [MUST]
2. Like & Retweet to get DM
3. Reply " All "
Setelah mencoba berbagai macam mobil selama ini, gue bikinin list ya mobil mobil baru yang best buy di harganya
Opini pribadi, kalau ada pertanyaan silahkan reply di komentar
a thread, no affiliate
Tahukah kamu kisah Ashabul Kahfi (QS:18) yang tidur 309 tahun di gua? Ternyata, ini versi Islam dari legenda zaman kuno "Seven Sleepers" 🕵️♂️ Legenda ini udah ada sejak abad ke-5, ditulis dalam 200+ manuskrip kuno. Bayangin, dari Kekaisaran Romawi sampe Quran, mereka jadi superstar tidur panjang.
(Sebuah Utas)
Dunbar Armored Heist, Perampokan Yang (Sangat) Sempurna
Biasanya, orang yang melakukan perampokan di Amerika Serikat cepat ditangkap. Dalam banyak kasus, perampok hanya bisa lolos dengan beberapa ribu dolar sebelum akhirnya ditangkap.
Pencurian dalam skala besar sangat jarang. Bahkan jika perampok berhasil mendapatkan banyak uang, kasus seperti itu sangat sedikit.
Pada tahun 1997, sekelompok pencuri melakukan salah satu perampokan uang tunai terbesar dalam sejarah Amerika. Mereka berhasil menghindari penangkapan selama beberapa tahun sebelum akhirnya ditangkap. Ini adalah kasus perampokan Mobil Lapis Baja Dunbar.
Kisah Michael Rockefeller
Michael Rockefeller lahir pada tahun 1938. Dia adalah putra bungsu dari Gubernur New York Nelson Rockefeller dan merupakan pewaris tahta dari dinasti jutawan yang didirikan oleh kakek buyutnya yang terkenal, John D. Rockefeller—salah satu orang terkaya yang pernah hidup.
Meskipun ayahnya mengharapkan dia untuk mengikuti jejaknya dan membantu mengelola kerajaan bisnis keluarga yang luas, Michael adalah seorang yang memiliki jiwa yang lebih tenang dan artistik. Ketika dia lulus dari Harvard pada tahun 1960, dia ingin melakukan sesuatu yang lebih menarik daripada hanya duduk-duduk di kantor dan menghadiri rapat perusahaan.
Ayahnya, yang juga dikenal sebagai seorang kolektor seni yang sangat produktif, baru-baru itu diketahui membuka Museum Seni kuno, dimana dalam pamerannya, mempertontonkan karya-karya seni bersejarah dari Nigeria, Aztec, dan Maya.
Keragaman budaya dunia itulah, yang kemudian memikat jiwa Michael.
Dia memutuskan untuk mencari sendiri “seni kuno” dan lebih memilih untuk terjun ke dalam usaha ‘sampingan’ sang ayah sebagai kolektor artefak. Di titik inilah Michael Rockefeller merasa bahwa dia bisa membangun karirnya sendiri.
Karl Heider, seorang mahasiswa pascasarjana antropologi di Harvard yang sempat bekerja dengan Michael, mengenang, "Michael berkata dia ingin melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya dan membawa koleksi besar artefak ke New York."