Langkah kecil saya dalam mewujudkannya dimulai dari lingkungan kampus. Dengan mematuhi aturan tertulisβseperti membuang sampah pada tempatnyaβsaya sedang mempraktikkan cara memproses informasi aturan menjadi aksi nyata. Patuh pada regulasi kecil adalah bentuk peduli kita.
Bela Negara #2 β
[Peningkatan Kapasitas Intelektual Masyarakat melalui Literasi Informasi]
Dalam dunia Sains Informasi, literasi bukan sekadar membaca, melainkan kesadaran untuk mengelola informasi secara efektif.
Nilai implementasi bela negara yang saya tekankan di sini adalah Kesadaran Berbangsa dan Bernegara. Di era digital, literasi informasi adalah "tameng" kita terhadap hoaks dan disinformasi yang berpotensi memecah belah persatuan.
Mengunjungi museum adalah langkah awal; menyebarkannya di media sosial adalah wujud nyata saya dalam menjaga warisan leluhur dan mengajak generasi muda untuk bangga pada identitas Indonesia.
Bela Negara #1 β
[Pelestarian Sejarah Bangsa Melalui Digitalisasi di Media Sosial]
Melalui lensa Sains Informasi, saya memandang museum di Kota Tua bukan sekadar bangunan tua, melainkan pusat data sejarah yang tak ternilai.
Implementasi bela negara yang saya lakukan adalah dengan mengorganisasi dan mendokumentasikan setiap sudut bersejarah ini ke dalam bentuk digital.
Dengan digitalisasi, kita bukan hanya menjaga memori, tapi juga menyelamatkan arsip sejarah bangsa dari kerusakan fisik.
TW : Manipulasi identitas, pelecehan digital
bayangin ada orang yang diem-diem pakai foto kamu, ngaku ke orang-orang kalo kamu istrinya, bahkan bikin cerita kamu lagi hamil⦠padahal kamu ga pernah punya hubungan apa" sama dia.