“but i really got to realize how loving me can't always be easy but it also makes me appreciate who you are because you still choose to.....” —mark lee
no but fr i’m so fucking happy for him like if he was still under that company he probably won’t have this much time and freedom to attend such festival…. oh mark finally…. you deserve this 😭😭😭😭
Kasus ini sebenarnya bukan Pegawai BNI menipu dan mencuri uang gereja, Tapi pegawai BNI menipu dan menggelapkan uang BNI.
Pegawai tsb mestinya menyetorkan uang yg diterima dari nasabah ke BNI dan mencatat dalam pembukuan nasabah di BNI. Tapi tidak melakukannya, padahal itu tugasnya yg diberikan BNI. Namanya penggelapan.
Oleh karenanya, uang umat yg dititipkan di Gereja tsb mestinya harus ada. Dan perkara ini mestinya eks pegawai BNI yang melarikan diri dan sudah ditangkap itu dgn BNI, bukan gereja dgn pegawai tsb.
Logikanya bagaimana sih ini Kacab BNI. Pecat saja sudah, bahlul begini jadi Kacab.
#intinyadeh kasus uang jemaat gereja ilang Rp28M ditipu pegawai BNI:
> 2019 Andi Hakim Febriansyah, Kepala Kantor Kas BNI Unit Aek Nabara Rantauprapat, nawarin produk fiktif "BNI Deposito Investment" dgn bunga tinggi 8% ke Suster Natalia, bendahara Credit Union Paroki
(1/4)
SURAT BAPTIS, Mba. SURAT BAPTIS. Kamu kalau mau pura-pura jadi orang Katolik seengganya searching di Google. Kalau kamu beneran orang Katolik, kamu mending katekumen ulang. Malu-maluin.
Inilah tampang Andi Hakim Febriansyah & Camelia Rosa.
Suami istri pencuri Rp28 miliar dana suci umat Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Aek Nabara, Labuhanbatu, Sumut untuk umroh, bikin cafe mewah, sport center, mini zoo & gaya hidup glamour.
Padahal uang tabungan jerih payah jemaat selama 40+ tahun itu untuk gereja, sekolah anak, kesehatan & kesejahteraan.
2019: Andi Hakim, Kepala Kas BNI Aek Nabara, rayu pengurus gereja dengan “BNI Deposito Investment” bunga 8%, padahal bohong besar. Umat percaya, dana mengalir deras ke dia.
2019-2025: Rp28 miliar raib karena Andi cetak bilyet palsu, palsukan tanda tangan jemaat, alihkan ke rekening pribadi, rekening istri Camelia Rosa, & PT Chiara Keanu Chareem Sejahtera milik mereka.
Awal 2026: Jemaat minta cairkan Rp10 miliar, nihil. Bendahara Suster Natalia Situmorang shock berat, pingsan & menangis.
Feb 2026: Andi & istri kabur ke Australia
13 Maret 2026: Andi ditetapkan tersangka penggelapan & penipuan oleh Polda Sumut.
30 Maret 2026: Ditangkap di Bandara Kualanamu, Medan saat pulang dari pelarian. Polisi sita semua aset & dalami peran Camelia Rosa.
April 2026: Andi masih ditahan Polda Sumut. Penyidikan berlanjut, polisi kejar aliran dana & sita seluruh aset hasil kejahatan. Camelia Rosa masih didalami perannya.
BNI tawarkan talangan Rp7 miliar yang ditolak mentah2 oleh jemaat. Suster Natalia & umat tuntut pengembalian penuh Rp28 miliar hasil keringat 1.900 keluarga.
--
Semoga seluruh jemaat segera dapat uangnya kembali & suami istri pelaku ini dihukum berat 🙏🏾
I think all womenーmainly whoever have been sexually harassedーhave known this or at the very least suspected it. Boro-boro "sirkel cowok-cowok", grup yang ada perempuannya pun bisa nongol laki-laki yang dengan nyamannya lempar guyonan misoginis dan objektifikasi perempuan. 🫠
OH SATU LAGI, pas salah satu membela orang tua anak saya korban dan gak salah, dari tim negosiasi ada yang ngomong, anak ibu sudah mengaku
tau gak jawabannya apa? “itulah saya sayangkan harusnya jangan mengaku dahulu”