Ada info ga Dubes pas datang kesana dibacakan ayat apa?
Soalnya delegasi2 asing yang datang untuk memberi penghormatan dibacakan ayat al quran tertentu.
Kayak Delegasi Malaysia yang diwakili Menteri Pertanian Muhammad Sabu.
Qarinya melantunkan surah Ali Imran ayat 104
"وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.
Kebetulan saat Iran diserang, Malaysia termasuk negara yang mengecam keras. Anwar Ibrahim bahkan mengecam sikap Barat yang pilih kasih soal serangan ke Iran.
Menlu barusan klarifikasi, guys!
Alasan kenapa ga ada pejabat setingkat menteri, tidak bisa hadir untuk melayat ke Iran
Karena adanya pertimbangan teknis dan kesibukan pejabat.
Tapi akibatnya..
Dubes Indonesia yang melayat Alm. Ayatollah Ali Khamenei TIDAK DIKASIH AKSES ke area persemayaman beliau.
Soalnya, Iran hanya memperbolehkan pejabat setingkat menteri dan di atasnya untuk bisa masuk dan memberi penghormatan terakhir.
===
Padahal… kita punya 48 menteri dan 56 wakil menteri.
Wamenlu sendiri ada 3 orang. Salah satunya punya spesialisasi di Timur Tengah.
Bahkan kita bisa kirim Ketua DPR/MPR dan Utusan Khusus.
Masa sih semuanya pada ga bisa? Undangannya sudah diberikan oleh Iran sendiri loh.
Negara lain aja bisa kirim delegasi selevel menteri kok.
Wajar banyak yang bertanya-tanya, termasuk Dino Patti Djalal, soal keputusan pemerintah yang hanya mengirim dubes.
Padahal, ini Iran loh. Ini regional power di Timteng loh. Sayang banget kalau kita ga bisa berteman dengan Iran.
FOTO: KEMENLU, Khamenei (dot) ir
Eks Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal, lewat akun IG pribadinya, menyampaikan kritik kepada pemerintah RI yang terkesan menyepelekan udangan Iran ke pemakaman Ayatollah Ali Khameini yang tewas dibunuh Israel pada 28 Februari 2026 lalu.
Pemerintah nggak memenuhi undangan dari Iran dengan mengutus delegasi resmi, dan yang hadir hanya Dubes RI di Teheran. Hal ini, oleh Teheran, dianggap sebagai sikap menyepelekan undangan.
Seorang pengusaha dan investor asal Inggris Martyn Terpilowski ikutan memberi kritik soal penunjukan Ginka dan asisten Raffi Ahmad sebagai komisaris BUMN. Lewat akun Linked-in miliknya, Martyn mengungkapkan kekecewaannya dan melihat kalau pemerintah nggak peduli dengan pandangan investor internasional terhadap Indonesia.
Bahkan di kolom komentarnya, ia menyebut penunjukan komisaris-komisaris ini dengan “ludicrous appointments”
Lihat deh, di luar negeri aja kepiting yang lagi migrasi sampai dibuatkan jembatan khusus supaya bisa lewat dengan aman. Sementara di sini, tapir yang cuma tersesat saja malah nasibnya menyedihkan. 💔
Nggak heran kalau program yang katanya gratis tapi menyedot anggaran terbesar tetap jalan terus. Rasanya bikin geleng-geleng kepala melihat keserakahan dan kepentingan yang lebih diutamakan daripada menjaga alam dan satwa. 🤬
jujur sp ortho gw sebenernya mantep bgt karena progres gigiku keliatan bgt oke, tapi kalo soal antrean kontrol di hari sabtu? mending siap2 brgkt subuh or not going at all
ada cerita keren nih
petenis turki zeynep sonmez pake aksesoris semangka kecil di raketnya pada turnamen wimbledon setelah dilarang mendukung palestine
queen👸👸✨
Hewan seimut, sejinak, dan sepenting ini harus berakhir di tangan manusia2 jahat. 🥹
Fyi, tapir itu kyk petani di hutan. Dia herbivora, makanin daun, biji2an, buah2an. Fesesnya berfungsi jd pupuk alami. Tapir jg hewan purba yg udh ada dari zaman prasejarah. Keren bgt kan dia?