PERANG DINGIN PRABOWO vs JOKOWI
Perebutan Kekuasaan yang Semakin Panas di Balik Layar
Sedikit berbagi Perspektif ya wak🙏🙏🙏
Baru memasuki tahun kedua jabatannya, Prabowo sudah memperlihatkan gayanya dengan jelas. Dua sinyal kuat mengguncang kita wak pertama Jokowi tidak diundang dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, dan pemecatan kepala BGN serta rotasi pejabat-pejabat yang selama ini dianggap afiliasi Jokowi.
Ini bukan sekadar gesture simbolis wak. Di baliknya berlangsung perebutan kekuasaan ekonomi dan institusi yang brutal. Prabowo dengan cepat mempreteli hampir semua cukong tambang dan konglomerat yang menjadi tumpuan era Jokowi. Langkah paling berani menuruy awak, adalah kebijakan ekspor-impor SDA satu pintu melalui BUMN. Tujuannya menurut awak sangat baguslah untyk memangkas kebocoran devisa dan ekspor curang. Tapi wak, para “9 Naga” konglomerat besar yang dulu menjadi penopang utama citra dan proyek Jokowi, termasuk IKN kini mulai gelisah dan mulai TERJEPIT gitulah
Di ranah keamanan, pembagian kekuatan pun semakin tegas wak. Prabowo, dengan latar belakang militer yang kuat, semakin mengkonsolidasikan kendali atas TNI. Revisi Undang-Undang TNI, perluasan peran militer di birokrasi sipil, peningkatan anggaran, dan penempatan perwira di berbagai posisi strategis menunjukkan Prabowo sedang membangun “benteng militer” untuk menopang kekuasaannya. Sementara itu, Jokowi yang selama 10 tahun berkuasa lebih dekat dengan Polri, menurut awak beliau masih memiliki pengaruh signifikan atas aparat kepolisian. Polri yang selama ini dianggap loyal kepada Jokowi menjadi senjata potensial di balik layar.
Pertanyaan wak, Lalu, bagaimana respons Jokowi?
Jokowi dikenal publik sebagai sosok lembut dan kalem. Tapi di balik senyumnya, ia adalah maestro strategi yang lihai lho wak. Dengan pengalaman mengendalikan jalur ekonomi nasional bersama Luhut, Jokowi punya senjata mematikan, perang ekonomi diam-diam. Ini lah senjata andalan jokowi wak kalo kalian paham.
Caranya wak? Instruksikan para naga untuk menarik dana secara perlahan, memicu pelemahan rupiah, dan akhirnya menciptakan krisis ekonomi. Ketika krisis datang, rakyat hanya punya dua pilihan wak, tetap berpihak pada Prabowo atau mendukung DINASTI melalui Gibran. Ini bukan lagi teori konspirasi semata wak. Semakin renggangnya hubungan keduanya, semakin agresifnya Prabowo memangkas cukong lama, semakin aktifnya Jokowi di balik layar, dan semakin jelasnya pembagian pengaruh (TNI vs Polri), semakin membuat skenario ini terasa nyata.
Media pun terbelah. Sekitar 65% media mainstream condong ke narasi pemerintahan Prabowo, sementara media independen kecil( media homeless )banyak dikuasai narasi pro-Jokowi. Ini akan menjadi pertarungan panjang, melelahkan, dan berbahaya wak.
Menurut pandangan awak Puncaknya diperkirakan tiba dalam beberapa bulan ke depan sampai semester awal 2027. Jokowi sebentar lagi akan berkeliling Indonesia dari Lampung, NTT, hingga Jawa Barat. Sementara Gibran sudah lebih dulu blusukan ke hampir seluruh provinsi. Ini bukan silaturahmi biasa. Ini konsolidasi kekuatan akar rumput.
Prabowo menggalang dukungan dari kekuatan luar negeri, elite bisnis baru, dan TNI yang semakin dominan. Jokowi-Gibran membangun basis dari dalam melalui Polri, relawan, dan jaringan daerah, dan media homeless.
Siapa yang akan tumbang kira kira wak? Prabowo yang digoyang krisis ekonomi, atau Gibran yang dikucilkan dari pusat kekuasaan? Atau justru terjadi kompromi besar yang menyakitkan di balik panggung?
Yang jelas wak, kita sedang menyaksikan babak baru perebutan kekuasaan paling dramatis pasca-Reformasi. Bukan perang terbuka dengan tank di jalan, tapi perang dingin yang jauh lebih berbahaya wak, karena taruhannya adalah kendali ekonomi, aparat keamanan (TNI vs Polri), stabilitas negara, dan nasib rakyat biasa, atau mungkin negara bisa bubar.
Tapi yasudahlah bubar juga oke juga, iya kan wak. Atau beralih ke federal
Heboh lagi prediksi alm. Faisal Basri 4 bulan sebelum ia wafat; apa saja yang akan terjadi paling lambat thn 2026.
Beliau sdh meninggal. Pesan itu ia tinggalkan mungkin justru krn berharap prediksinya itu tdk terjadi.
Tapi, gelagat yang sudah terlihat persis prediksinya.
Peneliti BRIN : korupsi di Indonesia sdh jadi bencana luar biasa !
Terimakasih ya Bu krn masih waras. Mungkin hanya Tuhan yg bisa menghentikan koruptor2 itu. Sdh tak akan mengharapkan lagi dr penguasa rezim ini.
-------------
Niki Hatchu Buahlil
Fakta Menyedihkan Orang Dewasa
🧒 Budi
- Kerja 9-5 (8 jam)
- 2 jam perjalanan
- Total waktu habis 10 jam
- Gaji UMR = 5,7 juta (Jakarta)
🧔🏻 Bagas
- Dikasih 1 Miliar dari orangtua
- Disimpan di deposito return 6%
- Bagas dapat uang 6 juta/bulan
- Bahkan tanpa perlu kerja 8-10 jam
Kadang yang bikin capek bukan kerjanya, tapi sadar kalau garis start tiap orang memang beda
Kayaknya, Presiden bersama kabinetnya perlu belajar dari pak RT ini bagaimana menjadi pemimpin yg cerdas dan kerja nyata utk masyarakatnya !
-------------
Malam Prabowo Donat