Menurut saya, ini adalah saat yang tepat untuk para pejabat melakukan aksi dan bukti nyata tanpa harus terlihat kamera. Alias, diem dulu bisa gak sih? Makin banyak ngomong makin blunder
Tiba-tiba "iya aku udah punya pacar, baru aja" dengan waktu dan usaha yang cukup untuk membangun tembok itu, tiba-tiba lagi "aku udah putus" temboknya kok agak retak?
hufttt
Dibalik semua yang aku usahakan, dibalik semua kegagalan yang penuh tanda tanya 'kenapa?', dibalik semua yang mungkin inginkanku jadi tempat bersandar, dibalik semua senyum yg dibalas dengan ketidaknyamanan, dibalik semua keterbatasanku, jawaban nya cuman 1 "Tuhanku TERAMAT BAIK"
Orang yang—sering kali—paling bersalah terhadap diri sendiri adalah diri sendiri. Mulai memaafkan dari situ, baru belajar memaafkan orang lain. Kalau belum bisa, tidak apa-apa. Memberi maaf adalah perihal kerelaan, bukan paksaan. Selamat Idulfitri. Mohon maaf lahir dan batin 🤍
Membandingkan diri sendiri dengan pencapaian orang lain, kemudian merasa kalah dalam pertandingan yang diciptakan sendiri adalah hal melelahkan. Padahal, titik awal dan tujuan akhir kita saja berbeda-beda
Kita bisa melihat sebenar-benarnya sifat manusia bukan dari caranya memperlakukan kawannya, melainkan dari caranya memperlakukan orang-orang di bawahnya