i lost my little spark.
udah nyoba buat main ke tempat terbuka, doing things i love the most, olahraga, ngopi, ngejurnal, baca buku, dan lainnya. tapi tetap aja kayak "lelah" dan berujung beberapa hari ini kayak cuma doomscrolling ga kelar-kelar
Kalau topiknya gak pernah ganti, itu bukan karena mahasiswanya kurang kreatif nyari isu baru.
Itu karena AKAR masalahnya emang gak pernah dibenerin.
Kritik disampein, ditonton jutaan orang, trending semalem... lalu selesai di situ.
Gak ada follow up kebijakan.
Taun depan, masalah yang sama, muncul lagi, dikritik lagi, dengan wajah baru.
Fatimah yang baru.
Sebelum lolos S3 plus dg beasiswanya, aku beneran baca puluhan jurnal wkwk. Aku bikin ringkasannya, terus jadi proposal yg cuma 8 halaman itu :')
Bacanya lebih lama drpd nyusun 8 halaman itu.
Tapi percaya deh, teman2 mahasiswa.
Daripada kalian minta AI -- yg sering gak tepat itu -- mending kalian luangkan waktu buat baca. Pake AI untuk translate deh kalo emang bener2 gak paham. Tapi baca sendiri.
Ketika sdh selesai, kalian bakalan 'kekenyangan' sama referensi, terus langsung cepetttt banget nulis karena semua hasil bacaan di otak kalian harus dikeluarin. Ya hasil dikeluarin itu berbentuk artikel atau proposal.
orang tua ke anaknya
SMP: JANGAN PACARAN
SMA: JANGAN PACARAN
KULIAH: JANGAN PACARAN
KERJA : kamu udah ada calon belum? buruan cari, papa mama udah mau pengen cucu
"Line Spacing 1.5"
"Font size 20"
"Font style Times New Roman"
"Your literature review is too scanty"
"Your citation is poor"
"Print 4 copies, 3 for the department and one for you"
This is where it ends...like I said "the most useless thing in University Education, is Project"
maybe we get married one day,
or maybe i'll be the woman who visits your instagram account in 20 years just to see your wedding pictures w your wife, and your kids who have the same smile i fell in love with when we were teenagers.
but who knows?
Sgtu bencinya kebencian yg lu perlihatkan ke voters 02. Pernah kebayang gak ketika lu suatu saat kena bencana, tabrakan atau apalah, dan yg membantu lu atau ada nakes2 yg melakukan operasi ke lu adalah mereka2 voters 02 yg lu kata2in dan lu benci ?
Pernah ke terpikir kesitu ? Tokoh politik yg lu bela mati2an sampai lu bisa membenci orang lain tdk akan membantu apa2, tapi orang2 yg berbeda pilihan dengan lu lah yang akan membantu lu.
dear pak menteri. tolong Kurikulum ubah ke jaman gw sekolah dl. jaman gw smp aja udah paham microsoft word excel. lah ini sdh smk, nyentuh komputer aja ga pernah. boro² informatika skrg, lebih ke pemrograman. nyalain laptop aja macam baby boomer. asli, kewalahan banget inimah.