INFO AKSI #DEMO MAHASISWA, BESOK SENIN 15 JUNI 2026‼️
Aksi #demo ada di beberapa kota mulai dari Jakarta, Semarang, Sumatera, dll. Kemungkinan menyusul aliansi mahasiswa/rakyat lain. (banyakpun yg masih melakukan konsolidasi dari berbagai kota lainnya)
#IndonesiaGelap
(1/2)
In this economy, gue belajar untuk mengerti, memaklumi dan ga betein temen yang sibuk. Sibuk kalau diajak hangout, sibuk kalau di hubungin, pokoknya sibuk. We’ll never know what a person is going through financially or emotionally, apa lagi kalau kita cuma berasumsi dan ga support dia dengan sesimple menyemangati.
Even if you have to cancel our plan last minute, kalau alasannya untuk kerja, please do. Surviving in this economy is more important than our coffee dates. We can always raincheck!
gue suka banget kalimat ini:
“Orang yang gak terbiasa komunikasi sehat, tiap masukan kerasa kayak sindiran.
Orang yang kurang tanggung jawab, tiap kritik kerasa kayak disudutkan.”
Ego itu harus dikontrol, bukan diturutin.
Karena kalau ego yang selalu pegang kendali, semua hal bakal diputer jadi soal harga diri.
Dikit-dikit ngerasa diserang, dikit-dikit pengen ngebela diri, padahal belum tentu orang lain punya niat seburuk itu.
Ego bikin kita susah denger, susah nerima, dan akhirnya susah berkembang.
Padahal gak semua masukan itu jatuhin kadang itu cara orang lain biar kita bisa jadi versi yang lebih baik.
Kalau ego terus diturutin, yang ada kita bakal stuck di situ-situ aja.
Gak belajar, gak berubah, cuma makin pinter ngehindar dan nyalahin keadaan.
Jangan hanya mengutamakan cinta dalam pernikahan,
karena yang disebut di Al-Qur’an itu sakinah (ketenangan hati), mawaddah (kasih sayang), warahmah (perhatian, empati). Karena cinta bisa timbul dan hilang, bahkan dimanipulasi. Sedangkan kasih sayang muncul dari kenyamanan dan ketenangan.
Menikahlah dengan orang yang bersamanya sakinah, mawaddah, warahmah engkau dapatkan.
Tapi kalau bisa menikah karena semuanya; tenang, nyaman, empati, kasih sayang, dan ditambah cinta, bahagianya juga akan lebih besar.