Kesalahan dari kita semua adalah mengabadikan moment Violence hanya untuk sebuah validasi, ya, ujungnya kalian semua hanya akan menjadi Keyboard warrior π€«
Coba lu yang sedarah ikut keras yang sama dengan kejadian anak cikampek. Temen sodara sendiri juga jadi korban. Fokus bela korban dr sodara sendiri aje~ #staystroongoutsiders
Saya termasuk yg tidak setuju pengurangan poin di tim utama utk kasus suporternya, apalagi dalam konteks yg tidak relevan dengan game.
Pertama, jika kasus kriminalitas maka sudah ada perangkat hukumnya. Lakukan sesuai prosedur.
Kedua, federasi dan operator harusnya udh tahu kalo tidak ada ikatan formal antara klub dengan kelompok suporter. Bahkan kelompok suporter besar pun tidak/belum bisa menjangkau suporter non-organisasi.
Ketiga, menciderai sportivitas dan malah berpotensi memperpanjang konflik. Kenapa sportivitas? Tim utama telah bergerak, berupaya utk mendapatkan poin semaksimal mungkin lalu digugurkan karena hal yg tdk relevan dgn pertandingan.
Bahwa hukumannya bertujuan utk menimbulkan efek jera, kita sudah belajar dari Kanjuruhan, bahwa kita tidak belajar.
Maka bagi saya penting utk federasi - operator - klub - suporter punya program edukasi yg berkelanjutan. Masuk lsg ke kantong-kantong konflik, misalnya. Tidak perlu campaign.
Ini mah pendapat saya, ya. Seperti bubur diaduk atau tidak diaduk, kita bisa sepakat utk tidak sepakat dan melanjutkan hidup.
Tp ya masa sih bubur diaduk?
Saya termasuk yg tidak setuju pengurangan poin di tim utama utk kasus suporternya, apalagi dalam konteks yg tidak relevan dengan game.
Pertama, jika kasus kriminalitas maka sudah ada perangkat hukumnya. Lakukan sesuai prosedur.
Kedua, federasi dan operator harusnya udh tahu kalo tidak ada ikatan formal antara klub dengan kelompok suporter. Bahkan kelompok suporter besar pun tidak/belum bisa menjangkau suporter non-organisasi.
Ketiga, menciderai sportivitas dan malah berpotensi memperpanjang konflik. Kenapa sportivitas? Tim utama telah bergerak, berupaya utk mendapatkan poin semaksimal mungkin lalu digugurkan karena hal yg tdk relevan dgn pertandingan.
Bahwa hukumannya bertujuan utk menimbulkan efek jera, kita sudah belajar dari Kanjuruhan, bahwa kita tidak belajar.
Maka bagi saya penting utk federasi - operator - klub - suporter punya program edukasi yg berkelanjutan. Masuk lsg ke kantong-kantong konflik, misalnya. Tidak perlu campaign.
Ini mah pendapat saya, ya. Seperti bubur diaduk atau tidak diaduk, kita bisa sepakat utk tidak sepakat dan melanjutkan hidup.
Tp ya masa sih bubur diaduk?
Kalo emg udeh pd siap segala bentuk dari konsekuensi kultur Hooliganism mah gapapa, masalahnya banyak yg salah kaprah
Keras di sosmed belum tentu keras di jalan, apa lg skrg era digitalisasi semua org pegang HP & gampang terekspose
Hooligans skrg kebanyakan eksis, sm cengeng
Oh sekarang narasinya biar persija di hukum berat
Oh minta pengurangan poin
Oh minta persija gaboleh main di kandang 10 pertandingan home
Oh minta persija di hukum gaboleh tanpa penonton sampe akhir musim
Kasian anak2 epa, kasus nya ditunggangin untuk membantu Tim utama π₯²
Oh, ternyata mau daftar jadi wapres surat keterangannya nggak usah ribet-ribet, toh?
Tapi kok kayanya kita-kita ini kalau mau kerja persyaratannya kudu lengkap nan perfect, ya? Bahkan sampai soal penampilan-penampilannya π€.
Resign itu wajar.
Switch career itu wajar.
Mulai dari nol juga wajar.
Yang nggak wajar itu bertahan di tempat yang tiap bangun tidur bikin lu cemas.
Itβs okay to take a step back.