Alasan kenapa gue selalu panggil tante/bu tanpa embel² panggil nama suami nya di komplek, gue gamau identitas seorang perempuan hilang gitu aja setelah nikah, kalau terpaksa bgt gue lebih milih mamah nya (nama anaknya)
Kenapa reaksi orang2 auto offended ketika aku bilang kalo aku ga minat nikah? I mean, it's my own life though. Kenapa mereka yg takut kalo omonganku diiyain Tuhan?
In another life gue anak iup yang fluently speak in English and have a lot of money to spend trus cuma fokus belajar kuliah dan haha hihi tanpa mikirin duit