Seorang calon Polwan bongkar aksi bejat oknum polisi yang memperkaosnya berkali-kali sampai pingsan pada Selasa, 28 April 2026. Korban mengaku dipaksa melayani pelaku meski sudah tidak berdaya. Institusi Polri benar-benar diuji untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan.
Aksi perundungan yg dilakukan oleh beberapa orang pemuda sdm rendah terhadap seorang anak remaja terjadi di daerah Kapa, Kab. Pasaman Barat, Sumbar.
Beraninya kok keroyokan?
⚠️TRIGGER WARNING ⚠️
Ternyata penyiksaan dan pemukulan terhadap anak bayi yang dititipin di daycare juga terjadi di Banda Aceh
Layaknya Monster, pengasuh ini Menganiaya Bayi yang dititipkan oleh orang tuanya
2 orang pemuda menganiaya nenek nya,dan mereka sengaja merekam nya,namun rekaman itu sampai di tangan ayah nya,dan mereka berdua mendapat pelajaran berharga dari sang ayah RESPECT 👏 👏 👏 https://t.co/nEbpDQDXaz
Balita 3tahun dianiaya karena susah makan siang kata neneknya. Terdakwa penganiaya adalah neneknya, ibu kandung sama ayah sambungnya 😭
Badannya penuh sundutan rokok. Skrg masih diperiksa. Tega banget ya Allah.
profesi guru telah di rendahkan seolah-olah tidak harus di hargai, tak ada alasan pembenaran dari tindakan seperti ini.
Efek zonasi... dulu jalur NEM sebandel" nya murid gak pernah berani ke guru. miris mengerikan...
Bantu up guys.
Anak umur 4 tahun 8 bulan diperkosa dan dibunuh.
Dajjal banget pelakunya.
Pelakunya pakai pengacara, sementara keluarga korban ga ada pendampingan.
* Tadi dah ijin ke yg punya postingan untuk share di sini.
Di thread jg udah banyak yg mau bantuin.
Berkat doa ibu menembus langit, momen seorang operator detik2 setelah lolos dari kecelakaan yang akan merenggut nyawanya saat mengendarai ekskavator. Deg2an menembus layar, dimana tiba2 sebuah pohon ambruk menabrak area kopkit dan sepotong kayu hampir menembus dadanya.
Video Pengeroyokan Karyawan di Lingkungan Kerja, Korban Tak Berdaya Dihujani Pukulan
NASIONAL – Sebuah video singkat yang memperlihatkan aksi kekerasan di area yang diduga merupakan lingkungan sebuah perusahaan mendadak viral di media sosial. Dalam video berdurasi kurang dari satu menit tersebut, seorang pria berseragam kerja tampak menjadi sasaran pengeroyokan oleh beberapa orang pria lainnya.
Dalam rekaman yang beredar, korban yang mengenakan kemeja putih dengan aksen abu-abu dan celana hitam tampak duduk di sebuah kursi tunggu. Tanpa perlawanan berarti, korban berkali-kali menerima pukulan dan tendangan dari setidaknya tiga orang pria.
Salah satu pelaku terlihat bertelanjang dada, sementara pelaku lainnya mengenakan kaos berwarna gelap. Korban hanya bisa menunduk dan melindungi kepalanya dengan tangan sambil sesekali terdengar suara rintihan meminta ampun.
Meski sempat mencoba berkomunikasi dengan gestur memohon, para pelaku tampak tetap emosional dan terus melayangkan serangan fisik ke arah wajah dan tubuh korban.
Lokasi dan Identitas Belum Diketahui
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai lokasi pasti kejadian tersebut. Namun, melihat dari atribut seragam yang dikenakan korban dan latar belakang ruangan yang menyerupai area fasilitas kantor atau pabrik, kejadian ini kuat dugaan terjadi di lingkungan perusahaan swasta.
Beberapa petunjuk visual seperti papan petunjuk arah "Jalur Evakuasi" dalam bahasa Indonesia memperkuat dugaan bahwa peristiwa ini terjadi di wilayah Indonesia.
hari ini kompas merilis 3 halaman full kekejaman israhel ke tahanan palestina, dari laporan Albanese (utusan PBB).
ada laki, cewek, tua muda, berkali-kali diperkosa utk menghacurkan martabat
keji betul. sementara negeri kita masih tidak berani bersikap :(
Jadi ceritanya bbrp hari lalu tiba2 ibu gw nelpon. Dalam kondisi agak panik, katanya ga sengaja ngeklik undangan digital yg formatnya APK.
Langsung lah gw minta forward APKnya ke gw. Lalu gw coba bongkar untuk caritau apa yg dilakukan sama app tersebut.
Balita 3 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Ngronggo Kota Kediri, Polisi Lakukan Olah Tempat Kejadian Perkara‼️
Kediri-Peristiwa duka menyelimuti warga Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri.
Seorang balita laki-laki berusia 3 tahun, Muhammad Alfahriza Mukhtar, ditemukan tewas di dalam rumah warga Kelurahan Ngronggo Kota Kediri, Rabu (15/4/2026) sore.
Kejadian balita tewas tersebut langsung menyita perhatian warga sekitar dan aparat kepolisian. Petugas dari Polsek Kediri Kota bersama tim Inafis Polres Kediri Kota segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 17.00 WIB. Saksi pertama, Ika (34), mengaku sedang menyetrika pakaian di rumahnya ketika mendengar teriakan minta tolong dari arah rumah tetangga.
“Saya dengar teriakan, lalu keluar mencari sumber suara. Ternyata dari rumah Bu Sumilah, sekitar 50 meter dari rumah saya,” ujarnya.
Saat tiba di lokasi, saksi mendapati korban sudah dalam kondisi dipangku oleh ayah angkatnya. Setelah dicek, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
“Saat saya periksa, korban sudah tidak bernapas. Tangan dan kakinya juga sudah dingin,” imbuhnya.
Saksi kedua, Jayati (50), yang mendapat kabar dari saksi pertama, segera menuju lokasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Bersama Pawas, Padal, dan KSPKT Polsek Kediri Kota, serta tim Inafis Polres Kediri Kota, dilakukan olah TKP guna memastikan penyebab kejadian.
Kapolsek Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos, melalui laporan anggotanya menyampaikan bahwa telah melakukan langkah-langkah awal, termasuk pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) serta koordinasi dengan tiga pilar Kelurahan Ngronggo, Ketua RT, dan RW setempat.
"Korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk penanganan lebih lanjut,” terang pihak kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya korban. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan faktor penyebab kejadian tersebut.
Bukan MBG yg dibutuhkan anak-anak sekolah,tapi mutu pendidikannya yg perlu ditingkatkan melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah dan peningkatan kesejahteraan para guru.
Agar tak terjadi yg seperti ini👇