Pas aku lagi sakit tipus, pacarku tiap hari jenguk. Tapi ada satu malam di mana aku nggak bisa tidur sama sekali karena pusing. Sekitar jam 2 dini hari, aku bangun dan liat dia masih duduk di kursi sebelah kasur. Matanya merah, tapi dia tersenyum.
"Awasin kamu," katanya.
"Lama banget, kamu nggak tidur dari jam 8?"
"Iya. Takut kamu kenapa-kenapa."
Aku bilang, "Nggak usah, aku nggak kenapa-napa."
Diem sebentar. Lalu dia berdiri, ambil pulpen, dan nulis di punggung tanganku:
"KALAU BANGUN, CEPET TELEPON AKU. NOMOR 1 DI SPEED DIAL."
Aku ketawa. Tapi dalem hati aku nangis.
Besok paginya, dia beliin bubur ayam plus jus jambu. Padahal dia nggak tidur semaleman, tapi masih sempat lari pagi ke warjo langganan.
Sekarang kami udah nikah. Dan setiap kali dia kebangun tengah malam, dia masih nanyain aku dulu, baru tidur lagi.
A : AKU M : MERTUA S : SUAMI
Mertua chat aku di WA
M : Nda (namaku) , nanti kalau bayar zakat kamu aja sendiri . Suami mu sudah ibu zakatkan. A : oh, oke bu *Screenshot kirim ke suami
A : sayang, aku belum bayar zakat. Kata ibumu, kamu sudah dibayarkan *kirim bukti ss nya
Tp kok suamiku ga ada respon sama sekali
pdhl sudah dibaca.
Mungkin ada 15 menit kemudian baru dibalas suamiku
S : malam ni ku kasih uang, bsk beli beras ya bayarkan zakat untk kita berdua
Sesampainya suamiku dirumah aku cek lah WA nya, trnyt dia chat ibunya
S : apa maksudnya ibu bayarkn aku tp ga bayarkan istriku? Dia juga anak ibu loh.
Kalau memang gamau bayarkan ,
sekalian jgn bayarkan aku juga.
M : ibu lupa kalau ada istrimu
S :menantu ibu cmn 1, sudah 3x lebaran loh sama2 masa lupa. Jgn gitu lagi ya bu, hargai istriku.
yaallah rasanyaaa pas baca chat itu, gak nyangka suamikuu bela aku
cc:threadjajananda