@kimmyexp Main Misi Toped di Tokopedia
Bantu kumpulin kunci, yuk! Kamu bisa dapetin voucher belanjaan dibayarin hingga ratusan juta & Hadiah Utama total 30g Emas untuk 3 Pemenang!
Klik link ini, siapa tahu dapet voucher 30rb tanpa minimum belanja! ๐ https://t.co/660HlY0ejP
@_lovestay_girl@kimmyexp Main Misi Toped di Tokopedia
Bantu kumpulin kunci, yuk! Kamu bisa dapetin voucher belanjaan dibayarin hingga ratusan juta & Hadiah Utama total 30g Emas untuk 3 Pemenang!
Klik link ini, siapa tahu dapet voucher 30rb tanpa minimum belanja! ๐ https://t.co/660HlY0ejP
>Mumpung gabut saya rangkumin isi videonya (khususnya buat buzzer)
>Anies bilang kondisi Indonesia sekarang tuh lagi ga baik-baik aja. Rupiah jatoh ke titik terendah sepanjang sejarah, harga barang naik, lapangan kerja makin dikit, daya beli masyarakat melemah.
>ke depan jg tantangannya masih panjang. Dunia lagi panas gara-gara geopolitik ama konflik Timur Tengah, ditambah El Nino kuat. Jadi masalah datengnya barengan, bebannya rakyat jadi dobel
>yg paling dibutuhin sekarang itu kepastian bukan sekadar narasi tenang aja atau masalah dianggap ga ada. Kepastian muncul kalo pemerintah transparan, buka semua data, kasih arah yg jelas, dan keliatan negara ini mau dibawa ke mana
>Masalahnya yg kejadian malah kebalikannya. Data yg ditampilin cuma yg bagus-bagus, yg jelek disimpen. Pejabat jg sering becanda atau terlalu enteng ngomongin masalah serius. Kebijakan hari ini beda ama besok, akhirnya pada bingung
>Padahal warning udah dateng dari banyak pihak. Dari ekonom dalam negeri, lembaga keuangan dunia, sampe media dalam dan luar negeri
>Solusi dia: berhenti kasih obat tidur ke rakyat. Buka semua data apa adanya, jujur ama kondisi, bikin kebijakan yg jelas dan konsisten, terus pemerintah harus beneran serius dari atas sampe bawah
Anies Baswedan, S.E., M.P.P.M., PhD
โข S1 Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, 1995,
โข S2 Public Management, University of Maryland, College Park, 1998,
โข S3 Ilmu Politik, Northern Illinois University, 2004.
owalah sarjana ekonomi.
suku bunga naik jadi 5,25%. dampaknya apa?
- cicilan & pinjaman makin mahal. kpr, kredit motor, kartu kredit, dll bunganya naik.
- nabung/deposito jd menarik karena bunga tabungannya ikut naik > supaya org naruh uang di bank, bukan dibelanjain/pindah ke dolar.
- rupiah diharapkan gak makin anjlok
karena investor jadi lebih tertarik simpan uang di Indonesia.
sedih.. sedih banget lah
udah 6 bulan masih seperti ini dan ini tuh ujung takengon + aksesnya susah dan tentu masih butuh pertolongan untuk jangka panjang!
ACEH MASIH PERLU DIPERHATIKAN!๐ฅบ๐
๐ ๐ด๐๐๐๐ ๐ญ๐๐๐๐๐๐๐ 50 ๐ป๐๐๐๐ ๐ท๐บ๐บ ๐บ๐๐๐๐๐ ๐
Viva La Festa, puncak rangkaian perayaan setengah abad PSS Sleman dalam mengarungi badai dan ombak samudra jagat sepak bola.
-
Dimeriahkan oleh:
ndarboy_genk | arlidaputrii | rebellionrose_official | over_distortion | thejeblogs | theclovesandthetobacco | 2belas.oii | neckemicbuos | oldfriends_hc | losjantos.oi | weekendwarriors_yk | jatiyono x childrenofgrhasia
-
Saksikan langsung di Stadion Maguwoharjo, 24 Mei 2026!
๐๏ธ Tiket tersedia di https://t.co/ttXXQtqURc atau pembelian langsung di Mini Museum.
Sampai jumpa di pesta perayaan, seluruh Pandemen Setia Super Elja! Mari kita rayakan bersama! ๐๐ฆ
#50thPSS #FiftyForInfinity
Rupiah Tembus Rp 17.800 per Dolar AS, Rekor Terendah Sepanjang Sejarah
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali ambles dan mencetak sejarah baru yang kelam. Berdasarkan data pasar spot finansial pada Rabu (20/5/2026), mata uang Garuda resmi menembus level psikologis baru di angka Rp 17.801 per dolar AS.
Kemerosotan ini memperpanjang tren negatif rupiah yang terus melemah selama beberapa hari berturut-turut, menjadikannya salah satu mata uang dengan performa terburuk di Asia sepanjang tahun berjalan 2026.
Kombinasi Sentimen Global dan Beban Domestik
Para analis ekonomi menilai kejatuhan rupiah kali ini dipicu oleh efek domino dari ketidakpastian global serta tekanan fiskal di dalam negeri. Beberapa faktor utama yang memperparah kondisi ini antara lain:
Lonjakan Harga Minyak Dunia: Konflik yang terus membara di Timur Tengah telah mengerek harga minyak mentah Brent hingga di atas 100 dolar AS per barel. Sebagai negara net importir minyak, Indonesia terpaksa menguras lebih banyak dolar AS untuk membiayai impor energi, yang berujung pada membengkaknya subsidi dan tergerusnya cadangan devisa.
Perburuan Aset Safe Haven: Tingginya ketidakpastian geopolitik membuat para investor global menarik modal mereka dari pasar negara berkembang (outflow) dan mengaliskannya ke aset yang dianggap lebih aman, seperti dolar AS dan obligasi pemerintah Amerika (US Treasury).
Sentimen Defisit Fiskal: Pelaku pasar juga mengamati dengan cermat arah kebijakan anggaran belanja negara tahun 2026 yang mencatatkan kenaikan defisit, memicu kekhawatiran atas stabilitas pengelolaan fiskal jangka panjang
Pakar ekonomi memperingatkan bahwa pelemahan rupiah yang teramat dalam ini akan segera berdampak langsung pada kantong masyarakat. Harga barang-barang kebutuhan pokok yang berbasis impor, biaya transportasi, sektor manufaktur, hingga harga energi diperkirakan akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Sektor kelas menengah dinilai menjadi kelompok yang paling rentan terdampak oleh inflasi ini
Menanti Langkah Tegas Bank Indonesia
Situasi kritis ini memaksa mata publik tertuju pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang sedang berlangsung. Guna menahan kejatuhan rupiah yang lebih dalam, Bank Indonesia diprediksi kuat akan mengambil langkah agresif dengan menaikkan suku bunga acuan (BI Rate).
Meskipun Gubernur Bank Indonesia sempat menegaskan bahwa pihaknya telah "meningkatkan dosis" intervensi di pasar valuta asing, pasar tampaknya masih menunggu stimulus positif yang lebih konkret untuk mengembalikan kepercayaan terhadap mata uang Garuda. Jika sentimen global tak kunjung membaik dan intervensi moneter berjalan lambat, para ekonom mengkhawatirkan rupiah akan segera menguji level psikologis berikutnya di angka Rp 18.000 per dolar AS.