Aku pernah merasakan ini. Ga berani buka pengumuman SNMPTN waktu itu karna takut mengecewakan orang tua. Eh ternyata Tuhan sungguh baik. Puji Tuhan lulus dan bisa ngebuat mereka terharu dan bangga. Terimakasih Tuhan ππ
Bersyukur banget, akhirnya setelah sekian lama sadar juga.. Ternyata benar tidak perlu menunjukkan apa pun, kepada siapa pun... Waktu akan bekerja dan membuktikan semuanya πππ Terimakasih Tuhan πππΌππΌ
jadi pinter itu bisa dipelajarin, literally semua orang bisa kejar knowledge, intelligence, bahkan experience.
tapi βjadi manusia yang benerβ itu beda level. gak semua orang punya awareness buat respect orang lain dan bersikap proper.
makanya adab itu always di atas ilmu. karena akhirnya yang dilihat bukan cuma kamu tau apa, tapi kamu treat orang lain kayak apa.
belajar pelan-pelan buat nggak selalu cerita ke semua orang, nggak semua hal harus dipahami orang lain
kadang cukup diam, cukup kuat sendiri, dan ngobrol sama Tuhan itu udah lebih dari cukup
salah satu podcast yang aku suka karena deep banget kalimatnya :
"Apa hak aku menjelekkan seseorang yang udah menyakitiku, di saat aku tau bisa aja di akhir hayatnya dia jauh lebih baik daripada aku"π₯Ή
besok-besok enggak boleh terlalu excited sama siapapun yaaa?
harus ingat, manusia punya titik mengecewakannya.
excited boleh tapi harus terapkan mirroring treatment, cukup lakukan apa yang mereka lakukan ke kamu, okay?!
afirmasi hari ini!
βhiduplah dengan tenang dan sebaik mungkin, bahagiakan dirimu tanpa perlu menunggu siapa pun, carilah hal-hal yang membuat hatimu hidup, lalu hargai setiap detik kebahagiaan itu, jadilah manusia yang memanusiakan manusia, tapi ingat, sebelum mencintai orang lain, belajarlah mencintai dirimu sendiri, karena orang yang paling bertanggung jawab atas kebahagiaanmu adalah dirimu sendiri.β
Ternyata skill kehidupan yang harus dikuasai di usia 20-35 itu adalah skill mengatur suasana hati dan emosi. Jangan apa-apa di baperin. Please donβt expect too much. Orang bisa berubah. besok suka, besok lagi bisa enggak. Semua bisa hilang, semua bisa pergi kapan saja.
Pelajaran berharga: Tidak ada satu orang pun yang bisa di percaya. Karena banyak orang yang hanya ingin tahu, lalu nanti ceritamu itu tadi jadi konsumsi publik π€£π€£ππ