Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% ๐
Ekonomi Indonesia terus tumbuh dengan baik pada kuartal 1 2026, meskipun berada dalam ketidakpastian kondisi geopolitik global.
#APBNKita
Penipu menyamar jadi petugas DJP, menyebutkan datamu dengan benar, lalu meminta share screen untuk bantuan Coretax.
Begitu kamu share screen, saldo rekeningmu dalam bahaya! DJP tidak pernah meminta akses layar atau meminta kamu meng-install aplikasi sembarangan. Jika ada yang meminta hal tersebut, HAMPIR PASTI ITU PENIPUAN.
Sebarkan informasi ini ke keluarga dan teman terdekat agar tidak ada lagi korban jatuh! ๐ค๐ค
โโโโโโโโโโโโโโโโ-
#KawanPajak tetap #WaspadaPenipuan dalam berbagai modus โผ๏ธ
Jika dihubungi oknum yang mengaku sebagai pegawai/pejabat DJP melalui:
๐ง email tanpa domain https://t.co/8eAlbu2Dg1
๐ฑ pesan WA / ๐ panggilan telepon
untuk melakukan:
๐ฅ download aplikasi/file (.apk / .pdf palsu)
๐ klik link mencurigakan
๐ฐ transfer uang ke rekening pribadi
๐ฅ๏ธ meminta akses Share Screen
Harap abaikan instruksinya, dan segera konfirmasi ke kantor pajak terdekat atau hubungi Kring Pajak 1500200 atau IG @kringpajak1500200.
#KawanPajak Kenapa sih sudah bayar pajak tapi masih harus lapor? Jadi, membayar itu artinya kita menyetorkan uang ke kas negara. Nah, melaporkan adalah menyampaikan bukti pembayaran melalui Surat Pemberitahuan (SPT).
Karena sistem perpajakan kita menganut self-assessment, kita diberi kepercayaan penuh untuk menghitung, membayar, dan melapor secara mandiri.
Faktanya, 9 dari 10 #KawanPajak telah melaksanakan kewajiban (pelaporan SPT) dengan baik, terima kasih #KawanPajak.
Jadi, kalau sudah bayar, jangan lupa lapor ya!
Tensi konflik geopolitik mengalami eskalasi, perdagangan global pun menghadapi risiko inflasi dan tekanan harga komoditas.
Di tengah ancaman ini, Indonesia seperti Hiccup. ๐ฎ๐ฉโจ
Tidak gegabah, tapi tetap waspada.
-Pemerintah umumkan skema kebijakan PPN serta stimulus berupa Paket Kebijakan Ekonomi-
3 hal ini perlu Temankeu ketahui. ๐
1๏ธโฃ Kenapa pemerintah menaikkan PPN jadi 12%?
Pertama-tama, kita sepakati bahwa pajak adl instrumen penting bagi pembangunan Indonesia. Pemungutannya diupayakan tetap mengutamakan prinsip keadilan dan gotong-royong.
Artinya, kelompok yang mampu akan membayar lebih besar, sementara yang kurang mampu harus dilindungi atau bahkan diberikan bantuan (insentif).
Prinsip ini juga mendasari penerapan kebijakan PPN 12% yang bersifat selektif dan tetap mengedepankan keberpihakan terhadap masyarakat.
Semangat inilah yang ingin diusung demi mewujudkan sistem perpajakan yang berkeadilan bagi masyarakat.
Lalu, objek apa saja yang terdampak kebijakan penyesuaian PPN?
DIPA dan Daftar Alokasi TKD 2025 telah diserahkan, berbagai program pemerintah siap dijalankan. ๐
Tahun depan, #UangKita akan difokuskan untuk menjaga stabilitas, inklusivitas dan keberlanjutan, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
Berapa besar anggaran #UangKita di tahun 2025? ๐ต๐ป
#DIPA2025
#APBN2025
@DitjenPajakRI Jangan mudah percaya dengan petugas yang mengaku-ngaku dari DJP. Pembayaran Pajak hanya melalui Bank Persepsi / Kantor Pos, bukan tunai kepada petugas pajak.
#UangKita akan terus dioptimalkan untuk mendukung agenda pembangunan dan mewujudkan cuta-cita bangsa.
Ini sejalan dengan tema RAPBN 2025, yakni Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan. ๐ธ
Perekonomian nasional di tahun 2025 akan dikelola dengan akuntabel agar tetap terjaga dan tumbuh kuat untuk meredam segala tantangan.
Semoga pembahasan RAPBN 2025 berjalan dengan lancar ya Temankeu. ๐
Penyusunan RAPBN 2025 dilakukan di tengah dinamika situasi global dan transisi pemerintahan.
Namun, kinerja baik #UangKita sebelumnya menjadi fondasi kuat dalam pengelolaan keuangan negara di tahun yang akan datang.
Terima kasih atas kontribusi Temankeu dalam membayar pajak. ๐ค
Ibarat sebuah keluarga, pajak adalah tulang punggung bagi pembangunan negara.
#UangKitaDariMana
Risiko dari konflik geopolitik global terhadap volatilitas pasar keuangan dan harga komoditas terus diwaspadai.
Namun, pemerintah optimis perekonomian Indonesia tahun ini tetap terjaga kisaran 5%