Saya survivor perang dunia crypto di tahun 2021-2022 dan kali ini saya ingin sharing sejarah terbentuknya teknik trading cicilan #Ethereum.
Teknik trading cicilan tercipta pada bulan Juni 2022 disaat itu #Bitcoin sudah turun -70%.
Saat Bitcoin dibanting, crypto fundamental sekeren apapun juga hancur lebur -70% sampai -80%.
99% crypto di market hancur lebur tidak bisa melawan bantingan Bitcoin.
Disaat itu saya berpikir "tidak bisa begini, harus ada suatu teknik dimana mau harga crypto dipucuk atau dibanting -70%, teknik ini harus selalu bisa menang, tidak pernah kalah, dan selalu menghasilkan keuntungan."
Akhirnya setelah berpikir lama terciptalah teknik trading cicilan yang berfokus pada Ethereum, saya pilih Ethereum karena crypto ini hampir tidak mungkin rugpull.
Disaat itu saya mulai teknik trading cicilan dengan modal sedikit, baru setelah untung 10 kali beruntun tanpa kalah saya tambah modalnya bertahap sedikit demi sedikit.
Orang-orang bilang bahwa teknik ini disebut dengan Grid Trading, pada saat itu saya belum mengenal Grid Trading, dan memang betul ternyata teknik ini Grid Trading tapi bedanya saya pakai cara manual jadi tidak otomatis langsung jual.
Sekarang setelah 91 kali menang tanpa kalah trading cicilan di Ethereum, saya bisa hidup di Jakarta dengan hanya modal trading cicilan Ethereum, dan bisa beli alt coin secara gratis yakni pakai keuntungan profit trading cicilan sudah tidak perlu keluar modal lagi.
Jika Ethereum naik ke $5000 atau dibanting ke $1000, teknik trading cicilan saya bisa terus berjalan dan bisa menghasilkan keuntungan tanpa kalah (kecuali Vitalik rugpull).
Inti dari cerita ini apa?
Intinya adalah money management adalah hal yang terpenting, mau alt coin itu fundamental sebagus apapun tapi kalau Bitcoin dibanting maka dia bakal terdampak juga.
Jadi gunakan ilmu kalian untuk membuat suatu teknik trading yang bisa terus bertahan di kondisi market apapun.
Seperti saya mau Ethereum naik, turun, sideways saya tidak peduli karena teknik trading cicilan bisa terus menghasilkan keuntungan tanpa kalah.
Sekian sharing cerita saya kali ini semoga bermanfaat.
@AREAJULID Secara logika enggak masuk akal capek capek ke tanah suci buat pelecehan dan di tambah lagi biayanya enggak sedikit. Sepertinya kalau enggak terjadi kesalahpahaman atau berita yang enggak pasti kebenerannya.