Dulu waktu masih kecil nggak ngerti kenapa perbedaan pandangan politik bisa bikin orang berkelahi sampe memutus tali silaturahmi kek ‘why 🥺’
SEKARAAAAANGGGGGG… GUE AKAN BERKELAHI SAMA LOE LOE SEMUA YANG TOLOL DAN AKAN GUE PUTUSIN TALI SILATURAHMI KITAAAAAAA
alasan Investor Asing Kabur menurut tom lembong :
- Regulasi berubah-ubah sesuai keinginan yg berkuasa
- tidak konsisten, tidak bisa diprediksi
- Kriminalisasi nyata ,Nadiem, Tom Lembong, BRI Ventures, Telkom Ventures semua dikriminalisasi
- Danantara tidak transparan
- laporan keuangan belum keluar, bisnis model tidak jelas
- tiap tahun cuma ngeluarin bond (malak secara halus?)
- DPR masuk ke BI
- politisasi kebijakan moneter sangat menakutkan investor
- Patriot Bond = tanda putus asaan prabowo
- pemerintah terlihat desperate cari uang dengan cara aneh
Rupiah melemah ke semua mata uang
- bukan karena dolar kuat, tapi borok dari dalam negeri sendiri
- Investor punya banyak pilihan
- Malaysia, Vietnam, Thailand jauh lebih ramah.
- Tidak ada yang wajib invest di Indonesia
Fyi... inilah salah satu alasan kenapa Muhammadiyah tidak menganjurkan bahkan melarang tahlilan.
Menurut MU:
1. Tradisi tahlilan dianggap merupakan akulturasi dari budaya non-Islam masa lalu.
2. Adanya unsur tabzir (pemborosan) karena keluarga yang berduka sering kali terbebani biaya untuk menyediakan hidangan bagi pelayat.
3. Seharusnya pelayat/tetangga yang menyiapkan makanan untuk keluarga yang berduka, bukan sebaliknya.
Datang lagi berita buruk, berbasis data, bukan berbasis klaim di pidato heroik.
Setelah 72 bulan Indonesia selalu surplus neraca perdaganganya, bahkan di bulan-bulan masa Covid 2020, tibalah era DEFISIT di masa Pemerintahan amatir.
Amsiong tenan 😭