“sungguh Engkau yang Maha Membolak-balikkan hati manusia, palingkanlah aku daripada apa yang tidak diperuntukkan kepadaku, mudahkan dan bantu aku mengikhlaskannya.”
dan akhirnya, tujuh bulan kemudian Allah menyembuhkan. padahal janji-Nya begitu nyata, kitanya aja yang suka lupa
tiga tahun yang sia-sia itu membawaku pada tangis doa yang berulang di sepertiga malam hanya untuk memohon ampunan-Nya, bahwa aku telah menduakan cinta dan kasih-Nya yang begitu luar biasa.
merasa receh karena dikit-dikit yaAllah yaAllah. tapi sama siapa lagi mau mengadukan segalanya kalau bukan sama pemilik ruh kita sendiri? yang bisa diandalkan cuma Allah, kan? sisanya cuma titipan.
tiap ada panggilan adzan jadinya excited mau ketemu Allah, mau ceritain hal-hal yang lagi dirasain dari satu waktu solat ke waktu solat selanjutnya. nikmat ibadah emang enggak ada duanya. semoga Allah senantiasa kasih kita nikmat ibadah itu ya🥹💗
lagi belajar dateng ke Allah bukan cuma karena ada maunya aja, tapi karena emang kita selalu butuh Allah dalam setiap langkah kita. lima waktu sehari yang dulunya pernah jadi beban, sekarang ringan banget banget banget.
spacial thanks to escape:
raymond chin, ustadz felix siauw, verren ornella & koiyo cabe yang sudah mengisi ramadhanku kemarin. dan ternyata bener-bener bantu buat semakin yakin sama pilihanku & keluar dari penjara pikiran tentu sajaaa😇🙏🏻