gue cukup pede untuk bilang bahwa gue “mampu”. ada privilege dari pekerjaan gue sebagai musisi—yang, puji tuhan—berhasil dan uangnya lebih dari cukup.
akhir-akhir ini gue merasa terdampak dengan kenaikan harga barang-barang karena rupiah yang melemah.
kalau gue aja terdampak, gue gak kebayang kalian bakal gimana. serem.
bener kata tu orang. ikan busuk dari kepala. bawahnya mau diapain pun gak akan guna, karena yang busuk dia sendiri.
jika darurat militer terjadi, ketidakpuasan masyarakat sipil untuk melakukan pemakzulan hanya bisa dilakukan oleh DPR
partai apa yang punya anggota DPR terbanyak? yak itulah kenapa ada Bu Mega
MENGAPA HANYA INDONESIA YANG HANCUR?
Sementara mata uang tetangga berhasil memanfaatkan fundamental ekonomi untuk menahan gejolak global, Rupiah justru anjlok dua digit (-10,84%).
Alasan "Tekanan Global" tidak lagi relevan.
INI SALAH URUS !!!
Salam hormat untuk Pak @prastow
Gila, gila, di Threads banyak banget yang berusaha mendelegitimasi "Pesta Babi" dengan narasi Soros-Soros, antek-antek asing.
salah satu alasan kenapa menurut gue dosa suharto sangat immeasurable. karena dia mengeliminasi satu generasi intelek di indonesia yg bikin sdm kita punya gap dan smp sekarang affecting how we develop. demi Allah jahat banget.
Lagi dan lagi saya ingatkan. Jika ada pemilihan Presiden, pilihlah sipil. Siapapun itu. Memilih sipil adalah mutlak. Jauhilah militer. Percayalah dgn sejarah, jgn pernah berharap ada perubahan
Sekali lagi, pilihlah sipil, jangan memilih militer, apalagi milter ampas Orde Baru.
SBY buruk, Jokowi buruk. Tapi mereka sama sekali gapernah ngomong kayak gini dalam forum resmi. Seorang presiden, pemimpin negara bicara dengan kapabilitas yang cuma seperti ini.
Orang-orang yang memilih dia karena kasihan atau karena apapun, kalian berdosa sekali untuk seluruh manusia di negeri ini. Bajingan kalian dan pilihan kalian. Bedebah.
Guys, Felix Siauw baru ngomong sesuatu di podcast Helmy Yahya yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari seorang ustaz Indonesia dalam waktu lama.
Dan intinya satu kalimat yang langsung dilontarkan:
"Orang Indonesia tidak pernah menjadi Islam."
Bukan karena KTP-nya.
Tapi karena cara berpikirnya.
Masalah pertama
kita salah paham soal tawakal:
Felix kasih contoh yang sangat konkret.
Ada pesantren roboh.
Respons orang Indonesia:
"Qadarullah, ini takdir Allah."
Felix langsung potong:
itu bukan tawakal.
Itu kebodohan yang dibungkus agama.
Karena setiap insinyur teknik sipil yang melihat bangunan tiga lantai dengan pondasi yang salah sudah bisa prediksi itu akan roboh.
Tidak perlu menunggu roboh untuk tahu.
Dan kalau kita sudah tahu sebabnya tapi tidak dikerjakan lalu ketika roboh bilang qadarullah itu bukan pasrah pada Allah.
Itu menyalahkan Allah atas kelalaian kita sendiri.
Rasulullah memakai baju besi
dua lapis di medan perang.
Seorang sahabat tanya kenapa.
Jawabannya sederhana:
karena sebab akibat adalah bentuk tawakal yang sesungguhnya.
Bekerja sekeras mungkin baru serahkan hasilnya.
Masalah kedua
"enggak apa-apa mereka ambil dunia,
yang penting kita akhirat"
Felix bilang dia ingin kritik keras kalimat ini.
Karena logikanya terbalik total.
Cara masuk surga menurut ulama ada empat:
dengan ilmu,
dengan kekuatan,
dengan harta,
atau dengan doa.
Kalau kamu tidak punya ilmu,
tidak punya kekuatan,
tidak punya harta kamu hanya tersisa doa.
Dan kalau kamu bilang "yang penting akhirat" sambil tidak mengerjakan satu pun dari empat jalan itu dengan serius kamu sedang tidak mengejar akhirat.
Kamu sedang memakai akhirat sebagai alasan untuk tidak berusaha.
Rasulullah miskin bukan karena tidak bisa kaya.
Beliau miskin karena memilih memberi semua yang dimiliki kepada yang membutuhkan.
Miskin by choice bukan miskin karena tidak punya pilihan.
"Kalau dunia aja kamu enggak bisa nguasain,
jangan ngomong akhirat.
Akhirat itu lebih susah dari dunia."
Masalah ketiga
tidak ada critical thinking:
Ini yang paling mendasar dan paling merusak menurut Felix.
Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah adalah iqra baca, berpikir, analisa.
Di saat itu bahkan tidak ada buku.
Tidak ada perpustakaan.
Artinya perintah iqra bukan sekadar membaca teks tapi perintah untuk berpikir kritis terhadap segala sesuatu.
Tapi apa yang terjadi di Indonesia?
Pertanyaan dibungkam.
Otoritas tidak boleh diganggu gugat.
Santri yang dilecehkan menerima
karena percaya itu "ritual penyucian."
Orang tua yang anaknya diperlakukan tidak wajar diam karena takut melawan ulama.
Felix bilang ini adalah abuse of authority yang masif dan akarnya adalah ketidakmampuan berpikir kritis yang sudah ditanamkan sejak kecil.
Padahal bahkan Rasulullah sendiri melatih sahabat untuk tidak buta taat.
Ada sahabat yang diperintahkan pemimpinnya masuk ke dalam api sebagai hukuman.
Mereka ragu dan datang bertanya ke Rasulullah.
Jawaban Rasulullah:
"Untung kalian tanya aku.
Kalau kalian masuk,
kalian tidak akan keluar selamanya."
Dari situ keluar hadis:
taatlah kepada makhluk selama tidak bermaksiat kepada Allah.
Artinya Islam dari awal mengajarkan untuk mempertanyakan bahkan otoritas.
Masalah keempat faktor struktural yang sering dilupakan:
Felix tidak hanya menyalahkan internal.
Ada faktor eksternal yang sangat besar yang tidak boleh diabaikan.
Di zaman kolonial Belanda,
ada sistem pembagian kelas berdasarkan akta kelahiran STBL.
Kelas pertama orang Eropa.
Kelas kedua orang Arab, India, Cina.
Kelas ketiga pribumi dan pribumi Muslim ada di posisi paling bawah.
Akta kelahiran itu menentukan siapa yang boleh sekolah di mana, siapa yang boleh masuk restoran mana, siapa yang boleh masuk pemerintahan.
Bukan soal kemampuan tapi soal sistem yang dirancang untuk memastikan satu kelompok tidak bisa mengakses kekayaan dan pengetahuan.
Itulah mengapa sampai hari ini di daftar orang terkaya Indonesia dan dunia dominasi Muslim sangat kecil dibandingkan populasinya.
Ini bukan semata karena etos kerja.
Ini juga karena sistem yang dibangun ratusan tahun untuk menutup akses.
Korelasi yang menarik antara keyakinan dan peradaban:
Felix membawa temuan arkeologi di Gobeklitepe, Turki bangunan berusia 11.000 tahun yang mendahului rumah dan ladang pertanian.
Para arkeolog menyimpulkan bahwa manusia tidak membangun keyakinan setelah perutnya kenyang.
Justru sebaliknya keyakinan dibangun dulu,
baru peradaban lain mengikuti.
Ini membalik teori lama bahwa agama
adalah produk kemakmuran.
Ternyata keyakinan adalah fondasinya.
Tapi ada yang salah kaprah.
Felix memisahkan dengan jelas:
bukan agamanya yang menentukan maju atau mundur suatu bangsa tapi kepedulian.
Romawi maju bukan karena agama tertentu tapi karena mereka peduli pada kotanya,
pada infrastrukturnya, pada warganya.
Ketika kepedulian itu hilang Romawi hancur.
Bukan karena Tuhannya berubah.
Felix menyimpulkan dengan satu pertanyaan keras yang ditujukan kepada dirinya sendiri dan seluruh ulama Indonesia:
"Rasulullah bilang ilmu dicabut dengan wafatnya para ulama. Ketika ulama pergi tanpa meninggalkan warisan berpikir yang benar yang terpilih adalah pemimpin-pemimpin bodoh.
Dan pemimpin bodoh membuat kebijakan bodoh yang menghancurkan umatnya."
Artinya yang paling bertanggung jawab atas kondisi umat bukan politisinya. Bukan penjajahnya. Tapi mereka yang seharusnya mendidik cara berpikir dan memilih untuk tidak melakukannya.
⚠️ Disclaimer: Berdasarkan podcast Helmy Yahya bersama Felix Siauw. Semua pandangan adalah pendapat pribadi narasumber dalam konteks diskusi keagamaan dan peradaban. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi referensi sejarah dan hadis dari sumber primer.
Waduh, investor mulai berani teriak!
Sedang beredar surat terbuka dari Kamar Dagang Tiongkok (CCC Indonesia) langsung buat Presiden. Isinya benar-benar tamparan keras buat wajah birokrasi kita!
Bayangin aja, mereka terang2an bongkar borok yg dihadepin investor/pengusaha di lapangan:
1. Pungli & Pemerasan: Mereka mengeluhkan adanya praktik korupsi dan pemerasan oleh oknum berwenang yang sudah sangat mengganggu operasi bisnis.
2. Ada denda kehutanan "rekor" sebesar US$180 juta yang dijatuhkan secara sepihak dan dianggap berlebihan.
3. Kebijakan nikel berubah-ubah mendadak sampai bikin biaya produksi melonjak 200%
4. Birokrasi korup. ada masalah, saluran resmi macet, tapi kalau lewat perantara dan pake pelicin baru masalah bisa beres.
Gimana mau ekonomi tumbuh 8% kalau investor aja merasa dirampok dan ga ada kepastian hukum?. Nasib jutaan pekerja sekarang di ujung tanduk karena ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim usaha yang bersih. Mana ini Bowo katanya mau sikat korupsi, jangan sampai Indonesia dicap sebagai sarang pungli internasional
surat terbuka dari CCCI bisa dibaca selengkapnya di: https://t.co/yOgVQdAKWr
Ini adalah komen yang sangat cerdas soal MBG.
Kalo cerdas pasti paham
Mbg buka lapangan kerja?
Nope
Hanya menciptakan kontrak kerja,
Yg saat mbg dihentikan, di detik itu jg ngk ada pekerjaan
Mikiirrr
jadi gini....
tahun 2004, SBY selaku presiden.
dapat laporan, kalau belanja konsumsi di kalangan PNS & ABRI menurun di bulan juni & juli.
alasannya apa?
karna duit gaji bulan juni dan juli, habis untuk bayar SPP sekolah & Kuliah. kan ga semua PNS korup dan ga semua anggota ABRI jadi bekingan kebun sawit ilegal ya.
terpotongpah itu uang bulanan utk dapur.
lalu terbitlah...
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2004.
sebagai bentuk dukungan ke PNS dan ABRI, agar anaknya tetap bs bayar SPP sekolah dan kuliah, tanpa mengurangi jatah lauk di meja makan.
gitu bang...
bukan buang2 uang, tapi uangnya jelas peruntukannya.
Beneran kan. Of course he wouldn't say anything. He hates academician. He hates it to his bone. He doesn't care at all about our educational system. Not an ounce.
Baru belajar dari salah satu kajian, tapi lupa siapa yg nyampein. Ternyata di Al-Quran sendiri Allah gak pernah nyebut kata “cinta” utk menggambarkan hubungan suami istri, tapi malah pakai kata “sakinnah (ketenangan), mawaddah (rasa kasih), dan warahmah (rasa sayang).”
Gaji UMR Jakarta 2026 naik jadi Rp 5.729.876 katanya.
Tapi yang kamu beneran bawa pulang cuma segini
SLIP GAJI MEI 2026
✅ PENDAPATAN
Gaji pokok (UMP 2026) →
Rp 5.729.876
❌ POTONGAN
• Pajak PPh 21 → Rp 232.652
• BPJS JHT 2% → Rp 114.598
• BPJS Jaminan Pensiun 1% → Rp 57.299
• BPJS Kesehatan 1% → Rp 57.299
Total dipotong → Rp 461.848
💸 GAJI BERSIH (TAKE-HOME):
Rp 5.267.028
(91,9% dari gaji bruto — 8,1% raib setiap bulan)
Dan ini belum ngitung realita hidup di Jakarta:
🏠 Kos → Rp 1.000.000 – 2.000.000
🍱 Makan sebulan → Rp 1.500.000
🚌 Transport → Rp 500.000+
Sisa?
Rp 267.000 – Rp 1.267.000
Bonus yang jarang orang tau
Kantor kamu juga bayar iuran buat kamu tiap bulan (tapi nggak masuk rekening kamu):
• BPJS JHT kantor 3,7% → Rp 212.005
• BPJS Pensiun kantor 2% → Rp 114.598
• BPJS Kesehatan kantor 4% → Rp 229.195
• BPJS JKK + JKM → Rp 31.014
Total benefit tak terlihat → Rp 586.812/bulan
UMR naik, biaya hidup ikut naik.
Yang nggak naik?
Tabungan kita.